Pembahasan Soal Kimia Xi Ipa Semester Genap

M

AJLIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH METRO BARAT

SMA MUHAMMADIYAH 1 METRO

NPSN 10807591

STATUS : TERAKREDITASI A

Alamat : Jalan Khairbras No. 65 Ganjarasri Metro Barat Kota Metro Telp. 42192

SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP

­­TAHUN PELAJARAN 2010 2011

MATA PELAJARAN: KIMIA

KELAS: XI (Sebelas) IPA

HARI/TANGGAL: Rabu, 8 Juni 2011

WAKTU: 07.30 09.30 (120 menit)

  1. Kelarutan Mg(OH)2 dalam air adalah 10-3 mol/L. Maka harga Ksp Mg(OH)2 adalah

    1. 1 . 10-6

    2. 2 . 10-6

    3. 1 . 10-9

    4. 4 . 10-9

    5. 8 . 10-9

  1. Dalam 200 mL air dapat larut 0,233 mg BaSO4. Hasil kali kelarutan BaSO­4 adalah.(Mr BaSO4= 233 )

    1. 1 . 10-10

    2. 3,6 . 10-9

    3. 3 . 10-7

    4. 2,5 . 10-11

    5. 1 . 10-3

  1. Harga hasil kali kelarutan (Ksp) Ag2SO4 = 4 . 10-12 maka kelarutan nya dalam 1 liter air adalah.

    1. 2 . 10-5 mol

    2. 2 . 10-4 mol

    3. 1 . 10-4mol

    4. 1 . 10-3 mol

    5. 4 . 10-2 mol

  1. Dalam 200 ml larutan terdapat 2 . 10-5 mol Mg(OH)2 jenuh, maka kelarutan Mg(OH)2 dalam larutan pH 11 + log 2 adalah..

    1. 1 . 10-2 M

    2. 0,5 . 10-3M

    3. 1 . 10-6 M

    4. 2 . 10-6 M

    5. 4 . 10-6 M

  1. Diketahui:

Ksp AgCl = 1,2 . 10 -16mol/L

Ksp Mg(OH)2 = 1,2 . 10-12 mol/L

Ksp AgIO3 = 4 . 10-12 mol / L

Ksp AgBr = 5 . 10-13 mol/L

Ksp Mn(OH)2 = 1,9 . 10-13 mol/L

Dari data di atas, senyawa yang paling kecil kelarutannya dalam air adalah.

  1. AgCl

  2. Mg(OH)2

  3. AgIO3

  4. AgBr

  5. Mn(OH)2

  1. Diketahui Ksp dari:

AgCl = 10-10,

AgI = 10-16

Ag2S = 10-49

Ag2CrO4 = 10-12

Ag2CO3 = 10-11

Diantara senyawa senyawa tersebut di atas yang paling mudah larut dalam air adalah

    1. Ag2CO3

    2. Ag2CrO4

    3. Ag2S

    4. AgI

    5. AgCl

  1. Diketahui Ksp MgF2 adalah 10-8 maka kelarutan MgF2 dalam 0,01 M MgSO4 adalah

A. 8,4 x 10-5

B. 5 x 10-7

C. 10-5

D. 5 x 10-5

E. 10-4

Jawaban : 5 . 10-4

8. Diketahui Ksp AlPO4 adalah 6,3 x 10-19 maka kelarutan AlPO4 dalam 0,63 M Al(OH)3 adalah

A. 8,4 x 10-16

B. 5 x 10-16

C. 1 x 10-16

D. 1 x 10-17

E. 1 x 10-18

9. Jika Ksp Ag2CO3 = 1 . 10-14, maka kelarutan Ag2CO3 dalam AgCl 0,001 M adalah

A. 5 . 10-13

B. 1 . 10-12

C. 2 . 10-12

D. 5 . 10-9

E. 1 . 10-8

10. Jika kelarutan senyawa AgCl dalam air murni adalah 1 . 10‑5M, maka kelarutan AgCl dalam larutan AgNO3 0,01 M adalah..

A. 10-9

B. 10-8

C. 10-7

D. 10-6

E. 10-5

11. Pada suhu tertentu kelarutan Mg(OH)2 , (Ar Mg = 24 ; O = 16 ; H = 1) dalam tiap 2 Liter larutan jenuhnya sebanyak 116 mg , maka kelarutan Mg(OH)2 dalam larutan MgCl2 0,1 M adalah . . . .

A. 4 x 10-4 mol/L

B. 2 x 10-4 mol/L

C. 1 x 10-4 mol/L

D. 1x 10-8 mol/L

E. 4 x 10-9 mol/L

12. Pada suhu dan tekanan tertentu kelarutan Ba(OH)2 ( Ar Ba=137, O=16, H=1), dalam tiap liter larutan jenuhnya sebanyak 171 mg, maka kelarutan Ba(OH)2 dalam BaCl2 0,001 M adalah.

A. 4 x 10-4 mol/L

B. 2 x 10-4 mol/L

C. 1 x 10-4 mol/L

D. 1x 10-3 mol/L

E. 4 x 10-3 mol/L

  1. Kelarutan Ca(OH)2 (Mr = 74) dalam 1L larutan jenuhnya sebanyak 7,4 mg , maka pH larutan jenuh Ca(OH)2 adalah . . . .

A. 10

B. 10 + log2

C. 10 log2

D. 4 + log2

E. 4 log2

14. Kelarutan Mg(OH)2 (Mr = 58) dalam 100 mL larutan jenuhnya sebanyak 0,58 mg maka pH larutan jenuh Mg(OH)2 adalah . . . .

A. 4 log2

B 4 + log2

C 10 log2

D 10 + log2

E . 10

15. Larutan L(OH)2 mempunyai pH = 10, Hasil kali kelarutan dari L(OH)2 adalah.

A. 10-10

B. 5 . 10-13

C. 10-11

D. 5 . 10-16

E. 10-18

16. Sebanyak 50 mL larutan K2CrO4 10-2 M masing masing dimasukkan ke dalam lima wadah yang berisi ion Ba+, Ca+, Cu+, Sr+2 dan Pb2+ dengan volume dan konsentrasi yang sama. Jika Ksp:

BaCrO4 = 1,2 . 10-10

CaCrO4 = 7,1 . 1-4

SrCrO4 = 4 . 10-5

CuCrO4 = 3,6 . 10-6

PbCrO4 = 2,8 . 10-13

Senyawa yang mengendap adalah

  1. BaCrO4 dan CaCrO4

  2. CaCrO4 dan SrCrO4

  3. CaCrO4 dan CuCrO4

  4. SrCrO4 dan CuCrO4

  5. BaCrO4 dan PbCrO4

  1. Ke dalam 5 wadah yang berbeda dimasukkan masing masing 100 mL larutan yang mengandung Ca(NO3)2, Ba(NO3)2, Mg(NO3)2, Fe(NO3)2 dan Pb(NO3)2 0,01M. J ka ke dalam tiap wadah tersebut ditambahkan 100 mL larutan NaOH 0,01M dan nilai Ksp dari:

Ba(OH)2= 4 . 10-3

Ca(OH)2= 5 . 10-6

Fe(OH)2= 5 .10-16

Mg(OH)2= 3 . 10-12

Pb(OH)2= 3 . 10-16

Maka pasangan senyawa yang berwujud larutan adalah ..

  1. Ba(OH)2 dan Mg(OH)2

  2. Ca(OH)2 dan Ba(OH)2

  3. Pb(OH)2 dan Fe(OH)2

  4. Mg(OH)2 dan Pb(OH)2

  5. Fe(OH)2 dan Mg(OH)2

  1. Sebanyak 200 mL larutan AgNO3 0,02M, masing masing dimasukkan ke dalam 5 wadah yang berisi 5 jenis larutan yang mengandung ion S2-, PO43-, CrO42-, Br-, dan SO42- dengan volume dan molaritas yang sama.

Jika harga Ksp dari

Ag2S= 2 . 10-49

Ag3PO4= 1 . 10-20

Ag2CrO4= 6 . 10-5

AgBr= 5 . 10-13

Ag2SO4= 3 . 10-5

Maka garam yang akan larut adalah.

A. Ag2S dan Ag3PO4

B. Ag2S dan AgBr

C. Ag2CrO4 dan Ag2SO4

D. Ag3PO4 dan AgBr

E. AgBr dan Ag2SO4

  1. Diketahui :

Ksp Ag2CO3 = 8 1012

Ksp Ag2S = 8 1050

Ksp AgCl = 2 1010

Ksp Ag3PO4 = 1 1018

Urutan kelarutan garam-garam tersebut diatas dari yang

besar ke yang kecil adalah

A. AgCl Ag2CO3 Ag3PO4 Ag2S

B. Ag2S AgCl Ag3PO4 Ag2CO3

C. Ag2CO3 Ag3PO4 AgCl Ag2S

D. Ag2S Ag3PO4 Ag2CO3 AgCl

E. AgCl Ag2S Ag2CO3 Ag3PO4

  1. Di dalam suatu larutan terdapat ion ion X2+; Y2+; dan Z2+ dengan konsentrasi masing masing 0,1M. ke dalam larutan ini ditambahkan NaOH padat, sehingga pH larutan menjadi 8.

Berdasarkan data berikut:

Ksp X(OH)2= 2,8 . 10-10

Ksp Y(OH)2= 4,5 . 10-11

Ksp Z(OH)2= 1,6 . 10-14

Maka hidroksida yang larut adalah

  1. X(OH)2

  2. Y(OH)2

  3. Z(OH)2

  4. X(OH)2 dan Y(OH)2

  5. Z(OH)2 dan Y (OH)2

  1. salah satu perbedaan antara koloid dengan suspensi adalah.

    1. koloid bersifat homogen sedangkan suspensi bersifat heterogen

    2. koloid menghamburkan cahaya sedangkan suspensi meneruskan cahaya

    3. koloid stabil sedangkan suspensi tidak stabil

    4. koloid dua fasa sedangkan suspensi satu fasa

    5. koloid transparan sedangkan suspensi keruh

Pembahasan:

Sifat sifat larutan, koloid , dan suspensi adalah sebagai berikut:

  1. larutan satu fasa (homogen sedangkan koloid dan suspensi dua fasa (heterogen)

  2. larutan jernih sedangkan koloid dan suspensi tidak jernih

  3. larutan dan koloid tidak dapat disaring sedangkan suspensi dapat disaring

  4. larutan dan koloid stabil (tidak memisah jika didiamkan sedangkan suspensi tidak stabil

Jawaban: C

  1. Sistem koloid yang dibuat dengan men-dispersikan zat padat ke dalam cairan adalah …

A. aerosol

B. emulsi

C. buih

D. sol

E. gel

Pembahasan:

Proses berpikir

KOLOID

Jenis jenis koloid

No

Terdispersi

Pendispersi

Sistem koloid

contoh

1

Gas

Cair

Buih atau busa

-Putih telur yang dikocok dengan kecepatan tinggi, whipped(cream)

-Buih sabun, ombak, limun

2

Gas

Padat

Buih, busa padat

Batu apung, karet busa

3

Cair

Gas

Aerosol cair

Kabut, awan, pengeras rambut, oat, parfum semprot

4

Cair

Cair

Emulsi

Minyak dalam air, susu, santan

Air dalam minyak, mayonaise,minyak bumi, minyak ikat

5

Cair

Padat

Gel (emulsi padat

Keju, mentega,jeli, mutiara, opal, semir, padat, lem padat

6

Padat

Gas

Aerosol padat

Asap, debu diudara,

7

Padat

Cair

Sol

agar agar panas, cat, kanji, protoplasma, putihtelur, sol emas, sol belerang lem, semir cair, lumpur

8

Padat

Padat

Sol padat

Batuan berwarna, gelas berwarna, tanah, permata, perunggu, kuningan intan hitam

Jawaban: D

  1. Jenis koloid yang zat terdispersinya cair dan medium pendispersinya gas adalah.

    1. Gel

    2. Sol

    3. Busa

    4. Emulsi

    5. Aerosol cair

Pembahasan:

Jawaban: E

  1. Diantara zat berikut yang bukan merupakan system koloid adalah

    1. asap

    2. debu

    3. kabut

    4. darah

    5. udara

Pembahasan:

  1. asap merupakan system koklid padat dalam gas (aerosol padat)

  2. debu adalah system kolid padat dalam gas (aerosol padat)

  3. kabut adalah system koloid cair dalam gas (aerosol)

  4. darah system koloid padat dalam cair (sol)

  5. udara bukan koloid karena gas dalam gas bukan system koloid

Jawaban: E

  1. Berikut ini data sifat suatu zat

    1. dapat mengadsorpsi ion

    2. menghamburkan cahaya

    3. partikelnya terus bergerak

    4. dapat bermuatan listrik

yang merupakan sifat koloid adalah.

    1. 1,2 dan 3

    2. 1 dan 3

    3. 2dan 4

    4. 4 saja

    5. 1,2,3 dan 4

Pembahasan:

Sifat sifat koloid adalah:

  1. menghamburkan cahaya (efek tyndall) contohnya langit berwarna biru pada siang hari, sorot lampu mobil pada malam berkabut

  2. Partikelnya terus bergerak (gerak Brown) contoh gerak sitoplasma

  3. Dapat mengalami penggumpalan (koagulasi) contohnya: pembentukan delta muara sungai, Lumpur koloid pada sungai, karet dalam lateks asap atau debu dari pabrik ditarik listrik (elektroforesis) .

  4. Dapat mengadsorpsi ion (adsorpsi) contohnya pemutihan gula tebu, pembuatan obat norit, penjernihan air dengan tawas

  5. Dapat tertariki oleh medan listrik (elektrolisis) contohnya asap pada cerobong pabrik yang diberikan tegangan listrik ribuan volt.

  6. Dapat bermuatan listrik

  7. dapat dimurnikan (dialysis) contohnya cuci darah.

Jawaban: E

  1. Di antara sistem dispersi koloid berikut yang merupakan zat padat yang terdispersi dalam cair adalah . . . .

A. mentega

B. batu apung

C. santan

D. mayonaise

E. cat

Pembahasan:

    1. mentega adalah cairan dalam padatan

    2. batu apung adalah gas dalam padatan

    3. santan adalah cairan dalam cairan

    4. mayonnaise cairan dalam cairan

    5. cat adalah padatan dalam cairan

Jawaban: E

  1. Mutiara adalah system dispersi .

    1. zat padat dalam medium pendispersi cair

    2. zat cair dalam medium pendispersi cair

    3. zat cair dalam medium pendispersi padat

    4. zat padat dalam medium pendispersi padat

    5. gas dalam medium pendispersi cair

Pembahasan:

Mutiara adalah system koloid cair dalam medium pendispersi padat

Jawaban: C

  1. Gejala atau proses yang paling tidak ada kaitannya dengan system koloid adalah.

    1. efek tyndall

    2. dialysis

    3. koagulasi

    4. emulsi

    5. elektrolisis

Pembahasan:

Elektrolisis adalah reaksi kimia yang disertai perpindahan electron dengan bantuan energi listrik

Jawaban: E

  1. Perhatikan table pengamatan di bawah ini

No

Warna larutan

Keadaan larutan

Efek terhadap sinar

Sebelum disaring

Setelah disaring

1

Coklat

Keruh

Keruh

Dihamburkan

2

Bening

Bening

bening

Tidak

3

Hitam

Bening

bening

Tidak

4

Coklat

Keruh

bening

Dihamburkan

5

Kuning

keruh

bening

Tidak

Larutan yang tergolong koloid adalah nomor

    1. 1 dan 5

    2. 2 dan 3

    3. 3 dan 4

    4. 1 dan 4

    5. 3 dan 5

Pembahasan:

Salah satu sifat koloid adalah efek tyndall Efek tyndall merupakan penghamburan cahaya oleh partikel koloid. Maka yang tergolong koloid adalah yang menghamburkan cahaya

Jawaban: D

  1. Salah satu sifat penting dari dispersi koloid yang dapat dimanfaatkan dalam bidang indutri dan analisis biokimia adalah.

    1. prinsif elektroforesis

    2. efek tyndall

    3. gerak brown

    4. homogeniasasi

    5. peptisasi

jawaban: A

  1. Berikut ini adalah peristiwa koagulasi pada partikel koloid kecuali

    1. penggumpalan lateks

    2. Pengobatan sakit perut

    3. Pengendapan debu pada cerobong asap

    4. Pencernihan Lumpur dari air sungai

    5. Pembentukan delta pada muara sungai

Pembahasan:

Pengobatan sakit perut menggunakan norit yang termasuk dalam peristiwa adsorpsi

Jawaban : B

  1. Peristiwa berikut ini:

1.Pembentukan delta pada muara sungai

2.Pemurnian gula pasir (kotor)

3.Penyembuhan sakit perut oleh norit

4.Penggumpalan karet dalam lateks

Yang merupakan contoh peristiwa koagulasi koloid, adalah

A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 1 dan 4

D. 2 dan 3

E. 2 dan 4

Pembahasan:

  1. Pembentukan delta pada muara sungai adalah contoh koagulasi (penggumpalan)

  2. Pemurnian gula tebu adalah peristiwa adsorpsi

  3. Penyembuhan sakit perut oleh norit adalah adsorpsi

  4. Penggumpalan karet dalam lateks adalah koagulasi

Jawaban: C

  1. Perhatikan contoh penerapan sifat koloid berkut:

    1. Sorot lampu mobil pada saat kabut

    2. Pembentukan delta di muara sungai

    3. Proses cuci darah

    4. gelatin dalam es krim

    5. pemutihan gula tebu

Contoh yang merupakan penerapan sifat adsorpsi adalah.

    1. 1

    2. 2

    3. 3

    4. 4

    5. 5

Pembahasan:

Sifat sifat koloid adalah:

  1. menghamburkan cahaya (efek tyndall) contohnya langit berwarna biru pada siang hari, sorot lampu mobil pada malam berkabut

  2. Partikelnya terus bergerak (gerak Brown) contoh gerak sitoplasma

  3. Dapat mengalami penggumpalan (koagulasi) contohnya: pembentukan delta muara sungai, Lumpur koloid pada sungai, karet dalam lateks asap atau debu dari pabrik ditarik listrik (elektroforesis) .

  4. Dapat mengadsorpsi ion (adsorpsi) contohnya pemutihan gula tebu, pembuatan obat norit, penjernihan air dengan tawas

  5. Dapat tertariki oleh medan listrik (elektrolisis) contohnya asap pada cerobong pabrik yang diberikan tegangan listrik ribuan volt.

  6. Dapat bermuatan listrik

dapat dimurnikan (dialysis) contohnya cuci darah

Jawaban: E

  1. Perhatikan beberapa proses pembuatan koloid berikut:

1 H2S ditambahkan ke dalam endapan NiS

2. sol logam dibuat dengan cara busur bredig

3. larutan AgNO3 diteteskan ke dalam larutan HCl

4. Larutan FeCl3 diteteskan ke dalam air mendidih;

5. Agar agar dipeptisasi dalam air

Contoh penmbuatan koloid dengan cara kondensasi adalah.

    1. 1 dan 2

    2. 1 dan 3

    3. 3 dan 4

    4. 3 dan 5

    5. 4 dan 5

Pembahasan:

Pembuatan koloid

  1. Cara kondensasi dari larutan ke koloid

    1. Redoks contoh pembuatan belerang dari H2S dengan SO2

    2. Hidrolisis contoh pembuatan Fe(OH)3 dengan FeCl3

    3. Dekomposisi rangkap contoh As2S3

    4. Pergantian pelarut conotoh pembuatan AgCl

  2. Cara dispersi dari suspensi ke koloid

    1. Mekanik, contoh sol belerang dibuat dengan menggerus belerang, kemudian dicampur dan diaduk dengan air

    2. Cara peptisasi contoh agar agar oleh air, nitroselulosa oleh asetaon, karet oleh bensin, endapan NiS oleh H2S, endapan Al(OH)3 oleh AlCl3

    3. Busur bredig contoh pembuatan sol logam

Jawaban: C

  1. Empat percobaan pembuatan koloid sebagai berikut :

(1) larutan gas H2S dialirkan ke dalam larutan arsen oksida yang encer

(2) larutan jenuh FeCl3 diteteskan ke dalam air yang mendidih

(3) Larutan perak nitrat encer dengan larutan HCl encer

(4) larutan kalsium asetat jenuh dicampur dengan alcohol 95%

Percobaan yang menunjukkan pembentukan gel terdapat pada nomor

A. (1) dan (2)

B. (1) dan (4)

C. (2) dan (3)

D. (2) dan (4)

E. (3) dan (4)

Pembahasan:

(1) larutan gas H2S dialirkan ke dalam larutan arsen oksida yang encer merupakan pembuatan gel

(2) larutan jenuh FeCl3 diteteskan ke dalam air yang mendidih adalah pembuatan sol

(3) Larutan perak nitrat encer dengan larutan HCl encer merupakan pembuatan sol AgCl

(4) larutan kalsium asetat jenuh dicampur dengan alcohol 95% adalah contoh pembuatan gel

Jawaban : B

  1. Sol Fe(OH)3 dibuat melalui cara . . . .

A. hidrolisis

B. mekanik

C. koagulasi

D. dispersi

E. elektrolisis

Pembahasan:

Hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Contoh pembuatan sol Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3 . Apabila ke dalam air mendidih ditambahkan larutan FeCl3 akan terbentuk sol Fe(OH)3

Jawaban: A

  1. Koloid di bawah ini yang tidak dapat dibuat dengan cara kondensasi adalah ….

A.sol belerang

B.sol amilum

C.sol AgCl

D.sol emas

E.sol Fe(OH)3

Pembahasan:

1. sol belerang dibuat dari reaksi redoks

yang merupakan cara kondensasi

2. sol amilum dengan dispersi

3. sol AgCl dibuat dengan dekomposisi rangkap yang termasuk cara kondensasi

4. sol emas dibuat dari reaksi redoks yang merupakan cara kondensasi

5. sol Fe(OH)3 dibuat dengan proses hidrolisis yang marupakan cara kondensasi

Jawaban: B

  1. Koloid yang dibuat dengan cara kondensasi (hidrolisis) yaitu

A. pembuatan sol Al(OH)3 dengan cara menambahkanAlCO3 ke dalam Al(OH)3

B. peptisasi As2S3 dalam air dengan menambahkan gasH2S

C. membuat sol logam dengan cara busur Bredig

D. pembuatan sol Fe(OH)3 dengan cara mereaksikan FeCl3 dengan air panas

E.membuat sol belerang dengan cara menggerus butir- butir belerang yang dicampur butir gula lalu di- larutkan dalam air

Pembahasan:

pembuatan sol Fe(OH)3 dengan cara mereaksikan FeCl3 dengan air panas merupakan cara hidrolisis

Jawaban:D

  1. Diberikan beberapa cara pembuatan koloid berikut:

1.reaksi redoks

2.busur Bredig

3.reaksi hidrolisis

4.peptisasi

5.reaksi pemindahan

6.mekanik

Pembuatan koloid secara dispersi adalah

A. 1, 2 dan 3

B. 1, 3 dan 5

C. 2, 3 dan 4

D. 2, 4 dan 6

E. 4, 5 dan 6

Pembahasan:

Jawaban: D

  1. Pembuatan koloid di bawah ini yang termasuk pembuatan cara kondensasi adalah

A. sol As2S3 dibuat dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan As2O3

B. sol emas dibuat dengan melompatkan bunga api listrik dari elektroda Au dalam air

C. sol belerang sengan mencampurkan serbuk belerang dengan gula kemudian dimasukkan ke dalam air

D. sol Al(OH)3 dibuat dengan menambahkan larutan AlCl3 ke dalam endapan Al(OH)3

E.sol agar-agar dibuat dengan memasukkan serbuk agar-agar ke dalam air panas

Jawaban: A

Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS: Al Baqoroh: 110)

Lihat pembahasan Soal ulangan semester ini

di www.kimiaindah.wordpress.com

Selamat Mengerjakan

Kimia untuk kehidupan, kimia untuk kehidupan yang lebih baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>