Latihan Soal Kimia Sbmptn 2013

SOAL KIMIA

  1. Basa Lemah LOH 0,1 M memiliki pH 11 akan dijadikan pH 10, maka air yang harus ditambahkan ke dalam 10 ml larutan tersebut adalah

  1. 90 ml C. 900 mlE. 1000 ml

  2. 100 ml D. 990 ml

  1. Konfigurasi electron ion X2+ yang memiliki bilangan massa 45 dan 24 neutron adalah.

  1. 1s2 2s 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1

  2. 1s2 2s 2p6 3s2 3p6 4s1

  3. 1s2 2s 2p6 3s2 3p6 3d1

  4. 1s2 2s 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2

  5. 1s2 2s 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3

  1. Logam Vanadium dihasilkan dengan cara mereaksikan vanadium pentoksida dengan kalsium pada suhu tinggi. Reaksi yang terjadi (belum setara) adalah

Ca + V2 + V­­­2O5 CaO + V

Jika 91 gram V­­­2O5 (Mr = 182) bereaksi dengan 120 g Ca (Ar = 40), maka jumlah logam vanadium (Ar=51) yang dihasilkan adalah

  1. 25,5 g C. 76,5 g E. 122,5 g

  2. 51,0 g D. 102,0 g

  1. Percobaan penentuan laju reaksi : 2 ICl + H2 I2 + 2 HCl memberikan data sebagai berikut :

Konsentrasi awal M

Laju awal Pembentukan I2

( M/s)

[ICl]

[H2]

0,10

0,10

1,5 x 10-3

0,20

0,10

3,0 x 10-3

0,10

0,05

7,5 x 10-3

Persamaan laju reaksi tersebut adalah . . .

  1. r = k[ICl]2[H2]

  2. r = k[ICl]2[H2]2

  3. r = k[ICl][H2]2

  4. r = k[ICl][H2]

  5. r = k[ICl]2

  1. Diketahui energi ikatan rata-rata sebagai berikut:

Cl Cl = 244 kJ/mol

O H = 464 kJ/mol

H Cl = 432 kJ/mol O = O = 498 kJ/mol

Perubahan entalpi untuk reaksi: 2 Cl­­­2(g) + 2 H2O(g) 4 HCl(g) + O2(g) adalah . . .

  1. -312 kJ C. -118 kJ E. +222 kJ

B. -222 kJ D. +118 kJ

  1. Elektrolisis 2 L larutan NaCl 0,2 M berlangsung menurut reaksi berikut :

2 H2O (l) + 2 Cl- (aq) H2 (g) + 2 OH­- (aq) + Cl2 (g)

Jika muatan listrik sebesar 0,02 Faraday, dialirkan dalam tersebut, maka nilai pH larutan setelah elektrolisis adalah . . .

  1. 1 C. 7 E. 13

  2. 2 D. 12

  1. Pada suhu dan tekanan standar gas CO2 dialirkan ke dalam larutan jenuh kalsium hidroksida sehingga terjadi reaksi. Jika pada reaksi itu dihasilkan 10 g endapan CaCO3, maka volume gas CO2 yang bereaksi sebanyak ( Ar Ca = 40, C = 12, O = 16, dan H = 1 )

  1. 2,24 liter C. 11,2 liter E. 5,6 liter

  2. 22,4 liter D. 1,12 liter

  1. Sejumlah 0,0348 M gas COCl2 dalam wadah tertutup dan temperature tertentu mengalami disosiasi menurut kesetimbangan berikut : COCl2 (g) CO (g) + Cl2 (g)

Jika pada keadaan setimbang terdapat gas CO sebanyak 0,0232 M, maka harga Kc adalah

  1. 0,22 x 102

  2. 0,65 x 102

  3. 9,28 x 10-2

  4. 4,64 x 10-2

  5. 1,55 x 10-2

  1. Diketahui reaksi berikut :

B(OH)3 (aq) + H2O (l) B(OH)4-(aq) + H+(aq)

Kc = 10-9 pH yang dimiliki larutan B(OH)3 0,001 M dalam air adalah

  1. 3 log 3 C. 6 E. 11 + log 3

  2. 3 D. 9

  1. Diberikan reaksi redoks belum setara berikut:

I2O5 (s) + CO (g) I2 (s) + CO2

Perbandingan koefisien reaksi antara I2O5 dengan CO2 adalah . . .

  1. 1 : 1 C. 1 : 10E. 5 : 1

  2. 1 : 5 D. 5 : 2

Petunjuk B dipergunakan dalam menjawab soal nomor 11 sampai nomor 12

  1. Pada system koloid sol yang bersifat liofob, zat terdispersi mengikat medium pendispersi

SEBAB

Gugus molekul pada zat terdispersi dan medium pendispersi pada system liofob mempunyai muatan listrik yang berlawanan.

  1. Larutan Br2 (air brom) tidak dapat digunakan untuk membedakan asam lemak jenuh dari asam lemak tak jenuh.

SEBAB

Br2 dapat mengadisi gugus karbonil

Petunjuk C dipergunakan dalam menjawab soal nomor 13 sampai nomor 15

  1. Diketahui nomor atom H = 1, N = 7, O= 8 dan Cu = 29. Spesies yang mempunyai ikatan kovalen koordinasi adalah . . .

  1. Cu(NH3)42+(3) NH4+

  2. H3O+(4) Cu(OH)2

  1. Sejumlah 100 g senyawa non elektrolit yang tidak menguap, jika dilarutkan ke dalam 1 mol CCl4 mempunyai tekanan uap 75 mmHg pada 295 K. Tekanan uap CCl4 murni pada temperature yang sama adalah 100 mmHg. Pernyataan yang benar adalah . . .

  1. penurunan tekanan uap larutan = 25 mmHg

  2. fraksi mol zat terlarut = 0,25

  3. jika suhu dinaikkan, tekanan uap > 75 mmHg

  1. Larutan NaCl memiliki titik beku yang lebih rendah dibandingkan dengan titik beku murni. Akibat yang ditimbulkan dengan adanya partikel NaCl dalam air adalah . . .

  1. interaksi antarmolekul air semakin kuat

  2. penurunan tekanan uap air

  3. jumlah molekul air berkurang

  4. pergerakan molekul air menjadi terhalang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>