Soal Ujian Ikm Di Yogyakarta Terdapat Sebuah Gunung Berapi

  1. Di Yogyakarta terdapat sebuah gunung berapi aktif yang dinamakan Gunung merapi. Gunung Merapi pernah meletus pada tahun 2010, hal ini menyebabkan banyak korban jiwa dan warga kaki gunung merapi harus mengungsi beberapa lama. Dalam hal ini, meletusnya gunung merapi termasuk?

  1. Hazard

  2. Event

  3. Structural damage

  4. Functional damage

  5. Need

  1. Di Yogyakarta terdapat sebuah gunung berapi aktif yang dinamakan Gunung merapi. Gunung Merapi pernah meletus pada tahun 2010, hal ini menyebabkan banyak korban jiwa dan warga kaki gunung merapi harus mengungsi beberapa lama. Akibat mengungsi, banyak warga yang kehilangan mata percaharian dan menjadi pengangguran, hal ini termasuk?

  1. Hazard

  2. Event

  3. Structural damage

  4. Functional damage

  5. Need

Pembahasan

1. H A Z A R D S

Jika diartikan secara langsung, hazard itu adalah BAHAYA. Bahaya itu adalah fenomena alam dan ulah manusia yang dapat berpotensi menimbulkan korban jiwa dan yang mempengaruhi kesehatan. Ini pengelompokan hazard:


Phenomena Alamiah

Ulah Manusia

  • Geofisika/ Geologi

  • Klimatologi

  • Meteorologi

  • Hidrologi

  • Biologi

Mixed ( Natural + Human ) Health-Related

Terkait Lingkungan

Terkait Kecelakaan/Kelalaian Teknologi

Terkait pertentangan antar manusia

2. EVENT

  • Adalah Sesuatu yang terjadi

  • Sebuah kejadian yang memiliki potensi untuk mempengaruhi makhluk hidup atau lingkungan mereka, aktualisasi bahaya

  • Aktualisasi dari bahaya (hazard)

  • Primer (pencetus) peristiwa: peristiwa yang memulai kerusakan (ex: Badai Katrina)

  • Sekunder peristiwa: peristiwa yang terjadi hasil dari peristiwa utama (banjir di New Orleans sebagai akibat dari Badai Katrina)

  • Pelepasan energi

3. KERUSAKAN STRUKTUR

Adalah Kerusakan fisik dari struktur yang dihasilkan dari energi yang dilepaskan selama peristiwa,seperti :

  • Manusia dan makhluk hidup lainnya

  • Manusia-struktur bangunan Lingkungan

4. KERUSAKAN FUNGSIONAL

Adalah Kerusakan yang menghasilkan perubahan hilangnya / tidak berjalannya fungsi makhluk hidup, atau sistem penting untuk fungsi sosial (s)

  • Jembatan yang rusak menyebabkan gangguan pada alat transportasi

  • Rumah sakit Collapsed menyebabkan terganggunya pelayanan

  • Terkontaminasi sumur menyebabkan kerusakan air minum

5. NEEDS / kebutuhan

Adalah Perbedaan antara kebutuhan dan sumber daya yang tersedia yang terjadi sebagai akibat dari kerusakan fungsional

6. EMERGENCY

Adalah Kejadian atau serangkaian keadaan yang menuntut tindakan segera.

Keadaan darurat terjadi ketika seorang individu atau masyarakat harus menggunakan kapasitas respon lokal untuk memenuhi kebutuhannya yang diakibatkan oleh perubahan atau hilangnya fungsi.

7. DISASTER

Disaster Adalah Sebuah kejadian yang mengganggu masyarakat, atau komponen masyarakat, yang besarnya melebihi kemampuan untuk mengatasinya tanpa bantuan dari luar, dapat dikatakan suatu situasi yang melebihi kemampuan respon lokal.

Hazard -Event Structural Damage Functional Damage Needs Emergency Disaster.

  1. Apa dampak khas yang timbul pada bencana banjir?

  1. Korban banyak ditemukan disekitaran pantai

  2. kasus luka / fraktur merupakan permasalahan utama.

  3. luka bakar, asfiksia, keracunan gas, conjuntivitis, air terkontaminasi bahan kimia

  4. penyakit yang ditemukan berhubungan dengan lingkungan yang terganggu, seperti diare, leptospirosis, malaria, DBD

  5. akses jalan terganggu akibat kerusakan infrastruktur

Pembahasan

Dampak Bencana Gempa bumi

  • Jumlah korban: cenderung banyak, khususnya dekat episenter atau wilayah dengan tingkat populasi tinggi, atau bangunan yang rapuh.

  • Persediaan air: masalah yang sering muncul biasanya karena rusaknya sistem air, polusi sumur yang terbuka, dan perubahan air.

  • Korban: kasus luka / fraktur merupakan permasalahan utama. Ancaman lainnya biasanya terkait dengan persediaan air bersih atau rusaknya sistem sanitasi.

Dampak Bencana Letusan Gunung Berapi

Karakteristik umum

  • Hujan abu, arus pyroclastic, aliran lumpur atau puing

  • Lahar, gas, dan tsunami

Dampak yang khas

  • Korban: luka bakar, asfiksia, keracunan gas, conjuntivitis, air terkontaminasi bahan kimia

Dampak Bencana Longsor

Dampak yang khas

  • Kerusakan fisik: semua yang berada diatas atau sekitar jalur longsor akan mengalami kerusakan. Pecahan batu akan menghalangi jalan, jalur komunikasi atau aliran air. Dampak tidak langsung yang muncul mungkin rusaknya hasil pertanian, hutan, banjir, dan berkurangnya nilai property.

  • Korban: kefatalan terjadi karena longsornya lereng, runtuhan puing atau banjir lumpur dapat menyebabkan ribuan korban meninggal

Dampak Bencana Tsunami

Dampak yang khas

  • Kerusakan fisik: rusak atau hancurnya struktur dan infrastruktur, kebakaran, rusaknya bendungan, tanah longsor, dan banjir mungkin saja terjadi.

  • Persediaan air: masalah yang sering muncul biasanya karena rusaknya sistem air, polusi sumur yang terbuka, dan perubahan air.

  • Jumlah korban: cenderung banyak, khususnya dekat episenter atau wilayah dengan tingkat populasi tinggi, atau bangunan yang rapuh.

  • Korban: meninggal, wabah penyakit menular, penyakit akibat persediaan air bersih atau rusaknya sistem sanitasi, penyakit yang berhubungan dengan banyaknya mayat, penyakit yang berhubungan dengan paparan dengan insekta, kesehatan jiwa

Dampak Bencana Banjir

Dampak yang khas

  • Kerusakan fisik Struktur menjadi rusak atau hanyut, hancur. Tanah longsor karena tanah menjadi basah. Kerusakan dilembah lebih besar daripada di wilayah terbuka

  • Korban meninggal karena tenggelam, atau luka serius

  • Persediaan air air tanah dan air sumur yang terkontaminasi. Air bersih mungkin tidak tersedia

  • Kesehatan penyakit yang ditemukan berhubungan dengan lingkungan yang terganggu, seperti diare, leptospirosis, malaria, DBD

  1. Yang bukan termasuk komponen bencana adalah?

  1. Ancaman (Hazard)

  2. Kapasitas (Capacity)

  3. Kerentanan (Vulnerability)

  4. Risiko (Risk )

  5. Emergency

  1. Warga pesisir pantai parangtritis melakukan simulasi bencana tsunami, pada kegiatan tersebut warga diajari tentang tanda-tanda adanya tsunami dan diberi arahan tentang jalur evakuasi yang diambil apabila terjadi tsunami. Kegiatan tersebut betujuan untuk mengurangi?

  1. Ancaman (Hazard)

  2. Kapasitas (Capacity)

  3. Kerentanan (Vulnerability)

  4. Risiko (Risk )

  5. Emergency

Pembahasan

4 komponen bencana yaitu:

  • Hazard: fenomena alam dan ulah manusia yang dapat berpotensi menimbulkan korban jiwa dan yang mempengaruhi kesehatan.

  • Kerentanan (vulnerability) : kondisi atau area georafis yang akan terganggu oleh dampak bahaya tertentu, dekat dengan daerah rawan bencana.

  • Kapasitas: Kekuatan dan potensi yang dimiliki oleh perorangan, keluarga dan masyarakat yang membuat mereka mampu mencegah, mengurangi, siap siaga, menanggapi dengan cepat atau segera pulih dari suatu kedaruratan dan bencana.

  • Resiko: besarnya kerugian atau kemungkinan terjadinya korban manusia, kerusakan dan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh bahaya tertentu disuatu daerah pada suatu waktu tertentu.

Pelaksanaan pelatihan bertujuan untuk mengurangi resiko yang terjadi saat bencana.

  1. Kegiatan yang tidak termasuk dalam kegiatan pra-bencana adalah?

  1. Pencegahan (prevention)

  2. Mitigasi (mitigation)

  3. Kesiapan (preparedness)

  4. Peringatan Dini (early warning)

  5. Tanggap Darurat (response)

  1. Hal yang harus diperhatikan dalam menyampaikan peringatan dini, kecuali?

  1. Segera

  2. Dengan suara keras

  3. Resmi

  4. Tegas tidak membingungkan

  5. menjangkau seluruh masyarakat

Pembahasan

  • Saat pra bencana: kegiatan yg dilakukan adalah kegiatan mitigasi dan kesiapan

  • Saat bencana: Kegiatan tanggap darurat

  • Saat pasca bencana: kegiatan pemulihan

Kegiatan-kegiatan Manajemen Bencana

A. Pencegahan (prevention)

B. Mitigasi (mitigation)

C. Kesiapan (preparedness)

D. Peringatan Dini (early warning)

E. Tanggap Darurat (response)

F. Bantuan Darurat (relief)

G. Pemulihan (recovery)

H. Rehablitasi (rehabilitation)

I. Rekonstruksi (reconstruction)

PENCEGAHAN (PREVENTION)

  • Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana (jika mungkin dengan meniadakan bahaya).

Perbedaan antara mitigasi dengan kesiap-siagaan:

Keduanya dilakukan pada Pre-Disaster/Pra Bencana, akan tapi kegiatan yang dilakukan berbeda. Gambar diatas adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahap mitigasi dan kesiapsiagaan.

  • Mitigasi: Upaya untuk mengurangi resiko bencana

Kegiatannya Dibagi menjadi:

a. kegiatan non structural: pembuatan peraturan perundangan

b. kegiatan structural: pembuatan dam, bendungan, tanggul, dan rumah tahan gempa.

  • Kesiapsiagaan: Serangkaian kegiatan untuk mengantisipasi bencana.

Kegiatannya antara lain: pembuatan tempat evakuasi, sosialisasi peraturan, sarana komunikasi, ruang komando

PERINGATAN DINI

Syarat peringatan dini, HARUS:

  • Segera

  • Resmi

  • Tegas tidak membingungkan

  • menjangkau seluruh masyarakat ( bisa pake toa dari masjid)

TANGGAP DARURAT

  • Saat bencana terjadi dilakukan kegiatan tanggap darurat.

  • Adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan.

  • Kegiatan-kegiatannya antara lain:

PEMULIHAN / RECOVERY

  • Pasca bencana dilakukan kegiatan pemulihan

  • Rekonstuksi sarana dan prasaran nya diantaranya: membangun rumah kembali maupun pemulihan psikologisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>