Soal Un Kimia.docx Ujian Nasiaonal Kimia

SOAL UJIAN NASIAONAL KIMIA

  1. Perhatikan rumus struktur Lewis senyawa NH4Cl berikut:

Ikatan kovalen koordinasi pada gambar tersebut ditunjukkan nomor… (Nomor atom N = 7; H = 1; Cl = 17)

A.

1

B.

2

C.

3

D.

4

E.

5

Penyelesaian:

Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan kovalen (ikatan berdasarkan pemakaian pasangan

elektron bersama) di mana pasangan elektron tersebut berasal dari satu unsur saja.

  1. Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir dari atom adalah…

A. n = 2; l = 0; m = 0; s = - B. n = 3; l = 1; m = -1; s = – C. n = 3; l = 1; m = 0; s = - D. n = 3; l = 1; m = 0; s = +

E. n = 3; l = 1; m = +1; s = +

Penyelesaian:

Nomor atom S adalah 16 maka konfigurasi elektronnya : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4

n = 3; p => l = 1 ; m = -1; s = – ( )

  1. Letak unsur dan konfigurasi elektron yang tepat untuk unsur adalah… (Nomor atom Ar = 18)

Golongan

Periode

Konfigurasi Elektron

A.

I A

4

[Ar] 4s1

B.

I B

1

[Ar] 4d1

C.

IIA

1

[Ar] 4s2

D.

II B

2

[Ar] 4d2

E.

IV A

3

[Ar] 4s2 3d2

Penyelesaian:

Nomor atom Ar adalah 18 maka konfigurasi elektronnya : [1s2 2s2 2p6 3s2 3p6]

Nomor atom X adalah 19 maka konfigurasi elektronnya : [1s2 2s2 2p6 3s2 3p6] 4s1 [Ar] 4s1

  1. Konfigurasielektron

N = 1s2 2s2 2p3

Cl = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5

Bentuk molekul dari senyawa yang terjadi jika kedua unsur tersebut berikatan susuai aturan oktet adalah…

A. linear

B. segitiga piramida

C. tetrahedral

D. segitiga bipiramida

E. oktahedral

Penyelesaian:

N jumlah elektron valensi 5 untuk mengikuti aturan oktet kurang 3.

Cl jumlah elektron valensi 7 untuk mengikuti aturan oktet kurang 1.

Kedua atom akan berbagi elektron untuk dipakai bersama berikatan. N menyumbang masing- masing 1 elektron kepada 1 atom Cl, jadi perlu 3 Cl seperti struktur di atas.

1 atom N, 3 atom Cl, 1 pasang elektron bebas Rumus bentuk molekul AX3E segitiga piramida

  1. Perhatikan data sifat fisik dari 2 buah zat berikut!

No

Sifat fisik

Zat A

Zat B

1.

Daya hantar listrik lelehan

Menghantar listrik

Tidak menghantar listrik

2.

Daya hantar listrik larutan

Menghantar listrik

Tidak menghantar listrik

3.

Titik didih dan titik leleh

Tinggi

Rendah

Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat pada zat A dan zat B berturut-turut adalah…

A. ion dan kovalen non polar

B. kovalen polar dan kovalen non polar

C. kovalen polar dan koordinasi

D. kovalen polar dan ion E. hidrogen dan ion Penyelesaian:

Senyawa ionik, dalam bentuk lelehan atau larutan mampu menghantarkan listrik serta memiliki

titik didih dan titik leleh relatif tinggi. Senyawa kovalen nonpolar, karena kepolarannya tidak ada maka tidak bisa menghantarkan listrik serta biasanya titik didih dan titik lelehnya relatif rendah.

  1. Perhatikan grafik titik didih beberapa senyawa hidrida golongan IV-A, V-A, dan VI-A berikut ini!

Senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen antar molekulnya adalah nomor… A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 4 dan 5

D. 4 dan 6

E. 5 dan 6

Penyelesaian:

Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen biasanya memiliki titik didih relatif tinggi, maka kita

bisa memilih 2 senyawa dengan titik didih yang paling tinggi di antara enam senyawa (6 titik bernomor), yaitu senyawa pada nomor 1 dan 3.

  1. Sebanyak 10,8 gram logam aluminium habis bereaksi dengan 9,6 gram oksigen dalam ruang tertutup membentuk aluminium oksida menurut persamaan reaksi:

4Al(s) + 3O2(g) 2 Al2O3(s)

Massa aluminium oksida yang dapat terbentuk sebanyak… ( Ar: Al = 27; O = 16)

A. 3,6 gram B. 10,8 gram C. 13,0 gram D. 20,4 gram E. 102,0 gram

Penyelesaian:

Karena habis bereaksi dan reaksi berlangsung dalam wadah tertutup maka sesuai dengan hukum kekekalan massa maka massa aluminium oksida yang terbentuk adalah 10,8 gram + 9,6 gram =

20,4 gram.

  1. Sebanyak 2,63 gram hidrat dari kalsium sulfat dipanaskan sampai semua air kristalnya menguap sesuai persamaan reaksi: CaSO4.x H2O(s) CaSO4 + x H2O(g). Jika massa padatan kalsium sulfat yang terbentuk adalah 1,36 gram, rumus senyawa hidrat tersebut adalah… (Ar: Ca = 40; S

= 32; O= 16)

A. CaSO4.3 H2O B. CaSO4.4 H2O C. CaSO4.5 H2O D. CaSO4.6 H2O E. CaSO4.7 H2O Penyelesaian:

Massa molar CaSO4 = 40 + 32 + 64 = 136 g/mol

Massa padatan CaSO4 1,36 g = (1,36/136) mol = 0,01 mol

Berdasarkan perbandingan koefisien maka CaSO4.x H2O juga = 0,01 mol

2,63 gram CaSO4.x H2O = 0,01 mol ; maka massa molar CaSO4.x H2O = 263 g/mol

Massa molar dari CaSO4.x H2O = massa molar CaSO4 + x.massa molar air

= (136 + x.18) g/mol

263 = 136 + x.18

263-136 = x . 18

127 = x . 18

X = 127/18 = 7,06 ~ 7

Jadi rumus senyawa hidrat tersebut adalah CaSO4.7 H2O

  1. Aluminium sulfat dibuat dengan cara mereaksikan bauksit dengan asam sulfat. Persamaan reaksi setara yang terjadi pada pembuatan aluminium sulfat adalah…

A. Al + H2SO4 Al2(SO4)3 + H2

B. 2 Al + 3 H2SO4 Al2(SO4)3 + 3 H2

C. Al2O3 + H2SO4 Al2(SO4)3 + H2O

D. Al2O3 + 3 H2SO4 Al2(SO4)3 + 3 H2O E. 2Al2O3 + H2SO4 2Al2(SO4)3 + 3 H2O Penyelesaian:

Bauksit adalah oksida aluminium maka persamaan yang tepat sesuai pernyataan pada soal adalah

Al2O3 + 3 H2SO4 Al2(SO4)3 + 3 H2O

  1. Tabel dibawah ini yang menunjukkan larutan garam terhidrolisis total adalah...

Penyelesaian:

Senyawa

Lakmus

Merah

Biru

A

NaCN

Biru

Biru

B

NH4CH3COO

Merah

Merah

C

NaCN

Biru

Biru

D

NH4Cl

Merah

Merah

E

NaCl

Merah

Biru

Garam yang terhidrolisis total adalah garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah.

  1. Perhatikan data percobaan uji larutan berikut!

No

Pengamatan pada

Elektroda

Lampu

(1)

Tidak ada gelembung

Padam

(2)

Sedikit gelembung

Padam

(3)

Sedikit gelembung

Redup

(4)

Banyak gelembung

Redup

(5)

Banyak gelembung

Menyala

Pasangan senyawa yang merupakan larutan elektrolit kuat dan non elektrolit berturut-turut ditunjukkan oleh larutan nomor….

A. (1) dan (3) B. (2) dan (5) C. (4) dan (5) D. (5) dan (1) E. (5) dan (3) Penyelesaian:

Ciri larutan elektrolit kuat jika diuji maka pada elektroda akan banyak gelembung dan lampu

akan menyala terang. Sebaliknya ciri larutan non elektrolit tidak akan di dapati gelembung dan lampu akan padam, karena tidak bisa menghantarkan arus listrik.

  1. Larutan Ca(OH)2 0,01 M sebanyak 1 L memiliki pH sebesar…

A. 2 log 2

B. 2 + log 1

C. 12 log 2

D. 12 + log 1

E. 12 + log 2

Penyelesaian:

Ca(OH)2 termasuk basa kuat, maka

[OH-] = 2 [Ca(OH)2]

[OH-] = 2 0,01 M = 0,02 M = 2.10-2

pOH = log [OH-] = log 2.10-2 = 2 log 2 pH = 14 pOH = 14 (2 log 2) = 12 + log 2

  1. Berikut ini data hasil titrasi larutan CH3COOH dengan larutan Ba(OH)2 0,1 M,


    Percobaan

    Volume CH3COOH yang digunakan

    Volume Ba(OH)2 yang digunakan

    1

    40 mL

    24 mL

    2

    40 mL

    25 mL

    3

    40 mL

    26 mL

Konsentrasi CH3COOH larutan sebesar…

A. 0,1250 M

B. 0,0625 M

C. 0,2500 M D. 0,6250 M E. 0,6300 M

Penyelesaian:

Volume rata-rata Ba(OH)2 0,1 M adalah 25 mL Jumlah mol Ba(OH)2 = 25 x 0,1 = 2,5 mmol Prinsip titrasi asam lemah oleh basa kuat :

2 CH3COOH + Ba(OH)2 Ba(CH3COO) 2 + 2 H2O

Pada saat mencapai titik ekivalen maka akan terbentuk garam di mana mol CH3COOH dengan mol + Ba(OH)2 sebanding.

Berdasarkan perbandingan koefisien, jumlah mol CH3COOH = 2 x 2,5 mmol = 5 mmol. Karena volume CH3COOH yang digunakan adalah 40 mL maka:

[CH3COOH] = 5 mmol : 40 mL = 0,1250 M

  1. Perhatikan data uji pH beberapa larutan!

Larutan

pH Awal

pH Setelah Penambahan

Sedikit Asam

Sedikit Basa

P

3,0

1,0

4,0

Q

5,0

4,9

5,1

R

8,0

7,9

8,1

S

9,0

8,5

10,5

T

10,0

8,5

11,0

Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah…

A. P dan Q B. Q dan R C. R dan S D. R dan T E. S dan T

Penyelesaian:

Dalam larutan penyangga dengan penambahan sedikit asam atau sedikit basa maka pH-nya tidak

banyak mengalami perubahan. Berdasarkan data tersebut maka yang tidak banyak mengalami perubahan pH adalah larutan Q (5,0 4,9 & 5,1) dan R (8,0 7,9 & 8,1)

  1. Sebanyak 100 mL KOH 0,04 M dicampur dengan 100 mL HCOOH 0,04 M menurut reaksi: KOH(aq) + HCOOH(aq) HCOOK(aq) + H2O(l)

Jika Ka HCOOH = 2.104 dan Kw = 1014, pH campuran tersebut sebesar…

A. 8 + log 2

B. 8 + log 1

C. 6 log 1

D. 6 log 2

E. 2 log 6

Penyelesaian:

Campuran tersebut akan menghasilkan jenis garam terhidrolisis yang bersifat basa (dari basa

kuat dan asam lemah).

KOH +

HCOOH

HCOOK

+

H2O

Awal

Reaksi

Akhir

: 40 mmol

:-40 mmol

: -

40 mL

-40 mmol

-

-

40 mmol

40 mmol

-

40 mmol

40 mmol

  1. Dalam 4 wadah terdapat masing-masing 10 mL larutan Ba2+, Pb2+, Ni2+, dan Sr2+ yang konsentrasinya 1 x-4 M. Ke dalam masing-masing wadah tersebut ditambahkan 10 mL H2C2O4 1 x 10-4 M. Jika Ksp BaC2O4 = 2,3 x 10-8; NiC2O4 = 4 x 10-10; PbC2O4 = 4,8 x 10-10; SrC2O4 = 1,6 x 10-7; senyawa yang mengendap adalah.

A.BaC2O4 dan SrC2O4

B. BaC2O4 dan PbC2O4

C. NiC2O4 dan PbC2O4

D. NiC2O4 dan SrC2O4

E. SrC2O4 dan PbC2O4

Penyelesaian : Karena tipe nya sama, volume serta konsentrasinya sama, maka pilih saja yang Ksp nya paling kecil

  1. Sebanyak 100 mL larutan Pb(NO3)2 0,4 M dicampurkan dengan 100 mL larutan K2SO4 0,4 M.

Jika Ksp PbSO4 = 4.108. Massa PbSO4 yang mengendap sebanyak… (Ar: Pb = 207; S = 32; nnO= 16; K = 39)

A. 12,12 gram B. 24,24 gram C. 30,30 gram D. 60,60 gram E. 303 gram

Penyelesaian:

Massa molar PbSO4 = 303 g/mol

Persamaan reaksi yang terjadi adalah:

Pb(NO3)2(aq) +

K2SO4(aq)

PbSO4(s) +

2 KNO3(aq)

40 mmol

40 mmol

40 mmol

40 mmol

Berdasarkan reaksi di atas maka jumlah PbSO4 = 40 mmol = 0,04 mol

Massa PbSO4 = jumlah mol PbSO4 massa molar PbSO4

= 0,04 mol 303 gram/mol

= 12,12 gram

  1. Perhatikan gambaran molekuler partikel zat terlarut dan pelarut (bukan sebenarnya) pada larutan berikut ini!

Tekanan uap larutan paling besar terdapat pada gambar…

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

E. 5

Penyelesaian:

Dalam pokok bahasan sifat koligatif larutan penambahan zat terlarut akan menurunkan tekanan

uap. Artinya semakin banyak zat terlarut maka tekanan uapnya semakin rendah. Sebaliknya semakin sedikit jumlah zat terlarut tekanannya akan relatif lebih tinggi. Jadi Tabung dengan tekanan paling besar adalah yang memiliki zat terlarut paling sedikit. Tabung 2 memiliki zat terlarut paling sedikit. Jadi jawaban yang tepat adalah B.

  1. Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan:

(1) Pemberian garam dapur untuk mencairkan salju;

(2) Membuat cairan infus yang akan digunakan pada tubuh manusia; (3) Proses penyerapan air oleh akar tanaman dari dalam tanah;

(4) Penggunaan garam dapur pada pembuatan es putar; dan

(5) Pembuatan ikan asin.

Penerapan sifat koligatif penurunan titik beku larutan adalah nomor….

A. (1) dan (2) B. (1) dan (4) C. (2) dan (3) D. (3) dan (5) E. (4) dan (5)

Penyelesaian:

Penerapan sifat koligatif penurunan titik beku larutan itu antara lain:

- Membuat Campuran Pendingin (Contoh penambahan garam pada pembuatan es putar)

- Antibeku pada Radiator Mobil

- Antibeku dalam Tubuh Hewan

- Antibeku untuk Mencairkan Salju

- Menentukan Massa Molekul Relatif (Mr)

Jadi jawaban yang tepat (1) dan (4)

  1. Berikut ini adalah penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari:

(1) Pemutihan gula tebu dengan arang tulang;

(2) Langit berwarna jingga pada petang hari;

(3) Penyerapan asap pabrik dengan alat Cottrel;

(4) Proses cuci darah pada penderita gagal ginjal; dan

(5) Penggumpalan karet oleh lateks.

Contoh penerapan sifat adsorpsi terdapat pada nomor…

A. (1) dan (3) B. (2) dan (3) C. (2) dan (4) D. (3) dan (4) E. (4) dan (5)

Penyelesaian:

Cukup jelas.

  1. Berikut ini beberapa senyawa turunan benzena yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan: (1) Asam benzoat

(2) Anilina

(3) Fenol

(4) Stirena

Senyawa yang digunakan untuk pengawet makanan dan desinfektan berturut-turut terdapat pada nomor….

A. (1) dan (3) B. (1) dan (4) C. (2) dan (3) D. (2) dan (4) E. (3) dan (4)

Penyelesaian:

Jelas, asam benzoat (1) banyak digunakan sebagai pengawet makanan; fenol (3) digunakan

sebagai bahan desinfektan.

  1. Berikut persamaan reaksi senyawa karbon:

(1) C3H7Cl + NH3 C3H7NH2 + HCl

(2) CH2= CH2+ H2O CH3 CH2 OH

Jenis reaksi yang terjadi pada persamaan reaksi tersebut berturut-turut adalah….

A. adisi dan substitusi B. adisi dan eliminasi C. substitusi dan adisi

D. substitusi dan eliminasi

E. eliminasi dan adisi

Penyelesaian:

(1) Reaksi substitusi, gugus kloro (Cl) dengan gugus amina (NH2)

(2) Reaksi adisi, terjadi pemutusan ikatan ganda menjadi ikatan tunggal dengan masuknya OH

dan H

  1. Beberapa kegunaan senyawa karbon sebagai:

(1) Pemberi aroma;

(2) Pengawet preparat; (3) Bahan bakar;

(4) Pelarut;

(5) Pembersih cat kuku.

Kegunaan dari aseton terdapat pada nomor ….

A. (1) dan (2) B. (1) d