Soal Ujian Forensik 2012 Kumpulan Soal-soal

Kumpulan Soal-Soal Forensik

Disusun oleh:

Candra Bayu Sena; Yunda Alhusna Arifa, Ahimsa Yoga A;Venny Yulianti Gana; Judo Yustanto K; Kirana Mustika Sari; Jimmy Tanamas; Nurma Yuliyana Sari; Anissa Nur F; Cristofer Andra S; Fifin Hesti Oktafiani;Febriana Purwaningsih;Eka Ambarwat Sutardi; Puryanto; Indra Aristianto

  1. Pestisida dan herbisida merupakan contoh-contoh racun yang terdapat di:..

  1. Rumah tangga

  2. Alam

  3. Pertanian dan perkebunan

  4. Kalangan medis

  5.  Industri

  1. Jenis kerja racun dibawah ini yang bekerja secara sistemik di SSP adalah sebagai berikut , kecuali..

    1.  Barbiturat

    2. Alkohol

    3.  Narkotik

    4. Sianida

    5. Pestisida

  2. Warna lebam cherry red karena keracunan..

    1. Sianida

    2. H2S

    3.  CO

    4.  H2SO4

    5.   Gas methana

  1. Cara yang tidak boleh dilakukan untuk mengatasi keracunan zat korosif adalah..

    1. Beri pencahar

    2.  Diuretik

    3. Dimuntahkan

    4. Diobati simptomatik

    5.  Diberi anti mual

  2.  Faktor apakah yang mempengaruhi daya kerja racun?

    1. Diuretik

    2. Keadaan tubuh

    3. Pencahar

    4. PH

    5. Bilas lambung

  3. Berhubungan dengan gas H2S kecuali…

    1.  Gas berbau busuk

    2.  Korban meninggal karena asfiksia

    3. Keracunan sering merupakan kecelakaan

    4. Pada korban keracunan didapatkan tanda asfiksia

    5. Banyak dipakai di pabrik tekstil

  4.  Pada umumnya keracunan arsen mempunyai kelainan khas seperti tersebut dibawah ini

1. Pigmentasi

2.      Sirosis hepatis

3.      Rontoknya rambut

4.      Perdarahan substansia alba

  1.  Gas tidak berwarna , berbau busuk , larut dalam air , jika dicampur O2 akan mudah meledak , mudah terbakar dengan nyala biru , memiliki berat jenis lebih berat dibanding udara , jenis gas ini adalah…

    1. CO

    2. CO2

    3.  H2S

    4. HCN

    5.  NO

  1. Daya kerja racun secara lokal dapat menyebabkan …

1.      Iritasi

2.      Koagulasi sel yang mudah terurai kembali

3.      Penetrasi jaringan sampai timbul nekrosis

4.      Tersiram pada kulit

  1. Pada pemeriksaan luar ditemukan kulit yang berwarna kuning , kemungkinan pada korban keracunan :

    1. Nitrat

    2.  Sianida

    3.   Co

    4. Belerang

    5. Pestisida

  2. Manfaat dilakukannya olah TKP adalah…

1.      Menentukan cara kematian

2.      Mengumpulkan barang bukti

3.      Menentukan saat kematian

4.      Menentukan keluarga korban

  1. Berapa lama tempat kejadian ditutup setelah dilakukan olah TKP…

    1. 1 hari                          

    2. 4 hari

    3. 2 hari                           

    4. 5 hari

    5. 3 hari

  2. Prosedur permintaan pemeriksaan TKP yang benar,kecuali

    1. Untuk menyingkat waktu secara lisan atau telpon

    2. Permintaan tertulis wajib disusulkan

    3.  Dokter dijemput dan diantar oleh penyidik

    4. Untuk di kota besar dokter didampingi penyidik serendah-rendahnya berpangkat Letnan Dua

    5.  Dokter langsung datang ke TKP tanpa didampingi siapapun

  3. Urutan cara masuknya racun ke dalam tubuh dari yang paling sering terjadi sampai yang jarang dilakukan adalah…

    1. Inhalasi Parenteral Ingesti Topikal Pervaginal

    2. Topikal Pervaginal Ingesti Parenteral Inhalasi

    3. Ingesti Inhalasi Parenteral Topikal Pervaginal

    4.  Pervaginal Topikal Parenteral Ingesti Inhalasi

    5.  Inhalasi Ingesti Injeksi Topikal Parenteral

  4. Yang termasuk racun golongan industri dan laboraturium adalah..

    1.  Logam berat

    2.  Narkotika

    3. Pestisida

    4.  Opium

    5. Ganja

  5.  pada umumnya keracunan arsen mempunyai kelainan khas seperti tersebut di bawah ini …

    1.   rontoknya rambut

    2. perdarahan substansia alba

    3.  sirrosis hepatis

    4.  perdarahan saluran cerna

    5. ring haemorrhages

  6.   pestisida dan herbisida merupakan contoh-contoh racun yang terdapat di…

    1. rumah tangga

    2.  Alam

    3. Industri

    4.  Pertanian dan perkebunan

    5. Kalangan medis

  7. 1. Menentukan korban masih hidup atau tidak

2. TKP diamankan oleh penyidik

3. Bila korban masih hidup diselamatkan terlebih dahulu

4.  Catat identitas korban tersebut

Prosedur pemeriksaan TKP yang benar adalah…

  1. 1-3-2-4

  2. 2-1-3-4

  3.  3-4-2-1

  4.  1-2-3-4

  5.  4-3-2-1

  1. Untuk menarik kesimpulan pada pemeriksaan TKP, pada perkiraan saat kematian diperlukan data…

1.      Lebam mayat (livor mortis)

2.      Kaku mayat (rigor mortis)

3.      Penurunan suhu mayat (algor mortis)

4.      Aksesoris pada tubuh mayat tersebut

  1.  Pada pemeriksaan luka, dapat diketahui benda apa yang menyebabkan matinya korban

SEBAB

Benda-benda yang ada di TKP bisa menyebabkan luka, baik luka tajam maupun luka tumpul

Jawab : A

  1.   Berikut ini adalah tujuan identifikasi tulang, kecuali

    1.  Mengetahui tulang berasal dari individu yang berbeda.

    2.  Menentukan jenis kelamin.

    3.   Menentukan umur.

    4. Menentukan ras.

    5.   Menentukan penyebab kematian.

  2. Presipitin test digunakan untuk.

    1.   Membuktikan tulang berasal dari manusia.

    2. Membuktikan tulang berasal dari binatang.

    3. Membuktikan jenis kelamin.

    4. Membuktikan umur tulang.

    5. Membuktikan tes DNA. 

  3. Pada kasus mati mendadak manfaat dari otopsi adalah.

    1.  Untuk menentukan sebab kematian.

    2. Untuk mengeliminer adanya kemungkinan tindak kriminal.

    3. Untuk klaim asuransi.

    4. Untuk data statistik.

    5. Semua jawaban benar.

  1. Yang merupakan manfaat dilakukannya olah TKP adalah

    1.   Menentukan saat kematian.

    2. Menentukan sabab akibat luka.

    3. Mengumpulkan barang bukti.

    4. Menentukan cara kematian.

    5. Semua jawaban benar.

  2. Berikut ini yang termasuk dalam kategori identifikasi primer yaitu

    1. Otopsi, sidik jari, DNA.

    2. Otopsi, antropologi, DNA.

    3. Sidik jari, antropologi, DNA.

    4. Sidik jari, DNA, pemeriksaan gigi.

    5. Otopsi, pemeriksaan gigi, DNA.

  3. Pestisida dan herbisida merupakan contoh-contoh racun yang terdapat di

    1. Rumah tangga.

    2. Alam.

    3.  Pertanian dan perkebunan.

    4.  Kalangan medis.

    5.  Industri dan laboratorium.

  4. Rekam medis dapat dijadikan alat bukti di pengadilan bila dibuat

    1.  Tertulis.

    2. Oleh dokter spesialis.

    3. Lengkap dengan hasil pemeriksaan penunjang.

    4.  Bersama oleh seluruh tenaga kesehatan.

    5. Selengkap mungkin.

  5. Selesai pemeriksaan, TKP ditutup selama..Jam

    1. 1×24 jam.

    2. 2×24 jam.

    3. 3×24 jam.

    4. 4×24 jam.

    5. 5×24 jam.

  6. Faktor apakah yang mempengaruhi daya kerja racun?

    1. Bilas lambung.

    2. Diuretic.

    3. Keadaan tubuh.

    4. Pencahar.

    5. pH.

  7. Tanda-tanda asfiksia pada pemeriksaan luar otopsi antara lain dibawah ini, kecuali

    1. Edema paru.

    2. Sianosis.

    3. Pelebaran pembuluh darah.

    4. Lebam mayat merah kebiruan lebih gelap.

    5. Tardieus spot.

  8. Berikut ini masuk dalam identifikasi primer, kecuali

    1. Pemeriksaan sidik jari

    2. Pemeriksaan gigi

    3. Analisis DNA

    4. Properti

  9. Informasi lengkap tentang orang hilang (selama masih hidup), yang dapat membantu dalam proses identifikasi, sehingga memberi kejelasan kepada keluarga korban disebut

    1. Data antemortem

    2. Data postmortem

    3. Disaster Victim Identivication (DVI)

    4. Trace eviden

  10. Data-data yang diperoleh pada jenazah atau kerangka yang tidak dikenal pada saat penanganan kornban di TKP maupun di kamar jenazah, adalah

    1. Data antemortem

    2. Data postmortem

    3. Disaster Victim Identivication (DVI)

    4. Trace evident

  11.  Dari tengkorak dan potongan tulang dapat ditentukan

    1. Ras

    2. Jenis kelamin

    3. Umur

    4. Tinggi badan

  1.  Rongga mata oval menggambarkan ras

    1. Kaukasoid/ eropa

    2. Negroid

    3. Mongoloid

    4. Inka

  2.  Manfaat pemeriksaan TKP

1.      Menentukan saat kematian

2.      Menentukan pada saat itu sebab akibat tentang luka

3.      Mengumpulkan barang bukti

4.      Menentukan cara kematian

  1. Teknik Pencarian BB

1.      Metode strip/ double strip

2.      Metode zona

3.      Metode spiral

4.      Metode roda

  1.   Jalan masuk racun….

1.      Inhalan

2.      Parenteral (injeksi)

3.      Peroral (ingesti)

4.      Perektal/ pervaginal

  1.  Asam, basa kuat, logam termasuk

    1. Racun RT

    2. Racun pertanian

    3. Racun kedokteran

    4. Racun Industri

  2. Berikut ini bukan nama lain dari H2S (Hidrogen Sulfida)

    1. Sulfan

    2. Sulfur hydrid

    3. Sulfurated hydrogen sulfan

    4. Tetrahidro sulfide

  3. Berikut ini adalah alat bukti yang sah menurut KUHP pasal 184 ayat 1, kecuali

    1. keterangan saksi

    2. keterangan ahli

    3. surat

    4. keterangan tersangka

    5. petunjuk

  4. Berikut ini adalah urutan Bentuk dan isi visum et repertum yang benar adalah

  1. Pro justitia

  2. Pemberitaan atau hasil pemeriksaaan

  3. Pendahuluan

  4. Penutup

  5. Kesimpulan

Jawab………

  1. 1-3-2-5-4

  2. 1-2-3-4-5

  3. 2-4-3-5-1

  4. 1-4-2-5-3

  5. 2-5-4-1-3

  1. Yang dimaksud dengan Pro justitia dalam visum et repertum adalah

  1. Terletak pada bagian atas, untuk memenuhi persyaratan yuridis, pengganti meterai

  2. Menyatakan jenis dari barang bukti atau pengganti barang bukti.

  3. Memuat identitas dokter pemeriksa pembuat VR, peminta VR, saat dan tempat dilakukannya pemeriksaan dan identitas barang bukti

  4. Memuat segala sesuatu yang dilihat dan ditemukan pada barang bukti yang diperiksa oleh dokter

  5. Memuat inti sari dari bagian pemberitaan atau hasil pemeriksaan.

  1. Seorang wanita usia 17 tahun dilakukan visum oleh dokter muda RSUD Dr. Moewardi dengan adanya dugaan kasus kejahataan seksual. Kejelasan lain yang diperlukan untuk membuktikan kejahatan tersebut adalah

  1. Ada tidaknya tanda-tanda persetubuhan

  2. Ada tidaknya tanda-tanda kekerasan

  3. Perkiraan umur

  4. Menentukan pantas tidaknya korban untuk dikawin

  5. Semua benar

  1. Metode identifikasi yang tidak lazim dikerjakan oleh dokter adalah

  1. Metode visual

  2. Gigi

  3. Eksklusi

  4. Daktiloskopi

  5. Serologi

  1. Berikut ini adalah metode identifikasi primer, kecuali E

      1. pemeriksaan sidik jari

      2. analisis DNA

      3. identifikasi medik

      4. pemeriksaan gigi

      5. semua benar

  1. Polisi datang ke bagian forensik RSDM dengan membawa jenazah wanita yang ditemukan di terminal. Pada jenazah tersebut tidak didapatkan identitas apapun yang dapat membantu tim penyidik untuk mengenalinya. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenazah tersebut adalah dengan mengumpulkan data ante mortem. Data yang mungkin di dapatkan adalah sebagai berikut

  1. Pakaian

  2. Ciri-ciri Fisik

  3. Data medis dan gigi, seperti fraktur,tanda/bekas operasi, dental work,

  4. Properti yang dipakai/yang dibawa pada saat korban hilang

  5. Semua benar

  1. Yang harus dicatat dokter ketika diminta untuk membantu penyidik sehubungan dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara adalah

a. Tanggal dan jam dokter menerima permintaan

pemeriksaan TKP

b. Cara permintaan pemeriksaan TKP tersebut ( telepon/ lisan atau tertulis)

c. Nama penyidik yang meminta bantuan dokter

d. Jam saat dokter tiba di TKP

e. semua benar

  1. Pada suatu hari polisi datang ke bagian forensik RSDM dengan membawa jenazah laki-laki, Tn.M, usia 37 th. Pada pemeriksaan luar ditemukan adanya perlunakan globus pallidus, perdarahan pada substansia alba, perdarahan pada mm. papillares dan ring haemorrhages pada otak, serta lebam mayat dengan tipe cherry red. Kemungkinan penyebab kematian jenazah tersebut adalah

a. racun arsen

b. racun CO

c. racun alkohol

d. racun nitrat

e. racun yodium

  1. Terdapat jenazah seorang perempuan, 48 tahun, kebangsaan Amerika Serikat yang pada pemeriksaan postmortem didapatkan pelebaran pembuluh darah vena leher, mukosa trakea kemerahan mengandung cairan putih berbuih, terdapat pelebaran pembuluh darah pada seluruh organ dalam, pelebaran pembuluh darah dan bintik-bintik perdarahan pada batang otak, perdarahan pada putamen kanan dan kiri, terdapat cairan merah berbuih pada paru kanan dan kiri saat penekanan. Pemeriksaan toksikologi yang dapat dilakukan adalah dari E

  1. sampel darah mengandung metanol 91,2 ppm dan etanol 2964,87 ppm

  2. sampel empedu positif metanol dan etanol

  3. sampel urine positif metanol dan etanol

  4. sampel otal positif metanol dan etanol

  1. Dalam suatu penyelidikan, seorang penyidik dapat meminta pendapat seorang ahli yang memiliki keahlian khusus. Hal tersebut diatur dalam..

    a.

    KUHP Pasal 123 ayat 1

    c.

    KUHP pasal 120 ayat 1

    b.

    KUHP pasal 120 ayat 2

    d.

    KUHP pasal 123 ayat 2

  2. Manfaat yang diperoleh dari pemeriksaan TKP ialah

    a.

    Menentukan saat kematian

    c.

    Mengumpulkan saksi kematian

    b.

    Menentukan penyebab kematian

    d.

    Menentukan proses kematian

  3. Yang dilakukan oleh dokter pada saat pemeriksaan TKP ialah

    a.

    Memindahkan korban untuk mempermudah pemeriksaan

    c.

    Menyembunyikan barang bukti yang bisa membantu penyelidikan

    b.

    Menentukan korban meninggal/ hidup

    d.

    Mengamankan TKP

  4. Yang termasuk dalam metode identifikasi sekunder ialah

    a.

    Pemeriksaan sidik jari

    c.

    Pemeriksaan gigi

    b.

    Analisis DNA

    d.

    Identifikasi medik

  5. Saat dilakukan identifikasi tengkorak dan potongan tulang, dapat diketahui

    a.

    Status gizi

    c.

    Umur

    b.

    Kebiasaan tertentu

    d.

    Saat kematian

  6. Berikut ini yang bukan termasuk cara masuknya racun ke dalam tubuh ialah

    a.

    Tetes mata

    c.

    Inhalasi

    b.

    Perektal

    d.

    Parenteral

  7. Racun yang bekerja secara lokal ialah

    a.

    Barbiturat

    c.

    Arsen

    b.

    Insektisida

    d.

    Sianida

  8. Pada korban yang mengalami keracunan arsen, akan terjadi

    a.

    Perlunakan globus pallidus

    c.

    Sirosis hepatis

    b.

    hiperkeratosis

    d.

    Perdarahan saluran cerna

  9. Pada keracunan nitrat, pada kulit akan muncul warna

    a.

    Kuning

    c.

    Hitam

    b.

    Merah terbakar

    d.

    Merah coklat

  10. Bahan pengawet yang digunakan untuk menyimpan sampel pemeriksaan cair ialah

    a.

    Alkohol absolut

    c.

    Natrium fluoride 1%

    b.

    NaCl

    d.

    Phenyl mercuric nitrat

  11. Yang bukan gas beracun adalah

  1. Gas CO

  2. Gas CO2

  3. Gas H2S

  4. Gas O2

  5. Gas O2 dan CO2

  1. Yang merupakan tanda kematian keracunan CO pada pemeriksaan luar

  1. Lebam merah muda terang

  2. Adanya tanda asfiksia

  3. Adanya eritema, vesikel / bula pada kulit

  4. Adanya lebam chery red yang luas

  5. Warna orgam dalam, otot warna tampak merah terang

  1. Insektisida termasuk pengelompokan racun di

  1. Pertanian dan Perkebunan

  2. Rumah Tangga

  3. Industri dan perkebunan

  4. Medis

  5. Alam bebas

  1. Bila pada pemeriksaan luar terdapat bercak dan sekitar mulut berwarna kuning hitam curiga keracunan

  1. Alkohol

  2. Yodium

  3. Nitrat

  4. Obat

  5. Narkoba

  1. Bila lebam berwarna merah terang maka kemungkinan sebab keracunan zat

  1. Sianida

  2. Gas CO

  3. Nitrat

  4. Yodium

  5. Arsen

  1. Berikut tanda kematian lambat adalah

  1. Adanya edema pada paru dan otak

  2. Adanya bau khas dari hidung dan mulut

  3. Adanya tanda lebam yang khas merah terah, cherry red atau merah coklat

  4. Adanya tanda-tanda korosif

  5. Adanya cirrhosis hepatis

  1. Prinsip pengambilan sampel pada pemeriksaan toksikologi forensik adalah

  1. Ambil sebanyak banyaknya, setelah disisihkan untuk pemeriksaan histopatologik

  2. Ambil seperlunya, bila kurang ambil lagi

  3. Ambil bagian yang ditentukan seminimal mungkin

  4. Ambil seminimal mungkin

  5. Ambil setelah mayat diawetkan

  1. Yang termask metode identifikasi visual adalah

  1. DNA

  2. GIGI

  3. Sidik jari

  4. Medik

  5. Perhiasan

  1. Yang termasuk metode identifikasi eksklusi adalah

  1. Alamat, surat penting

  2. Perhiasan

  3. Pakaian

  4. Sepatu

  5. Sidik jari

  1. Yang tidak dicatat apabila ada permitaak pemeriksaan TKP

  1. Nama penyidik yang meminta

  2. Jam dokter tiba di TKP

  3. Alamat TKP dan macam tempatnya

  4. Dokter harus berkoordinasi dengan penyidik

  5. Cara permintaan pemeriksaan TKP

  1. TKP kepanjangan dari….

  1. Tempat Kejadian Pembunuhan

  2. Tempat Kejahatan Perkara

  3. Tempat Kejadian Peristiwa

  4. Tempat Kejahatan Perkara

  5. Tempat Kejadian Perkara

  1. Berikut ini yang bukan merupakan sifat gas C0 adalah…

  1. Bersumber pada proses kebakaran

  2. Merangsng selaput lendir

  3. Tidak merangsang selaput lendir

  4. Mengakibatkan asfiksia kimia

  5. Racun bersifat sistemik

  1. Berikut ini yang berperan mempercepat proses keracunan gas CO kecuali…

  1. Lama paparan

  2. Penyakit kardiovaskuler

  3. Gangguan traktus digestivus

  4. Gangguan pada traktus respiratorius

  5. Aktifitas fisik

  1. Hal-hal yang dilakukan polisi pada TKP adalah

  1. Melakukan otopsi

  2. Mencari barang bukti

  3. Mengidentifikasi keadaan luka korban

  4. Mencari pelaku

  1. Berikut ini cara masuknya racun dalam tubuh manusia adalah…

1.inhalasi

2.Parenteral

3.Sub kutan

4. Peroral

  1. Oki berniat menuntut pasha ke meja hijau dikarenakan KDRT. Karenanya Oki pergi ke sebuah rumah sakit untuk meminta visum klinis. Apa saja yang diidentifikasi dokter pada kasus tersebut…

1. diagnosis klinis

2. vital sign

3. keadaan luka

4. DNA

  1. Saat terjadi tragedi BOM BALI, apa yang dilakukan polisi di TKP…..

  1. Memasang police line

  2. Mencari barang bukti

  3. Menolong korban yang masih selamat

  4. Menghubungi penyidik setelah proses identifikasi korban selesai

  1. Pembuatan topografi korban pada TKP dilakukan oleh…

  1. Dokter Umum

  2. Dokter forensik

  3. Saksi

  4. Polisi

  5. Sukarelawan

  1. Syarat-syarat dilakukan pemotretan barang bukti pada TKP adalah….

  1. Diambil dari satu sisi

  2. Barang bukti difoto setelah diidentifikasi

  3. Barang bukti difoto sebelum diidentifikasi

  4. Dikakukan oleh fotografer

  5. Menggunakan kamer digital

  1. Diketahui Tn.X seorang Karyawan Pabrik Petrokimia meninggal setelah sebelumnya dirawat beberapa saat di IGD dengan keluhan mual, muntah, penurunan kesadaran, dan sesak nafas. Setelah diotopsi didapatkan darah berwarna gelap, kulit berwarna kebiruan, odem organ dalam, paru dan otot berbau telur busuk. Kemungkinan korban meninggal karena

  1. Cidera kepala

  2. Keracunan CO2

  3. Keracunan O2

  4. Keracunan makanan

  5. Keracunan H2S

  1. Berikut ini merupakan metode identifikasi forensic yang dapat dilakukan, kecuali

    1. Metode visual

    2. Pemeriksaan gigi

    3. Pemeriksaan sidik jari

    4. Identifikasi medis

    5. Metode kualitatif

  2. Pada kasus mutilasi pemeriksaan identifikasi bertujuan untuk, kecuali

    1. Menentukan asal potongan dari manusia atau hewan

    2. Menentukan berasal dari 1 tubuh atau lebih

    3. Menentukan stasus sosial

    4. Menentukan jenis kelamin, ras

    5. Menentukan mekanisme kematian, cara dan pemotongan tubuh sebelum atau sesudah kematian

  3. Pemeriksaan identifikasi jenis kelamin dapat dilakukan dengan cara, kecuali…

    1. Pemeriksaan makroskopik

    2. Antropologi

    3. Pemeriksaan mikroskopik dengan kromatin sex

    4. Histologi

    5. DNA

  4. TKP adalah tempat ditemukannya benda bukti dan atau tempat terjadinya peristiwa kejahatan atau yang diduga kejahatan

Sebab

Dasar pemeriksaan TKP adalah menjawab 6 pertanyaan / heksametri

Jawab : BD

  1. Persiapan dokter sebelum ke TKP antara lain…

    1. Menentukan korban masih hidup/ tidak

    2. Menentukan identitas korban

    3. Membuat sketsa sederhana keadaan TKP

    4. Mendapat permintaan pemeriksaan TKP

    5. Menentukan jenis luka, jenis kekerasan serta perkiraan sebab kematian

  2. Tindakan yang dapat mempesulit pemeriksaan penyelidikan antara lain, kecuali…

    1. Membuat jejak baru

    2. Mengganggu bercak darah

    3. Memegang benda di TKP tanpa sarung tangan

    4. Mencatat semua barang bukti

    5. Memeriksa sambil merokok

  3. Racun adalah zat yang bekerja pada tubuh secara kimiawi dan fisiologi yang dalam dosis toksik

Sebab

Racun dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan kematian

Jawab : BA

  1. Kecepatan kerja racun berdasarkan cara masuk, yang paling cepat menimbulkan efek adalah…

    1. inhalasi

    2. injeksi

    3. oral

    4. perektal

    5. kulit

  2. Racun yang bersifat lokal antara lain…

    1. Narkotik

    2. Barbiturat

    3. Alkohol

    4. Zat korosif

    5. CO

  3. Berikut ini indikasi dilakukannya pemeriksaan toksologik, kecuali…

    1. Kasus sudden death

    2. Kasus abortus

    3. Kasus pemerkosaan

    4. Kematian setelah tindakan medis

    5. Kemtian karena penyakit kronis

  1. Kelainan khas yang sering dijumpai pada korban yang keracunan arsen yaitu :

  1. Pigmentasi

  2. Hiperkeratosis

  3. Rontoknya rambut

  4. Sirosis hepatis

  1. Berikut ini merupakan metode-metode identifikasi, kecuali :

  1. Metode visual

  2. Metode eksklusi

  3. Pemeriksaan serologi

  4. Identifikasi DNA

  5. Disaster victim identification

  1. Yang perlu diperhatikan dalam pemotretan TKP yaitu :C

  1. Menggunakan pencahayaan normal

  2. Ambil posisi asli, baru kemudian posisi tambahan

  3. Dilakukan dari banyak sudut

  4. Dilakukan oleh dokter ahli forensik

  1. Berikut ini adalah hal-hal yang harus dicatat dokter saat pemeriksaan TKP adalah, kecuali :

  1. Nama penyidik yang meminta bantuan dokter

  2. Alamat TKP

  3. Jam saat kejadian di TKP berlangsung

  4. Tanggal dan jam dokte menerima permintaan pemeriksaan TKP

  5. Cara permintaan pemeriksaan TKP

  1. Pada pemeriksaan luar seorang korban yang sudah meninggal ditemukan kulit yang berwarna kuning. Korban tersebut kemungkinan mengalami keracunan..

  1. Sianida

  2. Nitrat

  3. Tembaga

  4. CO

  5. Arsen

  1. Pada korban yang meninggal akibat keracunan karbon monoksida, maka pada pemeriksaan ditemukan tanda khas berupa :

  1. Perdarahan saluran cerna

  2. Hyperkeratosis

  3. Sirosis hepatis

  4. Perdarahan substansia alba

  5. Kulit berwarna kuning

  1. Jenis racun di bawah ini yang bekerja secara sistemi pada jantung yaitu :

  1. Barbiturate

  2. Sianida

  3. Fosfor organik

  4. Asam oksalat

  5. Strychnine

  1. Berikut ini merupakan kelompok racun yang sering ditemui di alam adalah :B

  1. Amygdala

  2. Kokain

  3. Opium

  4. Racun ular berbisa

  1. Tanda khas berupa warna lebam mayat berwarna cherry red ditemukan pada korban yang keracunan..

  1. Sianida

  2. Karbon Monoksida

  3. Nitrat

  4. Yodium

  5. Zat korosif

  1. Macam-macam racun yang mekanisme kerjanya secara sistemik dan lokal yaitu :

  1. Zat korosif

  2. Garam Pb

  3. Zat iritan

  4. Asam karbol

  1. Hal berikut ini yang benar saat dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) adalah, kecuali :

  1. Melakukan pengecekan terhadap korban

  2. Menolong korban jika masih hidup

  3. Segera memindahkan jenazah korban ke tempat lain

  4. Melakukan penutupan TKP

  5. Melakukan penjagaan TKP

  1. Berikut ini salah dalam pengolahan TKP, kecuali :

  1. Pencarian barang bukti dilakukan setelah pemotretan

  2. Dilakukan pemotretan terlebih dahulu sebelum pembuatan sketsa

  3. Pencarian barang bukti dilakukan sebelum pemotretan

  4. Sketsa segera dilakukan sebelum mengamati TKP secara umum

  5. Pemotretan dilakukan pertama kali dalam pengolahan TKP

  1. Pernyataan berikut ini benar dalam pemeriksaan TKP, kecuali :

  1. Permintaan pemeriksaan TKP oleh penyidik dapat melalui lisan

  2. Dalam melakukan pemeriksaan, dokter berkoordinasi dengan penyidik

  3. Dokter datang sendiri tanpa permintaan dari penyidik

  4. Korban segera diselamatkan jika masih hidup

  5. TKP harus diamankan agar dokter dapat memeriksa dengan tenang

  1. Jika dalam identifikasi diperoleh barang bukti darah berwarna coklat, berarti :

  1. Darah tersebut berasal dari saluran napas

  2. Darah tersebut berasal dari saluran cerna

  3. Darah tersebut berasal dari saluran genital

  4. Darah tersebut berasal dari organ dalam cranium

  5. Darah tersebut berasal dari saluran kemih

  1. Berikut ini benar mengenai barang bukti sperma, kecuali :

  1. Biasanya dilakukan pencarian jika curiga kasus pemerkosaan

  2. Setelah ditemukan dilakukan pemeriksaan untuk membuktikan sperma atau bukan

  3. Barang bukti sperma hanya dapat berupa sperma yang masih basah atau segar

  4. Mungkin diperlukan pemeriksaan mikroskopis barang bukti sperma

  5. Melalui barang bukti sperma dapat dilakukan pemeriksaan DNA

  1. Berikut ini benar mengenai barang bukti ludah adalah, kecuali

  1. Dapat ditemukan di putung rokok

  2. Dapat ditemukan pada bekas gigitan

  3. Dapat ditemukan di bagian bibir gelas

  4. TIdak dapat digunakan sebagai barang bukti tambahan

  5. Dapat memperkuat adanya tindakan kejahatan seksual dan narkoba

  1. Strychnine merupakan toksin yang bekerja secara sistemik pada :

  1. Jantung

  2. Medulla Spinalis

  3. Hepar

  4. Ginjal

  5. Enzim pernapasan sel

  1. Lebam mayat pada kasus toksikologi sianida biasanya berwarna :

  1. Merah keunguan

  2. Merah kebiruan

  3. Merah terang

  4. Merah kehitaman

  5. Kekuningan

  1. Pada pemeriksaan kasus forensik ditemukan pigmentasi, hyperkeratosis, dan rambut rontok, dimungkinkan oleh karena bahan toksik :

  1. Racun CO

  2. Sianida

  3. Racun arsen

  4. Racun alkohol

  5. Insektisida

  1. Jika pada hasil pemeriksaan forensic ditemukan sirosis hepatis, kemungkinan paling besar adalah karena :

  1. Racun CO

  2. Sianida

  3. Racun arsen

  4. Racun alkohol

  5. Insektisida

  1. Berikut ini adalah racun yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, kecuali :

    1. Opium

    2. Arsen

    3. Kurase

    4. Aflatoksin

    5. Kokain

  2. Berikut ini adalah racun yang bekerja sistemik dan mempunyai afinitas terhadap susunan saraf pusat, yaitu :E

    1. Barbiturat

    2. Alkohol

    3. Morfin

    4. Oksalat

  1. Keracunan paling cepat terjadi jika racun masuk ke dalam tubuh secara :

    1. Intravena

    2. Intramuskuler

    3. Peroral

    4. Intraperitoneal

    5. Inhalasi

  2. Zat pengawet yang tidak boleh dipergunakan untuk pemeriksaan toksikologis material darah adalah :

    1. KOH

    2. NaOH

    3. Asam Sitrat

    4. Formalin

    5. Alkohol

  3. Kelainan khas yang ditemukan pada kematian yang berlangsung lambat akibat racun arsen, adalah :

    1. Ring haemorrhages pada otak

    2. Perdarahan pada substansia alba

    3. Rontoknya rambut

    4. Perdarahan saluran cerna

    5. Sirosis hepatis

  4. Berikut ini yang termasuk dalam kategori identifikasi primer adalah :

    1. Otopsi, DNA, Sidik jari

    2. Sidik jari, DNA, pemeriksaan gigi

    3. Otopsi, Antropologi, Sidik jari

    4. Pemeriksaan gigi, Antropologi, DNA

    5. Otopsi, Pemeriksaan gigi, DNA

  1. Gigi dipergunakan sebagai sarana identifikasi karena :

  1. Mudah dalam pemeriksaannya

  2. Hanya membutuhkan biaya yang murah untuk pemeriksaannya

  3. Susunan teratur dan rapi pada prosesus alveolaris

  4. Unik, khas, dan sangat individual

  5. Jumlahnya banyak

  1. Berikut ini adalah hasil identifikasi tulang kranium yang berasal dari seseorang berjenis kelamin perempuan :

  1. Lengkung mandibula terdapat tinjolan, os supersiliares halus, kavum orbita oval

  2. Lengkung mandibula terdapat tonjolan, os supersiliares menonjol, cavum orbita oval

  3. Lengkung mandibula tidak terdapat tonjolan, os supersiliares menonjol, cavum orbita oval

  4. Lengkung mandibula tidak terdapat tonjolan, os supersiliares tidak menonjol, cavum orbita kotak

  5. Lengkung mandibula tidak terdapat tonjolan, os supersiliares tidak menonjol, cavum orbita oval

  1. Pemeriksaan TKP dilakukan pada kasus berikut, kecuali :

  1. Seorang pasien di IGD yang meninggal karena syok hipovolemik

  2. Ditemukan korban meninggal dengan luka bacok di depan pos ronda

  3. Seorang bayi ditemukan tak bernyawa di sebuah selokan

  4. Penggalian kubur seorang korban yang diduga diracun

  5. Seorang pejabat ditemukan meninggal di hotel bintang lima

  1. Berikut ini adalah cara/teknik dalam pencarian bukti di TKP :

    1. Metode strip/double strip

    2. Metode zona

    3. Metode spiral

    4. Metode roda

  1. Manfaat Pemeriksaan TKP adalah

1. Menentukan saat kematian

2. Menentukan pada saat itu sebab akibat tentang luka

3. Mengumpulkan barang bukti

4. Menentukan cara kematian

  1. Prosedur permintaan pemeriksaan TKP, kecuali :

a. Dapat dilakukan secara lisan atau telepon untuk menyingkat waktu

b. Dokter dijemput dan diantar kembali oleh penyidik

c. Permintaan secara tertulis dapat menyusul

d. Dokter tidak perlu didampingi penyidik

e. Semua jawaban salah

  1. Yang termasuk metode identifikasi primer adalah :

1. Pemeriksaan gigi

2. Pemeriksaan sidik jari

3. Analisis DNA

4. Properti

  1. Kriteria diagnostic pada kasus toksikologik

1. Ada tanda dan gejala dari suatu keracunan tertentu

2. Ada sisa benda bukti yang harus dibuktikan

3. Anamnesa kontak antara korban dengan racun

4. Dapat dibuktikan adanya racun dalam tubuh atau cairan tubuh korban secara sistemik

  1. Kelainan khas untuk keracunan CO, kecuali :

a. Hyperkeratosis

b. Perlunakan globus pallidus

c. Perdarahan pada substansia alba

d. Perdarahan saluran cerna

e. Sirosis hepatis

  1. Identifikasi mayat melalui gigi yang paling akurat adalah untuk penentuan:

    1. Jenis kelamin mayat

    2. Usia saat meninggal

    3. Golongan darah mayat

    4. Ras mayat

    5. Penyakit dalam mulut yang diderita semasa hidup

  2. Zat pengawet yang tidak boleh dipergunakan untuk pemeriksaan toksikologis material darah adalah:

  1. Formalin

  2. KOH

  3. Alkohol

  4. Asam sitrat

  5. NaOH

  1. Jika ditemukan tengkorak manusia dengan bentuk rongga mata bulat, maka kemungkinan tengkorak tersebut merupakan ras :

  1. Kaukasoid

  2. Negroid

  3. Mongoloid

  4. Australoid

  1. Hasil identifikasi dikatakan positif bila :

1. Minimal dua metode identifikasi primer

2. Minimal satu metode identifikasi primer

3. Minimal tiga metode identifikasi sekunder

4. Metode dua metode identifikasi sekunder

  1. Data yang dapat diambil dari pemeriksaan tengkorak dan potongan tulang adalah :

1. Ras

2. Jenis Kelamin

3. Tinggi badan

4. Umur

  1. Hal apa yang harus diperhatikan dalam pengelolaan TKP, sebelum seorang dokter diminta untuk melakukan penyidikan di tempat tersebut?

1. Harus dijaga keasliannya

2. Polisi melakukan olah TKP dahulu

3. Pengelolaan dengan motto : "to touch as little as possible and to displace nothing"

4. Dokter boleh menolak untuk datang ke TKP

  1. Tujuan penyidikan di TKP oleh seorang dokter

1. Membuat sketsa keadaan TKP secara sederhana dan korban

2. Memeriksa korban masih hidup atau sudah mati

3. Identifikasi korban

4. Pengumpulan sampel biologis

  1. Cara masuknya racun dalam tubuh :

1. Ingesti

2. Inhalasi

3. Perenteral

4. Pervaginam atau perektal

  1. Definisi racun secara umum adalah

    1. Zat yang berbahaya bagi tubuh

    2. Zat toksik yang dapat menimbulkan kematian pada penggunanya

    3. Zat yang bekerja pada tubuh secara kimiawi dan faal, yang dalam dosis toksik dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh, dan dapat berujung pada kematian

    4. Zat yang disintesis dari bahan kimiawi tertentu, dan digunakan tanpa pertanggung jawaban, sehingga menimbulkan kematian pada suatu individu

    5. Zat yang berasal dari bahan kimiawi, digunakan oleh seseorang atau kelompok orang, diluar dari kegunaan asli dari zat tersebut

  2. Mekanisme dan cara kerja racun pada tubuh

    1. Lokal

    2. Lokal, sistemik, lokal dan sistemik

    3. Sistemik

    4. Lokal dan sistemik

    5. Sistem saraf

  1. Pada pemeriksaan sebuah kasus yang dicurigai pembunuhan-, didapatkan lebam mayat berwarna merah terang, dimungkinkan apabila terjadi kasus pembunuhan dengan racun, racun yang gunakan adalah

    1. Pottasium Sulfat

    2. Nitrat

    3. Asam Sulfat

    4. Sianida

    5. Amygdala

  2. Posisi antara pihak penyidik dengan dokter dalam menghadapi kasus yang memerlukan tindakan pemeriksaan TKP adalah

    1. Penyidik lebih superior

    2. Penyidik lebih inferior

    3. Penyidik dan dokter sebagai rekan kerja

    4. Penyidik tidak memerlukan dokter

    5. Penyidik dapat melakukan pengolahan TKP sendiri

  3. Datang seorang wanita 29 tahun, yang dikirim pihak penyidik dengan keseluruhan tubuh melepuh akibat penganiayaan oleh suami korban. Penyidik meminta dilakukan visum sementara pada korban. Berdasarkan jenis luka yang ditemukan, merupakan luka akibat zat korosif. Kemungkinan zat racun yang dipakai adalah

1. Pestisida

2. Air raksa

3. Lugol

4. Asam atau basa kuat

  1. Apabila pihak penyidik meminta dokter untuk melakukan penyidikan, tetapi dokter tersebut menolak untuk datang dan membantu penyidikan, maka dokter tersebut telah melanggar

    1. Norma kesusilaan

    2. Norma hukum pidana

    3. Kode etik kedokteran

    4. Norma kesopanan

    5. Kode etik kepolisian

  2. Pada kasus keracunan tidak perlu dilakukan pemeriksaan dalam

SEBAB

Pemeriksaan dalam hanya dilakukan pada kasus yang jelas penyebab kematiannya

Jawab :E

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>