Soal Ujian.doc Dd Ii. Pilihlah : A. Bila Pernyataan 1,2,3

II. PILIHLAH :A. Bila Pernyataan 1,2,3 Benar

B. Bila Pernyataan 1,3 Benar

C. Bila Pernyataan 2,4 Benar

D. Bila Pernyataan 4 Benar

E. Bila Pernyataan 1,2,3,4 Benar

  1. Obat-obatan yang tergolong ototoksik adalah :

    1. Ethycrynic acid

    2. Chloroquin

    3. CIS platinum

    4. Neomisin

  2. Jalannya Energi Mekanis secara berurutan pada proses mendengar adalah :

    1. Aurikula kanalis akustikus eksternus membran timpani foramen ovale

    2. Aurikula kanalis akustikus eksternus membran timpani foramen spinosum

    3. Foramen ovale kohlea n.auditorius korteks pendengaran

    4. Foramen spinosum – kohlea n.auditorius korteks pendengaran

  3. Wanita 64 thn, keluhan utama tinnitus kemungkinan etiologinya adalah :

    1. Neuroma acustic

    2. Labirintitis

    3. Vestibulitis

    4. Karsinoma nasofaring

  4. Patofisiologi O.M.A adalh sebagai berikut :

    1. Rinitis – udem tuba eustahius abstruksi muara tuba O.M.A

    2. Tonsilitis – abstruksi muara tuba – tekanan negative kavum timpani O.M.A

    3. Tumor nasofaring abstruksi muara tuba O.M.A

    4. Sinusitis maksilaris abstruksi osteum sinus maksila obstruksi tuba eustahius O.M.A

  5. Untuk membebaskan jalan nafas pada kasus OSNA, dilakukan :

    1. Tracheotomy

    2. Posisi berbaring dengan leher ekstensi

    3. Menusukan jarum suntik sebanyak-banyaknya pada trachea

    4. Pemberian theophylline

  6. Tumor Ganas taring :

    1. Cepat bermetastasis ke organ-organ lain

    2. Lebih dari 50% kasus adalah perokok berat

    3. Tanda klinis yang utama adalah stridor ekspiratoir

    4. Penanggulangannya adalah tindakan operatif

III. PILIHLAH :A. Apabila Pernyataan BENAR, alasan BENAR, keduannya BERHUBUNGAN

B. Apabila Pernyataan BENAR, alasan BENAR, keduannya TIDAK BERHUBUNGAN

C. Apabila Pernyataan BENAR, alasan SALAH

D. Apabila Pernyataan SALAH, alasan BENAR

E. Apabila Pernyataan SALAH, alasan SALAH

  1. Pasien dengan diagnosa sinusitis maksilaris sebaiknya dianjurkan untuk tidak melakukan aktifitas renang

SEBAB

Udem dari osteum sinus maksila dapat memperberat sinusitis

  1. Pasien dengan gejala- gejala neurologist (kaku kuduk, gangguan kesadaran, kejang kejang) perlu dilakukan pemeriksaan telinga

SEBAB

Salah satu tindakan untuk menghilangkan fokal infeksi dari infeksi SSP adalah operasi radical mastoidectomy

  1. Penanganan epistaksis pada anak biasanya lebih sederhana dibandingkan pada orang dewasa

SEBAB

Epistaksis pada anak hamper selalu terjadi karena pecahnya pleksus kieselbach

  1. Salah satu tindakan untuk membebaskan jalan nafas adalah tracheotomy

SEBAB

Trachetomy adalah tindakan operatif yang praktis & segera dapat memberi hasil yang maksimal

  1. Laringomalasi termasuk salah satu jenis penyakit yang mudah didiagnosa

SEBAB

Kelainan tersebut adalah kelainan patologis laring yang paling sering ditemukan

  1. Trauma pada wajah dapat menyebabkan kelumpuhan fasilis

SEBAB

Fasilis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>