Tugas Latihan Soal Kimia Sma Part 2

TUGAS LATIHAN SOAL KIMIA SMA-SMK

DOSEN PENGAMPU : Rody Putra Sartika, M.Pd

Oleh :

Adela Rizka Suwanda

F02112038

A2

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

PONTIANAK

2015

  1. Apakah Sn dapat mereduksi Zn2+(aq) pada kondisi keadaan standar ? Berikan penjelasan dari jawaban Anda !

Jawab :

Berikut ini merupakan deret volta, deret volta disusun berdasarkan harga potensial elektode atau reduksi (E) yang semakin besar dari kiri ke kanan. Semakin ke kanan posisi logam maka akan semakin mudah mengalami reduksi.

Li K Ba Ca Na Mg Al Mn Zn Cr Fe Ni Co Sn Pb – (H) Sb Bi Cu Hg Ag Pt – Au

Sn tidak dapat mereduksi Zn karena jika dilihat dari deret volta, posisi Sn lebih kekanan dibanding kan dengan Zn.Hal ini berarti Sn memiliki harga potensial reduksi (E) yang lebih besar dibandingkan Zn, maka logam Sn lah yang akan mengalami reduksi. Berikut data harga potensial reduksi (E) Sn dan Zn

Sn 2+ (aq) + 2e Sn (s) E= -0,14

Zn 2+ (aq) + 2e Zn (s)E= -0,76

Karena potensial reduksi standar Sn lebih besar daripada Zn maka Sn tak dapat mereduksi Zn. Karena sifat oksidasidatornya yang lebih kuat, sehingga Sn akan mengoksidasi Zn menjadi Zn2+ . Hal ini dikarenakan harga potensial reduksi standarnya yang lebih besar (positif) dibandingkan Zn . elektroda yang bertindak sebagai electrode anode adalah Zn .

  1. Tuliskan diagram sel pada gambar di atas ? Berikan penjelasan dari diagram sel yang ditulis!

  2. Tentukan emf selnya ?

  3. Apakah reaksi tersebut spontan? Berikan penjelasan dari jawaban Anda !

Jawab :

  1. Berdasarkan gambar diatas, dapat dilihat pada gelas kimia pertama berisi larutan ZnSO4 dan logam Zn yang dicelupkan sebagai anode. Sedangkan pada gelas kimia kedua berisi larutan CuSO4 dan logam Cu yang dicelupkan sebagai katode. Kedua larutan tersebut dihubungkan dengan jembatan garam yamg berisi garam KCl. Ion negatif yang terdapat di dalam jembatan garam akan menetralkan kelebihan ion positif pada setengah reaksi sel oksidasi. Sementara itu, ion positif pada jembatan garam akan menetralkan kelebihan ion negatif pada setengah reaksi sel reduksi. Elektron akan mengalir dari Zn melalui kabel ke elektrode. Voltmeter akan menunjukkan harga potensial selnya. Potensial ini menunjukkan adanya aliran elektron ( aliran listrik) dari logam Zn ke Cu. Reaksi yang terjadi pada proses tersebut sebagai berikut.

Anoda (oksidasi) : Zn Zn2+ + 2 e

Katoda (reduksi) : Cu2+ + 2 e Cu

Diagram sel merupakan penulisan suatu sel Volta menggunakan lambang. Maka penulisan diagram sel dari reaksi diatas yaitu sebagai berikut.

Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s)

Reaksi pada anode dituliskan terlebih dahulu (sisi kiri) diikuti reaksi pada katode (sisi kanan). Kedua sisi dipisahkan oleh dua buah garis lurus yang menunjukkan batas fasa yaitu adanya fasa yang berbeda (aqueous vs solid). Untuk elektroda yang tidak bereaksi ditulis dalam notasi diujung kiri dan ujung kanan.

  1. Emf (electromotive) sel atau potensial sel dalam sel Volta ditentukan menggunakan rumus berikut.

E sel = E reduksi – E oksidasi

Anoda (oksidasi) : Zn Zn2+ + 2 eE = -0,76 volt

Katoda (reduksi) : Cu2+ + 2 e CuE = 0,34 volt

Maka

E sel = E reduksi – E oksidasi

= 0,34 (-0,76)

= 1,10 volt

  1. Reaksi tersebut terjadi secara spontan karena harga emf sel atau potensial selnya bernilai positif (> 0). Reaksi dapat berlangsung spontan jika emf sel memiliki harga positif.

  1. Ada 6 cara yang dapat digunakan dalam penentuan orde suatu reaksi, sebutkan dan jelaskan !

Jawab :

  1. Tentukan kalor pembentukan cairan etil alkohol (CH3CH2OH) dalam Kj/mol. (Gunakan data kalor pembentukan atom-atom gas dari unsur-unsurnya dalam keadaan standar dan energi ikatan rata-rata, H uap = 39 Kj/mol).

Jawab :

  • kalor pembentukan etil alkohol (CH3CH2OH) berdasarkan kalor pembentukan standar

Hf

2C + 3H2 + 1/2O2 C2H5OH

  • kalor pembentukan etil alkohol (CH3CH2OH) berdasarkan energi ikatan rata-rata

2C + 3H2 + 1/2O2 C2H5OH

2(C-C) + 3(H-H) + (O-O)

H = pemutusan ikatan reaktan – penggabungan ikatan suatu produk

  1. Tentukan isomer rangka, posisi, dan geometri (jika ada) dari C6H12, lengkapi jawaban dengan menggambarkan struktur dan menuliskan namanya menurut aturan IUPAC.

Jawab :

  1. Isomer posisi

  1. 1-heksena

  1. 2-heksena

  1. 3-heksena

  1. Isomer rangka

4. 2-metil-1-pentenaS

  1. 3-metil-1-pentena

  1. 4-metil-1-pentena

  1. 2,3-dimetil-1-butena

  1. 2-metil-2-pentena

  1. 3-metil-2-pentena

  1. 4- metil-2-pentena

  1. 3,3-dimetil-1-butena

  1. 3-etil-1-butena

  1. 2,3-dimetil-2-butena

  1. Isomer geometri

  1. cis-3-metil-2-pentena

  1. cis-2-heksena

  1. trans-2-heksena

  1. trans-2-heksena

  1. cis-2-heksena

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>