Soal Kimia X 2

KIMIA

KELAS X

PETUNJUK UMUM

  1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan

  2. Periksa dan bacalah soal dengan teliti sebelum Anda bekerja

  3. Kerjakanlah soal anda pada lembar jawaban

  4. Gunakan waktu dengan efektif dan efisien

  5. Periksalah pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada Pengawas

  1. Data hasil pengamatan daya hantar listrik beberapa larutan dalam air sebagai berikut:

Larutan

Hasil Pengamatan

A

B

C

Lampu nyala dan ada gelembung

Lampu tidak nyala, namun ada gelembung

Lampu tidak nyala dan tidak ada gelembung

Pernyataan yang benar adalah …

    1. A = larutan NaCl; B = larutan HCl; C = larutan gula

    2. A = larutan CH3COOH; B = larutan gula; C = larutan HCl

    3. A = larutan gula; B = larutan NaCl; C = larutan CH3COOH

    4. A = larutan HCl; B = larutan gula; C = larutan NaCl

    5. A = larutan HCl; B = larutan CH3COOH; C = larutan gula

  1. Garam dapur dalam keadaan padat tidak menghantar listrik, namun dalam leburan atau larutannya dapat menghantarkan listrik. Hal ini disebabkan …

    1. garam dapur mempunyai rumus molekul NaCl, yang termasuk senyawa ion.

    2. garam dapur padat tidak mengandung air, sedangkan dalam leburan/larutan mengandung air.

    3. garam dapur padat berupa kristal, sedangkan dalam leburan/larutan berupa zat cair, dan tersusun oleh ion Na+ dan ion Cl .

    4. garam dapur tersusun oleh ion Na+ dan ion Cl yang tersusun rapat dalam zat padatnya, dan bergerak bebas dalam leburan/larutannya.

    5. garam dapur padat termasuk non elektrolit, sedangkan dalam leburan/larutannya termasuk elektrolit.

  1. Kelompok senyawa berikut ini yang dalam larutannya menghantarkan listrik adalah …

    1. urea, gula, garam dapur

    2. asam sulfat, alkohol, glukosa

    3. natrium hidroksida, cuka, air kapur

    4. cuka, garam dapur, alkohol

    5. amonia, glukosa, urea

  1. Senyawa kovalen yang larut dalam air dapat menghantarkan arus listrik. Hal ini disebabkan karena dalam larutan tersebut mengandung …

    1. elektron yang bergerak bebas

    2. atom-atom logam yang bersifat konduktor

    3. kation dan anion yang bergerak bebas

    4. molekul-molekul kovalen yang bereaksi dengan air

    5. molekul-molekul kovalen yang bergerak bebas di dalam air

  1. Reaksi berikut yang dapat menjelaskan mengapa larutan H2SO4 termasuk larutan elektrolit kuat …

    1. H2SO4 2H+ + S2 + 4O2

    2. H2SO4 2H + S + 4O

    3. H2SO4 + H2O H2SO4(aq)

    4. H2SO4 2H+ + SO42

    5. H2SO4 H2+ + SO42

  1. Senyawa ion dan senyawa kovalen berikut dalam air termasuk elektrolit kuat, berturut-turut adalah .

    1. HCl dan KCl

    2. CaCl2 dan HNO3

    3. NaCl dan NH4OH

    4. CH3COOH dan KCl

    5. KCl dan NaCl

  1. Reaksi yang dapat menerangkan mengapa air laut merupakan penghantar listrik yang baik dibandingkan air alam yang lain adalah …

    1. Na+ + Cl NaCl

    2. NaCl Na+ + Cl

    3. HCl H+ + Cl

    4. H+ + Cl HCl(aq)

    5. NaCl(aq) NaCl(g)

  1. Oksidasi merupakan peristiwa di mana terjadi …

    1. pengikatan oksigen

    2. pelepasan oksigen

    3. pelepasan dan pengikatan oksigen

    4. pengikatan elektron

    5. pelepasan dan pengikatan elektron

  1. Pada proses pembentukan ikatan ion, maka pernyataan yang benar untuk unsur yang membentuk anion adalah …

    1. mengalami oksidasi dan sebagai oksidator

    2. tereduksi dan sebagai oksidator

    3. teroksidasi dan sebagai reduktor

    4. melepas elektron dan sebagai oksidator

    5. menangkap elektron dan sebagai reduktor

  1. Peristiwa berikut ini melibatkan reaksi redoks, kecuali

    1. penggaraman

    2. elektrolisis

    3. pembakaran

    4. penggunaan baterai

    5. fotosintesis

  1. Bilangan oksidasi unsur nitrogen yang paling rendah terdapat dalam …

    1. HNO3

    2. N2O

    3. NO2

    4. NH4+

    5. N2

  1. Perhatikan reaksi berikut:

3CuO(s) + 2NH3(g) 3Cu(s) + 3H2O(l) + N2(g)

Zat yang berperan sebagai oksidator adalah …

    1. CuO

    2. NH3

    3. Cu

    4. H2O

    5. N2

  1. Larutan CuCl2 merupakan larutan elektrolit, yang terionisasi menjadi Cu2+ dan Cl . Bila diberi aliran listrik akan terjadi reaksi elektrolisis antara ion-ion tersebut. Reaksinya sebagai berikut :

Cu2+ + 2Cl Cu + Cl2 .

Dengan demikian pernyataan yang tidak benar tentang elektrolisis larutan tersebut adalah .

    1. ion Cu2+ tereduksi di katoda (kutub negatif)

    2. ion Cl teroksidasi di anoda (kutub positif)

    3. reaksi elektrolisis termasuk reaksi redoks

    4. reduktornya adalah Cl

    5. logam tembaga merupakan hasil redoks

  1. Reaksi berikut termasuk reaksi redoks, kecuali …

    1. H+ + OH H2O

    2. N2 + 3H2 2NH3

    3. CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O

    4. Na + Cl2 NaCl

    5. 2SO2 + O2 2SO3

  1. Besi mempunyai bilangan oksidasi +2 dan +3, maka rumus dan nama yang benar dari senyawa besi berikut adalah …

    1. FeO2, besi (II) oksida

    2. Fe3S2, besi (III) sulfida

    3. FeCl2, besi (II) klorida

    4. FeSO4, besi (III) sulfat

    5. Fe3(PO4)2, besi (III) fosfat

  1. Rumus senyawa Titan (IV) oksida adalah …

    1. TiO

    2. TiO3

    3. TiO4

    4. TiO2

    5. Ti2O3

  1. Jika 0,1 mol Tembaga (II) sulfida dioksidasi oleh ion nitrat dalam suasana asam menurut reaksi:

3CuS + 2NO31 + 8H+ 3Cu2+ + 3S + 4H2O + 2NO, maka zat hasil reduksinya adalah …

    1. 0,1 mol Cu2+

    2. 0,1 mol S

    3. 0,4 mol H2O

    4. 0,067 mol NO

    5. 0,3 mol S dan 0,2 mol NO

  1. Unsur klor mempunyai biloks maksimum +7 dan minimum 1, maka molekul atau ion berikut yang dapat mengalami disproporsionasi (otoredoks) adalah …

    1. HClO4

    2. NaCl

    3. Cl

    1. Cl2O7

    2. Cl2

  1. Zat yang terbentuk pada pemanasan gula sebagai berikut:

  1. Gas dialirkan ke dalam air kapur, Ca(OH)2 terjadi kekeruhan/endapan putih

  2. Cairan dikenakan pada kertas kobalt biru, terjadi perubahan warna kertas menjadi merah

  3. Padatan hitam

Adanya unsur karbon, hidrogen, dan oksigen ditunjukkan berturut-turut oleh nomor …

    1. 2, 1 dan 3

    2. 3, 2 dan 1

    3. 1, 2 dan 3

    4. 1, 3 dan 2

    5. 3, 1 dan 2

  1. Setiap atom karbon yang bernomor atom 6, dapat membentuk ikatan kovalen sebanyak …

      1. 2

      2. 3

      3. 4

      1. 5

      2. 6

  2. Salah satu kekhasan atom karbon adalah dapat membentuk rantai karbon yang tunggal dan bercabang seperti digambarkan

Dalam struktur rantai karbon di atas, jumlah atom C primer, sekunder, tersier, dan kuarterner berturut-turut adalah …

    1. 5, 3, 2 dan 2

    2. 6, 3, 2 dan 2

    3. 6, 2, 2 dan 2

    4. 7, 1, 3 dan 1

    5. 7, 2, 3 dan 2

  1. Suatu senyawa hidrokarbon mengandung 80% massa karbon. Jika Ar C = 12 dan H = 1, maka rumus molekul senyawa tersebut adalah …

    1. CH3

    2. C2H4

    3. C2H6

    4. C3H6

    5. C4H6

  1. Sejumlah mol senyawa hidrokarbon dibakar sempurna menghasilkan 13,2 gram gas CO2 dan 5,4 gram uap air. Maka rumus empiris senyawa hidrokarbon tersebut adalah …

    1. CH2

    2. CH3

    3. CH4

    4. C2H4

    5. C3H6

  1. Perhatikan rumus umum berikut ini:

  1. CnH2n

  2. CnH2n + 1

  3. CnH2n 2

  4. CnH2n + 2

Rumus umum hidrokarbon tak jenuh adalah …

    1. 1, 2 dan 3

    2. 1 dan 3

    3. 2 dan 4

    4. 4 saja

    5. 1, 2, 3 dan 4

  1. Senyawa-senyawa hidrokarbon dalam satu deret homolog mempunyai sifat-sifat sebagai berikut, kecuali

    1. persen komponen yang sama

    2. rumus umum sama

    3. makin panjang rantai karbon makin tinggi titik didihnya

    4. perbedaan massa molekul relatif dua suku berurutan sebesar 14

    5. sifat kimia yang mirip

  1. Nama menurut IUPAC untuk senyawa :

adalah …

    1. 4-etil-3-metil heksana

    2. 2-metil-3-etil pentana

    3. 3, 4-dietil pentana

    4. 2, 3-dietil pentana

    5. 3-etil-4-metil heksana

  1. Dari senyawa-senyawa berikut:

1)

2)

3)

4)

Pasangan senyawa yang mempunyai jumlah atom C tersier sama adalah …

    1. 1 dan 2

    2. 1 dan 3

    3. 1 dan 4

    1. 2 dan 4

    2. 2 dan 3

  1. Senyawa berikut yang merupakan isomer dari 2-metil pentana adalah …

    1. 2, 3-dimetil butana

    2. normal-heptana

    3. 2-metil butana

    4. 3-etil-2-metil heksana

    5. normal-pentana

  1. Penamaan berikut menyalahi aturan IUPAC adalah …

    1. 2-metil propana

    2. 2-metil butana

    3. 3-metil pentana

    4. 3-metil butana

    5. 3-metil heksana

  1. Jika diusulkan suatu deret homolog: C4H4; C5H6; C6H8; C7H10, maka rumus umum homolog tersebut adalah …

      1. CnHn

      2. CnHn + 2

      3. CnH2n 4

      1. CnHn + 1

      2. CnHn + 3

  2. Senyawa dengan nama : 2,2-dimetil-5-etil heptana, mengandung atom karbon primer, sekunder, dan tersier berturut-turut sebanyak …

      1. 5, 4, 2

      2. 4, 3, 2

      3. 5, 4, 1

      1. 4, 3, 1

      2. 4, 2, 1

  3. Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris CH2 dan massa molekul relatifnya 56. jika Ar C = 12 dan H = 1, maka senyawa hidrokarbon yang mungkin adalah …

    1. n-butana

    2. 2-metil-1-butena

    3. 2-butena

    4. 2-butuna

    5. 2-metil-propana

  1. Campuran 5 liter metana dan butana dibakar sempurna dengan oksigen. Pada suhu dan tekanan yang sama dihasilkan gas karbon (IV) oksida sebanyak 17 liter. Volume gas metana dan butana berturut-turut adalah …

    1. 2 liter dan 3 liter

    2. 3 liter dan 2 liter

    3. 1 liter dan 4 liter

    4. 4 liter dan 1 liter

    5. 2,5 liter dan 2,5 liter

  1. Untuk membakar sempurna gas etena sebanyak 2 liter, menurut reaksi:

C2H4(g) + 3O2(g) 2CO2(g) + 2H2O(g)

Diperlukan udara sebanyak … (diukur pada P dan T yang sama, serta udara mengandung 20% volume oksigen).

    1. 30 liter

    2. 15 liter

    3. 10 liter

    1. 3 liter

    2. 2 liter

  1. Di antara senyawa berikut ini, yang titik didihnya paling rendah adalah …

      1. n-pentana

      2. n-butana

      3. n-heksana

      1. isobutana

      2. isopentana

  2. Pembakaran sempurna suatu hidrokarbon menghasilkan gas CO2 dan H2O dalam jumlah mol yang sama. Maka hidrokarbon tersebut termasuk homolog dari …

    1. Alkana

    2. Alkena

    3. Alkuna

    4. Alkadiena

    5. Alkana dan alkuna

  1. Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris C3H7. Jika Mr senyawa itu = 86 dan Ar C = 12; H=1, maka senyawa hidrokarbon tersebut mempunyai isomer sebanyak …

      1. 3

      2. 4

      3. 5

      1. 6

      2. 7

  2. Di antara senyawa-senyawa hidrokarbon di bawah ini yang mempunyai daya adisi adalah …

    1. CH3CHC(CH3)2

    2. CH3 (CH2) C(CH3)3

    3. CH3CH2CH(CH3)2

    4. CH3CH2C(CH3)3

    5. CH3 (CH2)3 CH3

  1. Senyawa berikut yang mempunyai nama 3-metil-1-butena adalah …

    1. CH3CH2CCH

    2. CHCC(CH3)2CH3

    3. (CH3)2CHCCH

    4. CH3CH2CH2CCH

    5. CH2CHCH(CH3)2

  1. Pada penyulingan minyak mentah diperoleh data:

  1. Pada pemanasan 140o 180oC dihasilka nafta

  2. Pada pemanasan 180o 250oC dihasilkan kerosin

  3. Pada pemanasan 250o 350oC dihasilkan solar

Urutan fraksi minyak bumi dari yang paling ringan ke yang paling berat adalah …

    1. 1, 2, 3

    2. 2, 3, 1

    3. 3, 1, 2

    4. 2, 1, 3

    5. 3, 2, 1

  1. Senyawa alkana yang bilangan oktannya paling rendah adalah …

    1. (CH3)2CHCH(CH3)CH2CH3

    2. (CH3)2CHCH2C(CH3)2CH3

    3. CH3(CH2)5CH3

    4. CH3CH2CH(CH3)CH(CH3)2

    5. CH3CH2C(CH3)2CH2CH3

  1. Yang bukan fraksi minyak bumi adalah …

    1. LPG

    2. LNG

    3. Aspal

    4. Bensin berat

    5. Ligroin

  1. Premix mempunyai nilai oktana 92, artinya …

    1. sama dengan campuran 92% isooktana dan 8% n-heptana

    2. merupakan bensin yang setara dengan campuran 92 liter isooktana dan 8% n-heptana

    3. bahan bakar yang setara dengan campuran 92% n-heptana dan 8% isooktana

    4. sama dengan campuran 92 liter n-heptana dan 8 liter isookatana

    5. merupakan bahan bakar yang setara dengan campuran 8% n-heptana dan 92% isooktana

  1. Senyawa hidrokarbon berikut yang titik didihnya tertinggi adalah …

    1. propana

    2. etana

    3. butana

    4. heksana

    5. pentana

  1. Penyusun minyak bumi yang paling banyak adalah …

  1. siklo-alkana

  2. alkena dan alkuna

  3. alkana

  4. hidrokarbon aromatik

  5. alkohol

  1. Fraksi minyak bumi diperoleh dengan cara

  1. Kristalisasi

  2. Kromatografi

  3. Filtrasi

  4. Destilasi

  5. Dekantasi

  1. Proses dasar dalam industri Petrokimia yang bahan dasarnya dari minyak bumi adalah

  1. pembakaran

  2. cracking

  3. destilasi

  4. polimerisasi

  5. hidrolisis

  1. Untuk menaikkan bilangan oktan, pada bensin perlu ditambahkan zat aditif, yaitu

  1. CH2Br CH2Br

  2. C8H18

  3. (C2H5)4Pb

  4. C2H5OH

  5. C6H6

  1. Fraksi minyak bumi yang paling banyak digunakan sebagai bahan dasar industri Petrokimia adalah

  1. LPG

  2. Aspal

  3. paraffin

  4. residu

  5. nafta

  1. Yang bukan termasuk produk Petrokimia adalah …

  1. deterjen

  2. insektisida

  3. pembersih lantai

  4. solar, bensin, kerosin

  5. pelarut organik

JAWABAN TO KIMIA KELAS X_SMU 77

    1. E

    2. D

    3. C

    4. C

    5. D

    6. B

    7. A

    8. A

    9. E

    10. A

    11. D

    12. A

    13. E

    14. A

    15. C

    16. D

    17. A

    18. E

    19. B

    20. C

    21. C

    22. C

    23. A

    24. B

    25. D

    1. E

    2. C

    3. A

    4. D

    5. C

    6. C

    7. C

    8. C

    9. A

    10. D

    11. B

    12. C

    13. A

    14. C

    15. A

    16. B

    17. E

    18. E

    19. D

    20. D

    21. D

    22. B

    23. C

    24. E

    25. D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>