Contoh Soal Teori Kejuruantahun Pelajaran 2010/2011

SOAL TEORI KEJURUAN

TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Satuan Pendidikan : Sekolah Menegah Kejuruan (SMK)

Program Keahlian : Teknik Konstruksi Batu dan Beton (TKBB)

Kode : F 003

Hari/Tanggal:

Waktu : 120 Menit

Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Jumlah Soal : 40 Soal

PETUNJUK UMUM

  1. Isikan Identitas Anda kedalam Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) yang tersedia dengan menggunakan pensil 2B sesuai petunjuk LJUN.

  2. Hitamkan bulatan sesuai dengan Kode Soal pada LJUN.

  3. Tersedia waktu 120 menit untuk mengerjakan paket tes ini.

  4. Jumlah soal sebanyak 40 butir, pada setiap butir terdapat 5 (lima) pilihan jawaban.

  5. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum Anda menjawabnya.

  6. Hitamkan bulatan pada satu pilihan jawaban yang paling tepat pada LJUN.

  7. Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas, rusak, atau tidak lengkap.

  8. Diperbolehkan menggunakan calculator non program.

  9. Tidak diijinkan menggunakan Hand Phone atau sejenisnya.

  10. Bila diperlukan, lembar soal dapat dicoret-coret.

  11. Tidak ada pengurangan nilai pada jawaban yang salah.

  12. Periksa pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada pengawas ujian.

  1. Lihat Gambar 1 pemasangan bouwplank disamping. Bila ukuran papan 2x20x200 cm dan ukuran patok 4x6x100 cm, berapa jumlah kebutuhan papan dan patok untuk bouwplank tersebut :

  1. Papan = 11 bh; Patok = 18 bh.

  2. Papan = 12 bh; Patok = 18 bh.

  3. Papan = 11 bh; Patok = 19 bh.

  4. Papan = 12 bh; Patok = 19 bh.

  5. Papan = 12 bh; Patok = 20 bh.

Gambar 1

  1. Fungsi papan bangunan /bouwplank di bawah ini, kecuali .

  1. Untuk memindahkan titik-titik ukuran bangunan.

  2. Untuk menarik atau membuat sumbu dinding bangunan.

  3. Untuk menentukan garis-garis pondasi (sebagai pedoman).

  4. Sebagai pedoman dalam menggali tanah pondasi.

  5. Untuk pengecoran sloof di atas pondasi.

3. Yang tidak termasuk pekerjaan persiapan adalah :

A. Mobilisasi team.

B. Direksi keet.

C. Galian Tanah.

D. Setting out.

E. Bouwplank.

  1. Penyimpanan semen kemasan zak isi 50 kg di gudang sementara/lokasi proyek,tumpukan yang diperbolehkan maksimum setinggi :

    A. 1 meter.

    B. 2 meter.

    C. 3 meter.

    D. 4 meter.

    E. 5 meter.

  1. Dalam pembuatan pondasi batu kali, langkah-langkah yang benar adalah ………

  1. Memasang bouwplank menggali tanah membuat profil pondasi memasang pasir urug pasangan batu kosong memasang pondasi.

  2. Menggali tanah memasang bouwplank membuat profil pondasi memasang pasir urug – pasangan batu kosong memasang pondasi.

  3. Membuat profil pondasi memasang bouwplank menggali tanah memasang pasir urug – pasangan batu kosong memasang pondasi.

  4. Memasang bouwplank membuat profil pondasi menggali tanah memasang pasir urug pasangan batu kosong memasang pondasi.

  5. Menggali tanah membuat profil pondasi memasang bouwplank memasang pasir urug – pasangan batu kosong memasang pondasi.

  1. Untuk timbunan bawah lantai digunakan bahan dari

    A. Tanah bekas galian pondasi.

    B. Tanah bekas galian septictank.

    C. Tanah galian saluran.

    D. Tanah dan pasir urug/pasang.

    E. Tanah dan bubuk bata merah.

  2. Pada bagian bawah spesi lantai, diurug pasir lalu dipadatkan dengan cara ditimbris. Maksudnya apabila air tanah memungkinkan naik, masih terhalang pada rongga rongga pasir, sehingga lantai tetap kering.Tebal urugan pasir tersebut adalah :

  1. 2 – 5 cm

  2. 5 – 8 cm

  3. 5 – 10 cm

  4. 2 10 cm

  5. 15 20 cm

  1. Campuran adukan PC dan pasir untuk pondasi batu belah ialah :

    A. 1 PC : 2 pasir.

    B. 1 PC : 3 pasir.

    C. 1 PC : 5 pasir.

    D. 1 PC : 7 pasir.

    E. 1 PC : 8 pasir.

  2. Campuran adukan PC dan pasir untuk pasangan dinding bata biasa ialah :

    A. 1 PC : 2 pasir.

    B. 1 PC : 3 pasir.

    C. 1 PC : 4 pasir.

    D. 1 PC : 6 pasir.

    E. 1 PC : 8 pasir.

  3. Dalam pembuatan dinding tembok, pemasangannya tidak diperbolehkan melebihi ketinggian 1 meter dalam satu hari, hal ini disebabkan :

  1. Karena tukang akan sulit meratakan siar-siar di atas 1 meter.

  2. Karena beban yang ada akan mengakibatkan tembok berubah bentuk (turun,tidak rata, miring, tidak teratur) karena spesie belum mengeras.

  3. Tembok akan miring karena belum ada kolomnya.

  4. Akan kesulitan memlester/melepa karena tembok terlalu tinggi.

  5. Tembok dapat roboh karena desakan/tertiup angin.

  1. Perkakas di bawah ini yang merupakan alat tidak digunakan langsung untuk mengerjakan konstruksi plesteran :

  1. Blebes

  2. Sendok plesteran

  3. Bak adukan.

  4. Water pas ( Penyipat datar ).

  5. Roskam kayu

  1. Penyiraman air pada dinding tembok yang akan diplester dimaksudkan :

  1. Memudahkan spesi plesteran menempel pada dinding tembok.

  2. Membuat kandungan air jadi jenuh pada batu bata dinding tembok.

  3. Agar dinding menjadi sejuk.

  4. Agar spesi plesteran menjadi tahan air.

  5. Agar plesteran membentuk menjadi trasram ( semenram ).

Gambar berikut ini untuk menjawab soal Nomor : 13; 14; 15; 16; 17; 18; 20; 21.

Gambar 2

13. Bila penampang galian tanah pondasi dengan kemiringan galian 1 : 5 seperti Gambar 3. Panjang galian tanah seperti Gambar 2. Hitunglah volume galian tanah pondasi !

A. 36 M

B. 39 M

C. 42 M

D. 45 M

E. 48 M

Gambar 3

1.20

1.00

0,25 M 0,70 M

0,20 M

0,60 M

0,80 M

Gambar 4

14. Bila penampang pondasi seperti Gambar 4. Panjang pondasi seperti Gambar 2. Tiap M pondasi batu kali membutuhkan = 1,2 M batu kali. Hitunglah kebutuhan batu kali untuk pondasi !

A. 9,067 M

B. 9,607 M

C. 10,710 M

D. 11,605 M

E. 14,994 M

15. Bila ukuran penampang pasangan batu kosong seperti Gambar 4. Panjang pasangan batu kosong seperti Gambar 2. Hitung volume pasangan batu kosong !

A. Volume = 6,72 M

B. Volume = 6,82 M

C. Volume = 6,92 M

D. Volume = 7,62 M

E. Volume = 7,72 M

16. Bila ukuran penampang balok sloof 15 x 20 cm. Panjang balok sloof seperti Gambar 2. Hitunglah volume beton untuk balok sloof !

A. 1,17 M

B. 1,26 M

C. 1,35 M

D. 1,44 M

E. 1,53 M

17. Bila dari Gambar 2 akan dibuat dinding bata batu, tinggi 3 M. Luas pintu dan jendela = 16 M. Tiap 1 M pasangan dinding bata batu membutuhkan 75 buah bata. Hitunglah jumlah bata yang dibutuhkan !

A. 6.225 buah

B. 6.900 buah

C. 7.575 buah

D. 8.250 buah

E. 9.450 buah

18. Bila dari Gambar 2 akan dibuat kolom beton bertulang ukuran 15 x 15 cm, tinggi 3 M. Tiap 1 M beton bertulang membutuhkan tulangan 137,5 Kg. Hitunglah kebutuhan tulangan untuk kolom seluruhnya !

A. 111,375 Kg

B. 139,218 Kg

C. 167,062 Kg

D. 194,906 Kg

E. 222,750 Kg

19. Berdasarkan tabel analisa, 1 M plesteran tebal 15 mm campuran 1PC:3Pasir membutuhkan PC = 4,5 Kg; pasir 0,0195 M. Bila panjang dinding tembok = 42 M, tingginya = 3 M, diplester luar dan dalam, berapakah kebutuhan bahannya (PC dan Pasir) ?

A. PC = 382,725 Kg; pasir = 1,658 M

B. PC = 567,234 Kg; pasir = 2,457 M

C. PC =1.134,00 Kg; pasir = 4,914 M

D. PC = 1.701,542 Kg; pasir = 7,371 M

E. PC = 1.734,142 Kg; pasir = 9,828 M

20. Dari Denah Gambar 2 akan dipasangi lantai keramik ukuran 20 x 20 cm. Hitunglah berapa kebutuhan keramiknya !

A. 1.080 buah keramik

B. 1.350 buah keramik

C. 1.620 buah keramik

D. 1.890 buah keramik

E. 2.160 buah keramik

21. Dari Gambar 2 akan dipasang penutup atap genteng, bila tiap M membutuhkan :

25 buah genteng @ Rp 750,-

0,10 tukang @ Rp 25.000,-

0,20 pekerja @ Rp 20.000,-

Hitunglah berapa rencana anggaran biayanya ?

A. Rp 2.638.625,-

B. Rp 2.639.625,-

C. Rp 2.648.625,-

D. Rp 2.658.625,-

E. Rp 2.668.625,-

22. Pasir untuk beton diantaranya harus seperti pernyataan dibawah ini kecuali :

A. Berbutir tajam dan keras.

B. Tidak mengandung lumpur lebih dari 5 %.

C. Tidak mengandung bahan-bahan organic.

D. Besar butiran seragam/sama.

E. Tidak mengandung garam.

23. Yang dimaksud dengan nilai f a s pada adukan beton segar ialah :

A. Perbandingan berat air adonan dengan berat semen.

B. Perbandingan berat air dengan berat semen dan agregat.

C. Faktor perbandingan isi air adonan dengan berat semen.

D. Faktor perbandingan volume air dengan volume semen.

E. Hasil slump test.

24. Gelagar acuan (scaft folding) dan tiang acuan (shoring) adalah :

A. Konstruksi yang mendukung beton.

B. Konstruksi sementara yang di dalamnya/di atasnya dapat disetel baja tulangan.

C. Sebagai wadah dari adonan beton yang di corkan .

D. Konstruksi sementara untuk mendukung cetakan beton.

E. Konstruksi yang dapat menahan berta baja tulangan.

25. Di bawah ini merupakan sebagian syarat-syarat cetakan yang harus dipenuhi, kecuali :

A. Terbuat dari papan kayu kelas I dan mempunyai bentuk yang rumit.

B. Menghasilkan konstruksi akhir yang bentuk, ukuran dan batas-batas yang sesuai dengan gambar rencana dan uraian pekerjaan.

C. Kokoh, cukup rapat sehingga dapat dicegah kebocoran adukan.

D. Diberi ikatan secukupnya, sehingga terjamin kedudukan dan bentuknya tetap.

E. Terbuat dari bahan-bahan yang baik dan tidak mudah meresap air.

26. Suatu tiang perancah berbentuk perseg panjang dari kayu Kelas III ( tk = 13 Kg/cm), beban P = 1.020 Kg. Berapa ukuran penampang minimal tiang perancah tersebut

A. 8 cm x 8 cm.

B. 9 cm x 9 cm.

C. 10 cm x 10 cm.

D. 11 cm x 11 cm.

E. 12 cm x 12 cm.

Gambar 5

27. Apa yang salah dengan pemakaian alat keselamatan kerja yang tidak benar dari Gambar 5 disamping ?

A. Pemasangan hook sabuk pengaman terlalu rendah.

B. Pemasangan hook sabuk pengaman terlalu tinggi.

C. Perancah letaknya tinggi.

D. Perancah tidak diberi pengaman.

E. Perancah kurang lebar.

28. Lihat Gambar 6 balok pondasi (sloof) disamping.

Pembacaan gambar yang salah ialah :

A. Ukuran balok 15 cm x 20 cm

B. Diameter begel minimal 8 mm

C. Jarak antara begel < 15 cm

D. Tulangan balok 12 mm jumlahnya 4

E. Tulangan balok 4 mm jaraknya 12 cm

4 12

Gambar 6

29. Dari Gambar 6, bila balok tersebut untuk pekerjaan didalam dengan selimut beton a = 2 cm; tulangan balok 12 mm; begel 8 mm; ht = 20 cm. Hitunglah tinggi manfaat (h) dari balok tersebut !

A. h = 16, 6 cm

B. h = 16, 8 cm

C. h = 17,6 cm

D. h = 17,8 cm.

E. h = 18,0 cm.

30. Dari Soal Nomor 29, bila ko = 8,60 kg/cm. Hitunglah Momen Intern yang dapat dipikul !

A. M Intern = 35.547,24 Kg.cm.

B. M Intern = 36.408,96 Kg.cm.

C. M Intern = 39.959,04 Kg.cm.

D. M Intern = 40.872,36 Kg.cm.

E. M Intern = 41.796,00 Kg.cm.

31. Dari Gambar 7 dibawah ini hitunglah tebal manfaat (h) dari plat tersebut !

A. h = 11,3 cm

B. h = 11,8 cm

C. h = 12,3 cm

D. h = 12,9 cm.

E. h = 13,5 cm

32. Dari Gambar 7 diatas pernyataan yang salah dibawah ini ialah :

Tulangan bagi 10 mm, jarak tulangan 12 cm.

Tulangan pokok 12 mm, jarak tulangan 10 cm.

Tebal plat (ht) = 15 cm.

Selimut plat beton untuk pekerjaan diluar = 1,5 cm.

Selimut plat beton (d) = 2 cm

Gambar 8

33. Dari Notasi gambar plat beton seperti Gambar 8 disamping. Pembacaan notasi yang salah ialah…

A. Nama plat beton ialah plat a.

B. Tebal plat (ht) = 120 mm

C. Duga/ketinggian plat + 3500 mm

D. Beban hidup plat = 2,5 kN/m

E. Beban mati plat = 2,5 kN/m

34. Dari Gambar 9 (ukuran dalam mm) dibawah ini. Bila D8 200 berarti tulangan pokok 8 – 200 mm. Butuh berapa batangkah tulangan dengan tanda ini :

A. 10 batang

B. 11 batang

C. 12 batang

D. 13 batang

E. 14 batang

35. Langkah yang benar dalam pengerjaan plat beton bertulang Lantai II dalah…

A. Memotong/membengkok tulangan merangkai tulangan – membuat perancah /acuan pengecoran beton pemadatan beton.

B. Memotong/membengkok tulangan merangkai tulangan pengecoran beton pemadatan beton – membuat perancah /acuan.

C. Memotong/membengkok tulangan – membuat perancah /acuan merangkai tulangan pengecoran beton pemadatan beton.

D. Membuat perancah/acuan merangkai tulangan memotong / membengkok tulangan pengecoran beton pemadatan beton.

E. Membuat perancah /acuan pengecoran beton pemadatan beton -memotong/membengkok tulangan merangkai tulangan.

36. Beton dengan campuran perbandingan 1 PC : 2 pasir : 3 kricak digunakan untuk beton struktur, kecuali …

A. Balok sloof

B. Kolom beton

C. Beton rabat

D. Ring balok.

E. Balok induk.

37. Langkah pengadukan beton dengan menggunakan mollen/mixer ialah dengan cara memasukkan bahan berurutan sebagai berikut :

A. 25 % air semen 25 % air pasir 50 % air kricak.

B. 25 % air pasir 25 % air semen 50 % air kricak.

C. Semen 25 % air pasir 25 % air 50 % air kricak.

D. Pasir 25 % air semen 25 % air 50 % air kricak.

E. Air semen pasir kricak.

38. Penghentian pengecoran yang tidak memenuhi syarat PBI (Peraturan Beton Indonesia) ialah

A. Beban Momen = 0

B. Momen Geser = 0

C. 0,15 – 0,20 dari panjang balok beton bertulang.

D. Ditengah-tengah tinggi kolom beton bertulang.

E. 0,15 – 0,20 dari bentang plat beton bertulang.

39. Urutan pembongkaran bekisting/perancah plat beton bertulang seperti Gambar 10 dibawah ini yang benar ialah…

A. Nomor 5 4 3 2 1

B. Nomor 1 2 3 4 5

C. Nomor 5 4 3 2 1 2 3 4 5

D. Nomor 4 3 2 1 – 2 3 4

E. Nomor 1 sampai dengan 5 dibongkar secara bersama-sama.

Gambar 10

40. Jika tidak ditentukan lain, cetakan bagian samping dari balok, kolom dan dinding boleh dibongkar setelah :

A. Satu hari.

B. Tiga hari.

C. Lima hari.

D. Tujuh hari.

E. Empat belas hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>