Soal Ujian Sirosis Hepatis

PR Ujian dr. Dhani Redhono H., Sp.PD-KPTI, FINASIM

Oleh: Esty Jayanti / G99142087

  1. Apa yang dimaksud dengan hipertensi portal?

Hipertensi portal adalah meningkatnya gradien tekanan porto sistemik pada sistem vena porta. Tekanan vena porta merupakan hasil dari tahanan vaskuler intrahepatik dan aliran darah pada portal bed. Hipertensi portal paling baik diukur secara tidak langsung dengan menggunakan wedge hepatic venous pressure (WHVP). Perbedaan tekanan antara sirkulasi porta dan sistemik (hepatic venous pressure gradient, HVPG) sebesar 1012 mmHg diperlukan untuk terbentuknya varises. HVPG yang normal adalah sekitar 510 mmHg. Pengukuran tunggal berguna untuk menentukan prognosis dari sirosis yang kompensata maupun yang tidak kompensata, sedangkan pengukuran ulang berguna untuk memonitoring respon terapi obat-obatan dan progresifitas penyakit hati.Hipertensi portal dapat disebabkan akibat kelainan pre hepatik misal trombosis pada vena lienalis atau vena porta, kelainan post hepatik misal budd-chiari syndrome, atau penyebab intrahepatik non sirotik misal skistosomiasis, sindrom obstuksi sinusoidal.

Sumber:

  1. Patofisiologi ascites karena hipertensi portal?

Pada hipertensi porta terjadi peningkatan resistensi vena porta yang diimbangi dengan vasodilatasi splanchnic bed oleh vasodilator endogen. Hipertensi porta akan meningkatkan tekanan transudasi terutama di sinusoid dan selanjutnya kapiler usus. Transudat akan terkurnpul di rongga peritoneum. Vasodilator endogen yang dicurigai berperan antara lain : glukagon, nitric oxide (NO), calcitonine gene relatedpep- tide (CGRP), endotelin, faktor natriuretik atrial (ANF), polipeptida vasoaktif intestinal (VIP), substansi P, prostaglandin, enkefalin, dan tumor necrosis factor (TNF). Vasodilator endogen pada saatnya akan memengaruhi sirkulasi arterial sistemik; terdapat peningkatan vasodilatasi perifer sehingga terjadi proses underfilling relatif. Tubuh akan bereaksi dengan meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik, sistem renin-angiotensin- aldosteron dan arginin vasopresin. Hipertensi porta akan meningkatkan tekanan hidrostatik venosa ditambah hipoalbuminemia akan menyebabkan transudasi, sehingga volume cairan intravaskular menurun. Akibat volume cairan intravaskular menurun, ginjal akan bereaksi dengan melakukan reabsorpsi air dan garam melalui mekanisme neurohormonal. Terjadinya retensi air dan garam serta terjadinya transudasi berlebih akhirnya menyebabkan ascites.

  1. Sebutkan derajat encephalopati hepatikum?

Derajat keparahan encephalopati hepatikum dibedakan dengan kriteria West Haven untuk status mental penderita berdasarkan gangguan saraf otonom, kesadaran, fungsi luhur, perilaku dan ketergantungan pada terapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>