Contoh Soal Masalah Yang Selalu Timbul Dalam Ilmu Ekonomi

PILIHAN GANDA

  1. Masalah yang selalu timbul dalam ilmu ekonomi adalah:

    1. Manusia mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas harus berhadapan dengan sumber daya yang terbatas

    2. Terdapatnya sumber daya yang tidak terbatas

    3. Negeri kita sebenarnya kaya tetapi kita tidak menyadarinya

    4. Manusia punya kebutuhan yang terbatas begitu juga dengan sumber daya

Jawaban: A

  1. Apabila suatu pertukaran dari bahan dasar yang sama diolah dan terbagi lagi menjadi berbagi jenis produk dengan melalui tingkatan-tingkatan pekerjaan, proses penyebaran (disperse) tersebut disebut dengan:

    1. Spesialisasic. Paralelisasi

    2. Diferensiasid. Integrasi

Jawaban: B

  1. Apabila beberapa tingkatan rangkaian kegiatan suatu barang yang sebelumnya dikerjakan oleh beberapa perusahaan kemudian disatukan dalam suatu perusahaan, proses penyatuan (konsentrasi) tersebut dinamakan:

    1. Spesialisasic. Paralelisasi

    2. Diferensiasid. Integrasi

Jawaban: D

  1. Usaha-usaha untuk menggunakan bahan-bahan atau material yang didapat dari alam untuk kemudian ditingkatkan faedah atau kegunaanya sehingga mempunyai daya hasil yang lebih contohnya: pembuatan gedung, pembuatan mobil, pembuatan kapal, hal tersebut disebut dengan:

    1. Produksi primerc. Produksi tersier

    2. Produksi sekunderd. Produksi tidak langsung

Jawaban: B

  1. Suatu produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan:

    1. Produksic. Perusahaan

    2. Organisasid. Semua jawaban benar

Jawaban: C

  1. Apabila suatu badan usaha yang didirikan merupakan lembaga untuk konsentrasi modal, maka pemilik perusahaan tersebut mengharapkan diperolehnya laba maksimal dari modal yang ditanamkan, selain tujuan laba tujuan lain dari bagi perusahaan dengan konsentrasi modal adalah:

    1. Kelangsungan hidup perusahaanc. Kesejahteraan masyarakat

    2. Kesejahteraan anggotad. Semua jawaban salah

Jawaban: A

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi iklim bisnis adalah seperti dibawah ini, kecuali:

    1. Pemerintahc. Pengeluaran pajak

    2. Tabungan dan Investasid. Pengangguran

Jawaban: C

  1. Bentuk perusahaan secara yuridis ditujukan oleh kepemilikan perusahaan dengan jalan seberapa besar jumlah saham yang dibeli atau dimiliki, ciri tersebut merupakan ciri dasar yang melekat pada bentuk perusahaan:

    1. Persekutuanc. Perseroan Terbatas

    2. Firma d. CV

Jawaban: C

  1. Dibawah ini yang termasuk lingkungan umum perusahaan, kecuali:

    1. Pesaingc. Pelanggan

    2. Sumber daya alamd. Supplier

Jawaban: B

  1. Kebutuhan ekonomi pada dasarnya bersifat, kecuali:

    1. Selalu sama untuk setiap orang

    2. Tidak sama sepanjang waktu

    3. Bertambah dalam kualitas dan kuantitas

    4. Saling melengkapi atau berlawanan

Jawaban: A

  1. Faktor produksi dibedakan menjadi 4 golongan, yaitu:

    1. Kewirausahaan, Tenaga kerja, Material dan Distributor

    2. Mesin-mesin, Modal, Pasar dan Pelaku ekonomi

    3. Tenaga kerja, Tanah, Modal dan Kewirausahaan

    4. Modal, Konsumen, Skill dan Produsen

Jawaban: C

  1. Dibawah ini aspek yang dibahas dalam analisis ekonomi mikro, kecuali:

    1. Interaksi di pasar barang

    2. Tingkah laku pembeli dan penjual

    3. Pengangguran dan inflasi

    4. Interaksi di pasar factor produksi

Jawaban: C

  1. Tokoh ilmu ekonomi pertama yang tidak suka dengan pendekatan moral dan teologis dalam pemecahan masalah ekonomi tetapi lebih menekankan kepada rasionalitas adalah:

    1. Platoc. Adam Smith

b. Thomas Aquinasd. David Ricardo

Jawaban: C

  1. Tokoh-tokoh yang melahirkan pemikiran pasar, kecuali:

    1. Thomas Aquinasc. J.B. Say

b. Thomas Malthusd. David Ricardo

Jawaban: A

  1. Teori tentang konsep utlitas atau Tingkat kepuasaan seorang konsumen berawal dari pengamatan seorang mahasiswa anggota perkumpulan matematika di negara Swiss akan tetapi baru di aplikasikan pada ilmu social oleh filsuf berkebangsaan inggris bernama:

    1. Daniel Bernoullic. William Stanley Jevons

    2. Jeremy Benthamd. Leon Walras

Jawaban: B

  1. Tokoh dari inggris abad 19 yang menemukan kejanggalan pada hukum permintaan dimana harga naik justru menyebabkan permintaan naik adalah:

    1. David Ricardoc. Paul. A. Samuelson

b. Sir Robert Giffen d. Francois Qusney

Jawaban: B

  1. The Law of Deminishing Marginal Utility atau Hukum Tamabahan Kepuasan yang Semakin menurun dicetuskan oleh:

    1. Sir Robert Giffen c. Herman H. Gossen

    2. J.J. Thompsond. Paul A. Samuelson

Jawaban: C

  1. Permintaan (Qd) adalah:

    1. Seluruh jumlah komoditi yang benar-benar dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga pada periode tertentu

    2. Sejumlah pertukaran antara konsumen dan produsen pada semua tingkat harga yang memungkinkan

    3. Seluruh jumlah komoditi yang ingin dibeli konsumen pada berbagai tingkat harga selama periode tertentu.

    4. Selisih Jumlah barang yang terbeli

Jawaban: C

  1. Kuantitas yang ditawarkan (Qs) adalah:

    1. Perusahaan ingin menjual sejumlah komoditas pada periode tertentu

    2. Perusahaan benar-benar telah menjualnya pada periode tertentu

    3. Rumah tangga menginginkan perusahaan menjualnya dalam periode tertentu

    4. Dipertukarkan antara produsen dan konsumen pada tingkat harga yang dimungkinkan

Jawaban: A

SOAL UNTUK NO.19 NO.23

Apabila diketahui fungsi permintaan akan cd COLDPLAY Qd = 800 20P dan fungsi penawaranya adalah Qs = -500 + 25P, jawablah pertanyaan berikut:


P


A


Qs = -500 + 25P


J


G


B


K


H


I


C


D


E


F


Q


Qd = 800 – 20P

  1. Daerah J disebut:

    1. Daerah Excess Supplayc. Daerah Surplus Produsen

    2. Daerah Excess Demandd. Daerah Surplus Konsumen

Jawaban: A

  1. Besarnya Nilai E adalah:

    1. 28,88c. 222

    2. 225d. 417

Jawaban: C

  1. Besarnya Nilai A adalah:

    1. Rp. 20c. Rp. 40

    2. Rp. 30d. Rp. 60

Jawaban: C

  1. Daerah Surplus Konsumen ditunjukkan pada daerah:

    1. G c. J

b. Hd. I

Jawaban: A

  1. Elastisitas harga (Ep) menunjukkan:

    1. Perubahan besarnya kuantitas yang diminta akibat perubahan pada kuantitas yang ditawarkan

    2. Besarnya kuantitas permintaan dipengaruhi oleh harga barang lain

    3. Hubungan antara harga pasar dengan perimbangan harga pasar

    4. Reaksi kuantitas yang diminta akibat perubahan harga barang itu sendiri

Jawaban: D

DATA KONSUMSI BODHI NURYADI MARET-APRIL 2005

BARANG A

BARANG B

BARANG C

INCOME

BODHI NURYADI

HARGA

KUANTITAS

HARGA

KUANTITAS

HARGA

KUANTITAS

Rp. 400

60

Rp. 200

40

Rp. 400

80

Rp. 1.200.000

Rp. 500

50

Rp. 250

60

Rp. 500

90

Rp. 1.000.000

  1. Dari data diatas dapat dihitung dan disimpulkan bahwa BARANG A merupakan barang:

    1. Inelastisc. Elastis Unitari

    2. Elastisd. Inelastis sempurna

Jawaban: A

  1. Sedangkan BARANG B merupakan barang:

    1. Inelastisc. Elastis Unitari

    2. Elastisd. Inelastis sempurna

Jawaban: B

  1. Dengan Elastisitas Silang (Ec), BARANG A dan BARANG B mempunyai hubungan:

    1. Komplementerc. Elastis

    2. Inferiord. Substitusi

Jawaban: A

  1. Elastisitas silang (Ec) BARANG B dan BARANG C adalah:

    1. 0,20c. 1

    2. 0,50d. 2

Jawaban: D

  1. Dihubungkan dengan elastisitas pendapatan (Ei), BARANG C menurut Bodhi Nuryadi merupakan barang:

    1. Inferiorc. Mewah

    2. Normald. Komplementer

Jawaban: A

  1. Konsumsi Otonomus adalah:

    1. Suatu konsep yang menggamabrkan tentang berapa konsumsi akan bertambah bila pendapatan disposibel bertambah sebesar satu unit

    2. Batas konsumsi minimal yang tidak tergantung pada tingkat pendapatan dimana konsumsi harus terpenuhi meskipun pendapatan sama dengan nol

    3. Kecenderungan mengkonsumsi rata-rata dengan cara membagi konsumsi total dengan pendapatan disposibel total

    4. Besarnya tambahan pendapatan disposibel yang menjadi tambahan bagi tabungan sisa dari konsumsi

Jawaban: B

  1. Meningkatnya jumlah output yang dihasilkan perusahaan menyebabkan biaya perunit output yang harus ditanggung produsen menjadi rendah hal ini dinamakan:

    1. Hasil yang konstanc. Spesialisasi

    2. Skala ekonomisd. Skala tidak ekonomis

Jawaban: B

DATA 32-34

  1. Apabila diketahui fungsi konsumsi C = 20.000.000 + 0,75Y dan I = Rp. 40.000.000 maka Besarnya Nilai Output keseimbangan menurut model keneysian adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. 260.000.000

Jawaban: C

Y = C + I

Y= 20.000.000 + 0,75Y + 40.000.000

Y= 60.000.000 + 0,75Y

Y 0,75Y= 60.000.000

0,25Y= 60.000.000

Y= 60.000.000/0,25

= 240.000.000

  1. Besarnya konsumsi pada kondisi keseimbangan adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. 260.000.000

Jawaban: A

C = 20.000.000 + 0,75Y

C= 20.000.000 + 0,75(240.000.000)

C= 20.000.000 + 180.000.000

C= 200.000.000

  1. Besarnya saving (tabungan) pada kondisi keseimbangan adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. Semua pilihan salah

Jawaban: D

Y= C + Satau S= -a +bY

S= Y C

S= 240.000.000 200.000.000

S= 40.000.000

Atau

S= -a + bY[ kebalikan dari C = 20.000.000 + 0,75Y], maka

S= -20.000.000 + 0,25Y

S= -20.000.000 + 0,25(240.000.000)

S= -20.000.000 + 60.000.000

S= 40.000.000

  1. Dibawah ini adalah ciri-ciri kurva indiferent kecuali:

    1. Semakin jauh kurva indiferent dari titik origin menandakan semakin tinggi tingkat kepuasan konsumen

    2. Kurva indiferent menurun dari kiri atas ke kanan bawah

    3. Kurva indiferent cekung ke titik origin dengan slope positif

    4. Kurva indiferent tidak saling berpotongan

Jawaban: C

  1. Dibawah ini termasuk biaya-biaya variabel dalam konsep jangka panjang (jangka waktu lebih dari satu tahun):

    1. Tenaga kerja dan Mesinc. Bahan baku dan Tenaga kerja

    2. Modal dan Tanahd. Semua jawaban benar

Jawaban: B

  1. Apabila diketahui fungsi konsumsi C = 30.000 + 0,80Y maka besarnya angka pengganda (efek multiplier) adalah:

    1. 1,25c. 4

b. 1,33d. 5

Jawaban: D

MPC + MPS = 1

ANGKA PENGGANDA (AP) = 1/1-MPC

AP= 1/1-0,80

AP= 1/0,20

AP= 5

SOAL UNTUK MENJAWAB NO.40 No.41

Diketahui tingkat utilitas yang diperoleh Tulus Pambudi dari minum Es campur adalah TU = 15X – X, U= Utilitas, X= ES Campur yang diminum dengan satuan mangkok. Dengan menggunakan konsep The Law of Deminishing Marginal Utility maka:

  1. Berapa mangkok Es campur yang diminum Sri Rahayu pada saat tambahan kepuasan atau marginal utilitasnya maksimum:

    1. 4 mangkok Es campurc. 8 mangkok Es campur

    2. 5 mangkok Es campurd. 10 mangkok Es campur

Jawaban: B

  1. Berapa mangkok Es campur yang diminum Sri Rahayu pada saat total utilitasnya sama dengan nol atau TU= 0

    1. 10 mangkok Es campurc. 14 mangkok Es campur

    2. 12 mangkok Es campurd. 15 mangkok Es campur

Jawaban: D

  1. Teori yang beranggaban kepuasan yang diperoleh seorang konsumen tidak dapat diukur secara kuantitatif, tetapi tingkat kepuasan hanya bisa dikatakan lebih tinggi atau lebih rendah:

    1. Pendekatan kardinalc. Pendekatan ordinal

    2. Pendekatan produksid. Pendekatan totalitas

Jawaban: C

  1. Kurva yang menunjukkan tempat kedudukan titik titik kombinasi dua barang dan jasa yang memberikan tingkat kepuasan yang sama pada konsumen adalah:

    1. Kurva Indiferensc. Kurva Garis anggaran

b. Kurva Permintaand. Kurva Angel

Jawaban: A

  1. Kurva yang menggambarkan berbagai kombinasi penggunaan dua macam factor produksi variabel secara efesien dengan tingkat teknologi tertentu yang menghasilkan tingkat produksi (Output) yang sama disebut:

    1. Kurva Indiferensc. Kurva Garis anggaran

b. Kurva Isoquantd. Kurva Isocost

Jawaban: B

  1. Equilibrium adalah:

    1. Harga semua barang

    2. Harga yang sedikit lebih mahal yang dapat ditetapkan untuk semua barang

    3. Harga tertinggi yang dikenakan untuk semua barang

    4. Harga dimana terjadi titik singgung antara kurva permintaan dan penawaran

Jawaban: D

  1. Kebijakan dalam perdagangan internasional dimana suatu negara memilih untuk memproduksi barang dalam negeri sendiri dengan tujuan memperkuat sektor industri, memperluas kesempatan kerja dan menghemat devisa, kebijakan yang dimaksud adalah:

    1. Kebijakan Substitusi Imporc. Kebijakan Promosi Ekspor

    2. Kebijakan Proteksid. Kebijakan Dumping

Jawaban: A

  1. Apabila Cina menjual barang-barang lebih murah di luar negeri dibandingkan dengan harga dalam negeri, maka Cina dianggab melakukan:

    1. Embargo Ekonomic. Politik Dumping

    2. Kuota Ekspord. Perang Tarif

Jawaban: C

  1. Yang dimaksud dengan model keseimbangan keynesian Tertutup Sederhana adalah:

    1. Model perekonomian dengan menutup hubungan pada sektor internasional dan lebih mengedapankan hubungan dengan sektor pemerintah

    2. Analisa keseimbangan dengan hanya memasukkan variabel sektor rumah tangga konsumen

    3. Perekonomian tidak melakukan hubungan dengan sektor pemerintah tetapi cukup pihak rumah tangga konsumen dan produsen

    4. Keseimbangan dengan memperhatikan seluruh aspek pemain ekonomi rumah tangga konsumen, produsen, pemerintah serta pihak luar negeri

Jawaban: C

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya investasi adalah sebagai berikut, kecuali:

    1. Ramalan masa depanc. Pendidikan ketrampilan

    2. Tingkat bungad. Teknologi

Jawaban: C

  1. Investasi yang tidak dipengaruhi oleh perubahan pendapatan nasional dan tingkat bunga adalah:

    1. Investasi Otonomc. Investasi Pemerintah

    2. Investasi Dorongand. Investasi Swasta

Jawaban: A

  1. Dibawah ini merupakan investasi dilihat dari segi yang mempergunakan, kecuali:

    1. Investasi Otonomc. Investasi Pemerintah

    2. Investasi Luar Negerid. Investasi Swasta

Jawaban: A

  1. Suatu catatan statistik yang disusun secara sistematis tentang transasksi ekonomi internasional yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan negara lain disebut:

    1. Neraca Pembayaran Internasional

    2. Neraca Transasksi Berjalan

    3. Neraca Perdagangan Internasional

    4. Neraca Lalu Lintas Modal

Jawaban: A

  1. Dibawah ini adalah komponen-komponen dalam Neraca Transaksi Berjalan, kecuali:

    1. Neraca Perdagangan Internasional

    2. Neraca Jasa

    3. Neraca Non Balas Jasa

    4. Neraca Lalu Lintas Modal

Jawaban: D

  1. Apabila didalam Neraca perdagangan X>M maka:

    1. Negara dalam keadaan keseimbangan neraca pembayaran

    2. Negara mengalami surplus neraca pembayaran

    3. Negara mengalami defisit pada neraca perdagangan

    4. Tidak ada jawaban yang benar

Jawaban: D

DATA SOAL No.53-No.54

Apabila diketahui tingkat pendapatan Rp. 310.000 konsumsi Rp 180.000

Pada tingkat pendapatan Rp. 350.000 konsumsi 200.000

  1. Fungsi konsumsi dari data diatas adalah:

    1. C = 24.800 + 0,58Yc. C = 310.000 + 0,58Y

    2. C = 24.800 + 0,50Yd. C = 310.000 + 0,50Y

Jawaban: B

Y1= 310.000C1= 180.000

Y2= 350.000C2= 200.000

Y = C + I

Y = C + 0, karna nilai I tidak diketahui jadi 0

Y = C

Mencari C terlebih dahulu:

C= a + bY

Mencari Nilai a dan b

b = C/Y ——– = C2-C1/Y2-Y1

=(200.000 180.000)/(350.000 310.000)

= 20.000/40.000

= 0,50

Mencari Nilai a

a = (APC MPC)Yn — APC = Cn/Yn yaitu Y dan C awal Tahun, maka

a = (180.000/310.000 0,50)310.000

a = (0,58 0,50)310.000

a = 24.800

Jadi Fungsi Konsumsinya:

C = a + bY

C = 24.800 + 0,50Y

  1. Besarnya output keseimbangan adalah:

    1. 59.048c. 620.000

    2. 49.600d. 738.095

Jawaban: B

Besarnya Yeq/BEL/BEP/Ykeseimbangan:

Y = C + I

Y = 24.800 +0,50Y + 0

Y 0,50Y = 24.800

0,50Y = 24.800

Y= 24.800/0,50

Y= 49.600

DATA SOAL UNTUK MENJAWAB NO.55 NO.61

HARGA TENAGA KERJA (TK) Rp. 15.000/orang

HARGA KAPITAL (MODAL) Rp. 12.500/unit

(Q)

TK

MODAL

TFC

TVC

TC

AC

AVC

AFC

MC

0

0

2

4

1

2

A

12

2

2

B

24

3

2

C

E

40

4

2

D

G

48

5

2

F

50

6

2

  1. Besarnya Nilai A adalah:

    1. Rp. 15.000c. Rp. 30.000

    2. Rp. 25.000d. Rp. 45.000

Jawaban: B

  1. Besarnya Nilai B adalah:

    1. Rp. 15.000c. Rp. 30.000

    2. Rp. 25.000d. Rp. 45.000

Jawaban: C

  1. Besarnya Nilai C adalah:

    1. Rp. 55.000c. Rp. 75.000

    2. Rp. 70.000d. Rp. 85.000

Jawaban: B

  1. Besarnya Nilai D adalah:

    1. Rp. 1.875c. Rp. 2.125

    2. Rp. 1.500d. Rp. 2.917

Jawaban: C

  1. Besarnya Nilai E adalah:

    1. Rp. 1.042c. Rp. 1.875

    2. Rp. 1.250d. Rp. 2.083

Jawaban: C

  1. Besarnya Nilai F adalah:

    1. Rp. 520c. Rp. 937,5

    2. Rp. 625d. Rp. 1.042

Jawaban: A

  1. Besarnya Nilai G adalah:

    1. Rp. 520c. Rp. 937,5

    2. Rp. 625d. Rp. 1.042

Jawaban: C

  1. Tujuan suatu negara melakukan kerjasama internasional adalah karena faktor-faktor berikut, kecuali:

    1. Dengan melakukan kerjasama diharapkan tiap-tiap negara mampu meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakatnya

    2. Adanya kesadaran dari masing-masing negara bahwa dalam hidup mereka dihadapkan pada pilihan dan kelangkaan yang tidak bisa diselesaikan sendiri

    3. Adanya prinsip autarki pada tiap-tiap negara karena mereka percaya akan keunggulan sumber daya yang dimiliki

    4. Untuk memperluas pangsa pasar produk dan dapat memperoleh keuntungan maksimal dari spesialisasi

Jawaban: C

  1. Ajaran atau paradigma yang berkeyakinan bahwa perekonomian suatu negara makin makmur apabila mampu memaksimalkan surplus perdagangan dengan cara meningkatkan ekspor dan meminimalkan impor:

    1. Teori Merkantilisme

    2. Teori Keunggulan Absolut

    3. Teori Paradox Leontief

    4. Teori Opportunity Cost

Jawaban: A

  1. Semua kegiatan diatur dan dikendalikan oleh negara, setiap orang memberi sesuai dengan kemampuan dan setiap orang menerima sesuai dengan kebutuhan, hal tersebut merupakan prinsip dalam sistem ekonomi:

    1. Pasarc. Liberalisme

    2. Sosialismed. Campuran

Jawaban: B

  1. Sistem Ekonomi yang sepenuhnya diserahkan kepada pihak swasta tanpa ada campur tangan pemerintah, disini rakyat mengatur perekonomian sementara pemerintah hanya berfungsi sebagai pengawas:

    1. Kapitalismec. Terencana

    2. Sosialisd. Etatisme

Jawaban: A

DATA SOAL NO.66

SEKTOR PRODUKSI

NILAI OUTPUT (Rp)

Kapas

Pabrik Benang

Pabrik Tekstil

Industri Garmen

Perdagangan Pakaian

300.000

500.000

800.000

1.400.000

2.200.000

  1. Dari data diatas dapat dihitung besarnya pendapatan dengan metode produksi (Output Approach) perekonomian kota Bekasi tahun 2005 adalah:

    1. Rp. 1.040.000c. Rp. 3.800.000

    2. Rp. 2.200.000d. Rp. 5.200.000

Jawaban: B

Dengan Metode Produksi yang di hitung nilai akhirnya saja tidak perlu di total semua, pada di atas produk akhir adalah pakaian

  1. Apabila didalam Neraca perdagangan X>M maka:

    1. Negara dalam keadaan keseimbangan neraca perdagangan

    2. Negara mengalami surplus neraca perdagangan

    3. Negara mengalami defisit pada neraca perdagangan

    4. Tidak ada jawaban yang benar

Jawaban: B

  1. Apabila diketahui data sebagai berikut:

Fungsi Konsumsi (C)= 100 + 0,8Y

Investasi (I)= Rp. 200Pengeluaran Pemerintah (G)= Rp. 300

Ekspor(X)= Rp. 125Impor (M)= Rp. 25

Besarnya Output keseimbangan perekonomian terbuka adalah:

a. Rp. 2.000c. Rp. 3.750

b. Rp. 3.500d. Rp. 4.000

Jawaban: C

Y= C + I + G + (X-M) ————- semua nilai di atas tinggal dimasukkan ke dalam rumus.

  1. Dibawah ini merupakan pendekatan-pendekatan dalam menghitung penerimaan dan laba maksimum, kecuali:

    1. Pendekatan Totalitasc. Pendekatan Produktifitas

    2. Pendekatan Rata-ratad. Pendekatan Marginal

  2. Faktor-faktor yang mempengaruhi Kurs Valas, kecuali:

    1. Permintaan & Penawaran Valasc. Neraca Perusahaan

    2. Tingkat Inflasid. Isu/Rumor

  1. Dibawah ini adalah tiga instrumen pemerintah untuk mengatur jumlah uang beredar yang sifatnya kuantitatif, kecuali:

    1. Operasi Pasar Terbukac. Rasio Cadangan Wajib

    2. Fasilitas Diskontod. Pembebanan Pajak

  1. Komoditas yang diterima sebagai uang namun nilai nominalnya jauh lebih besar dari nilai komoditas itu sendiri dinamakan:

    1. Perangkap Likuiditas (Liquidity Trap)

    2. Uang Fiat (Fiat Money)

    3. Uang Komoditas (Comodity Money)

    4. Uang Kuasi (Near Money)

  1. Dibawah ini merupakan fungsi penting uang, kecuali:

    1. Satuan Hitungc. Cadangan

    2. Alat Transaksid. Standar Pembayaran

  1. Menurut pandangan ekonom klasik uang bersifat netral oleh sebab itu fungsi uang hanyalah untuk:

    1. Alat Tukarc. Berjaga-jaga

    2. Spekulasid. Semua jawaban benar

  1. Bank yang diberi hak mencetak uang kertas dan uang logam untuk keperluan kelancaran produksi dan perdagangan adalah:

    1. Bank Central Asiac. Bank Internasional Indonesia

    2. Bank Mandirid. Bank Indonesia

  1. Dalam perhitungan pendapatan nasional, digunakan beberapa metode seperti dibawah ini, kecuali:

    1. Metode Produksi (production Aproach)

    2. Metode Tambahan Biaya (Marginal Aproach)

    3. Metode Pendapatan (Income Aproach)

    4. Metode Pengeluaran (Expenditure Aproach)

  1. Tambahan atau berkurangnya produksi diakibatkan oleh pertambahan atau berkurangnya satu unit output yang dihasilkan, disebut dengan:

    1. Produksi Total (Total Product)

    2. Produksi Rata-rata (Average Product)

    3. Produksi Perbandingan (Comparative Product)

    4. Produksi Tambahan (Marginal Product)

  1. Apabila diketahui fungsi konsumsi suatu Negara pertahun C = 40 + 0,80Y, maka fungsi savingnya adalah:

    1. S = -40 + 0,20Yc. S = 40 + 0,20Y

    2. S = -40 + 0,80Yd. S = 40 + 0,80Y

Ingat fungsi saving (tabungan) kebalikan dari fungsi konsumsi. Jika konsumsi C= a+bY, b disini merupana b dari konsumsi sebutlah bc, maka saving S= -a+by, b disini merupakan b dari saving sebut saja bs, bc disebut MPC sedang bs disebut MPS, yang perlu di ingat MPC+MPS = 1

  1. Perubahan tingkat saving sebagai akibat perubahan dari pendapatan nasional disebut dengan:

    1. Marginal Propensity Consume (MPC)

    2. Marginal Propensity Saving (MPS)

    3. Average Propensity Consume (APC)

    4. Average Propensity Saving(APS)

  1. Menghitung nilai seluruh hasil produksi dalam perekonomian yaitu dengan cara menjumlahkan pendapatan seluruh factor produksi yang digunakan dalam proses produksi, metode yang dimaksud adalah:

    1. Metode Produksi (production Aproach)

    2. Metode Tambahan Biaya (Marginal Aproach)

    3. Metode Pendapatan (Income Aproach)

    4. Metode Pengeluaran (Expenditure Aproach)

  1. Salah satu konsep yang digunakan dalam menghitung besarnya pendapatan nasional dengan metode produksi (production Aproach) adalah:

    1. Menghitung nilai awalc. Menghitung nilai dasar

    2. Menghitung nilai akhird. Semuanya benar

  1. Hasil bagi antara produk nasional bruto dengan jumlah penduduk disebut dengan:

    1. Pendapatan Brutoc. Pendapatan Disposibel

    2. Pendapatan Perkapitad. Pendapatan Neto

  1. Pendapatan yang siap dibelanjakan atau dikonsumsi oleh suatu rumah tangga:

    1. Pendapatan Brutoc. Pendapatan Disposibel

    2. Pendapatan Perkapitad. Pendapatan Neto

  1. Bentuk perusahaan secara yuridis ditujukan oleh kepemilikan perusahaan dengan jalan seberapa besar jumlah saham yang dibeli atau dimiliki, ciri tersebut merupakan ciri dasar yang melekat pada bentuk perusahaan:

    1. Persekutuanc. Perseroan Terbatas

    2. Firma d. CV

  1. Dibawah ini adalah fungsi umum Bank Sentral, kecuali:

    1. Mengawasi keseimbangan kegiatan perdagangan luar negeri

    2. Bertindak sebagai bank kepada bank-bank umum

    3. Mengawasi dan mengontrol kegiatan nasabah yang ada pada bank umum

    4. Semua jawaban benar

  1. Konsumsi Otonomus adalah:

    1. Suatu konsep yang menggamabrkan tentang berapa konsumsi akan bertambah bila pendapatan disposibel bertambah sebesar satu unit

    2. Batas konsumsi minimal yang tidak tergantung pada tingkat pendapatan dimana konsumsi harus terpenuhi meskipun pendapatan sama dengan nol

    3. Kecenderungan mengkonsumsi rata-rata dengan cara membagi konsumsi total dengan pendapatan disposibel total

    4. Besarnya tambahan pendapatan disposibel yang menjadi tambahan bagi tabungan sisa dari konsumsi

  1. Usaha untuk menggunakan bahan-bahan atau material yang didapat dari alam untuk kemudian ditingkatkan faedah atau kegunaanya sehingga mempunyai daya hasil yang lebih contohnya: pembuatan gedung, pembuatan mobil, pembuatan kapal, hal tersebut disebut dengan:

    1. Produksi primerc. Produksi tersier

    2. Produksi sekunderd. Produksi tidak langsung

  1. Suatu produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan:

    1. Produksic. Perusahaan

    2. Organisasid. Semua jawaban benar

  1. Meningkatnya jumlah output yang dihasilkan perusahaan menyebabkan biaya perunit output yang harus ditanggung produsen menjadi rendah hal ini dinamakan:

    1. Hasil yang konstanc. Spesialisasi

    2. Skala ekonomisd. Skala tidak ekonomis

Data Soal untuk menjawab no.90-no.92

  1. Apabila diketahui fungsi konsumsi C = 20.000.000 + 0,75Y dan I = Rp. 40.000.000 maka Besarnya nilai output keseimbangan menurut model keynesian adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. 260.000.000

  1. Besarnya konsumsi pada kondisi keseimbangan adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. 260.000.000

  1. Besarnya saving (tabungan) pada kondisi keseimbangan adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. Semua pilihan salah

  1. Apabila diketahui fungsi konsumsi C = 30.000 + 0,80Y maka besarnya angka pengganda (efek multiplier) adalah:

    1. 1,25c. 4

b. 1,33d. 5

  1. Apabila di ketahui nilai MPS : 0,30, maka besarnya nilai MPC adalah:

    1. 0,20c. 0,70

    2. 0,50d. 1,30

  1. Equilibrium adalah:

    1. Harga semua barang

    2. Harga yang sedikit lebih mahal yang dapat ditetapkan untuk semua barang

    3. Harga tertinggi yang dikenakan untuk semua barang

    4. Harga dimana terjadi titik singgung antara kurva permintaan dan penawaran

  2. Faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya investasi adalah sebagai berikut, kecuali:

    1. Ramalan masa depanc. Pendidikan ketrampilan

    2. Tingkat bungad. Teknologi

  3. Yang dimaksud dengan model keseimbangan keynesian Tertutup Sederhana adalah:

    1. Model perekonomian dengan menutup hubungan pada sektor internasional dan lebih mengedapankan hubungan dengan sektor pemerintah

    2. Analisa keseimbangan dengan hanya memasukkan variabel sektor rumah tangga konsumen

    3. Perekonomian tidak melakukan hubungan dengan sektor pemerintah tetapi cukup pihak rumah tangga konsumen dan produsen

    4. Keseimbangan dengan memperhatikan seluruh aspek pemain ekonomi rumah tangga konsumen, produsen, pemerintah serta pihak luar negeri

  1. Apabila didalam Neraca perdagangan X>M maka:

    1. Negara dalam keadaan keseimbangan neraca pembayaran

    2. Negara mengalami surplus neraca perdagangan

    3. Negara mengalami defisit pada neraca perdagangan

    4. Tidak ada jawaban yang benar

  1. Investasi yang tidak dipengaruhi oleh perubahan pendapatan nasional dan tingkat bunga adalah:

    1. Investasi Otonomc. Investasi Pemerintah

    2. Investasi Dorongand. Investasi Swasta

  1. Dibawah ini merupakan investasi dilihat dari segi yang mempergunakan, kecuali:

    1. Investasi Otonomc. Investasi Pemerintah

    2. Investasi Luar Negerid. Investasi Swasta

Jawaban: C

  1. Tujuan suatu negara melakukan kerjasama internasional adalah karena faktor-faktor berikut, kecuali:

    1. Dengan melakukan kerjasama diharapkan tiap-tiap negara mampu meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakatnya

    2. Adanya kesadaran dari masing-masing negara bahwa dalam hidup mereka dihadapkan pada pilihan dan kelangkaan yang tidak bisa diselesaikan sendiri

    3. Adanya prinsip autarki pada tiap-tiap negara karena mereka percaya akan keunggulan sumber daya yang dimiliki

    4. Untuk memperluas pangsa pasar produk dan dapat memperoleh keuntungan maksimal dari spesialisasi

Jawaban: C

  1. Ajaran atau paradigma yang berkeyakinan bahwa perekonomian suatu negara makin makmur apabila mampu memaksimalkan surplus perdagangan dengan cara meningkatkan ekspor dan meminimalkan impor:

    1. Teori Merkantilisme

    2. Teori Keunggulan Absolut

    3. Teori Paradox Leontief

    4. Teori Opportunity Cost

Jawaban: A

DATA SOAL

Apabila diketahui tingkat pendapatan Rp. 310.000 konsumsi Rp 180.000

Pada tingkat pendapatan Rp. 350.000 konsumsi 200.000

  1. Fungsi konsumsi dari data diatas adalah:

    1. C = 24.800 + 0,58Yc. C = 310.000 + 0,58Y

    2. C = 24.800 + 0,50Yd. C = 310.000 + 0,50Y

  2. Besarnya output keseimbangan adalah:

    1. 59.048c. 620.000

    2. 49.600d. 738.095

  3. Kebutuhan ekonomi pada dasarnya bersifat, kecuali:

    1. Selalu sama untuk setiap orang

    2. Tidak sama sepanjang waktu

    3. Bertambah dalam kualitas dan kuantitas

    4. Saling melengkapi atau berlawanan

  4. Faktor produksi dibedakan menjadi 4 golongan, yaitu:

    1. Kewirausahaan, Tenaga kerja, Material dan Distributor

    2. Mesin-mesin, Modal, Pasar dan Pelaku ekonomi

    3. Tenaga kerja, Tanah, Modal dan Kewirausahaan

    4. Modal, Konsumen, Skill dan Produsen

  5. Konsumsi Otonomus adalah:

    1. Suatu konsep yang menggamabrkan tentang berapa konsumsi akan bertambah bila pendapatan disposibel bertambah sebesar satu unit

    2. Batas konsumsi minimal yang tidak tergantung pada tingkat pendapatan dimana konsumsi harus terpenuhi meskipun pendapatan sama dengan nol

    3. Kecenderungan mengkonsumsi rata-rata dengan cara membagi konsumsi total dengan pendapatan disposibel total

    4. Besarnya tambahan pendapatan disposibel yang menjadi tambahan bagi tabungan sisa dari konsumsi

Jawaban: B

  1. Apabila diketahui data sebagai berikut:

Fungsi Konsumsi (C)= 100 + 0,8Y

Investasi (I)= Rp. 200Pengeluaran Pemerintah (G)= Rp. 300

Ekspor(X)= Rp. 125Impor (M)= Rp. 25

Besarnya Output keseimbangan perekonomian terbuka adalah:

a. Rp. 2.000c. Rp. 3.750

b. Rp. 3.500d. Rp. 4.000

  1. Dibawah ini adalah tiga instrumen pemerintah untuk mengatur jumlah uang beredar yang sifatnya kuantitatif, kecuali:

    1. Operasi Pasar Terbukac. Rasio Cadangan Wajib

    2. Fasilitas Diskontod. Pembebanan Pajak

  2. Jika diketahui rasio cadangan wajib yang ditetapkan oleh Bank Indonesia adalah 20%, sementara Bank Kalimalang menerima Deposito dari Nasabah Rp. 1.000 berarti pemerintah berharap uang yang nantinya beredar ke masyarakat adalah:

    1. Rp. 200c. Rp. 800

    2. Rp. 500d. Rp. 1.200

Cadangan Bank = 20% x 1.000 = 200

Berarti uang yang beredar = 1.000 200 = 800

  1. Komoditas yang diterima sebagai uang namun nilai nominalnya jauh lebih besar dari nilai komoditas itu sendiri dinamakan:

    1. Perangkap Likuiditas (Liquidity Trap)

    2. Uang Fiat (Fiat Money)

    3. Uang Komoditas (Comodity Money)

    4. Uang Kuasi (Near Money)

  2. Dibawah ini merupakan fungsi penting uang, kecuali:

    1. Satuan Hitungc. Cadangan

    2. Alat Transaksid. Standar Pembayaran

  3. Menurut pandangan ekonom klasik uang bersifat netral oleh sebab itu fungsi uang hanyalah untuk:

    1. Alat Tukarc. Berjaga-jaga

    2. Spekulasid. Semua jawaban benar

  4. Apabila dalam setahun Indonesia dapat memproduksi Mobil sebanyak 10.000 unit, sementara harga per unit mobil Rp. 60.000.000, sedangkan velositas uang adalah 12 kali dalam setahun, maka jumlah uang yang dibutuhkan menurut Teori KuantitasUang dari Irving Fisher adalah:

    1. Rp. 72.000c. Rp. 50.000.000.000

    2. Rp. 60.120.000d. Rp. 60.000.000.000

TAHUN

Uang Kertas

Uang Logam

Uang Giral atau Cek

Deposito

2004

8.658

5.773

22.605

108.563

2005

11.312

7.542

28.281

521.572

  1. Jumlah Uang beredar dalam artian sempit (M1) tahun 2004 adalah:

    1. Rp. 8.658c. Rp. 37.036

    2. Rp. 14.431d. Rp. 145.599

  2. Jumlah Uang beredar dalam artian luas (M2) tahun 2005 adalah:

    1. Rp.18.854c. Rp. 521.572

    2. Rp. 47.135d. Rp. 568.707

  3. Uang primer (B) adalah jumlah uang yang dipegang oleh masyarakat dalam bentuk uang kartal (C) dan cadangan (R), uang ini disebut uang berdaya tinggi karena mempunyai efek multiplikasi pada jumlah uang beredar, apabila diketahui B= Rp. 300 Miliar, rr= 0,2 dan cr= 0,3 maka besarnya angka pengganda (pelipat) adalah:

    1. 0,67c. 2

    2. 1,5d. 2,6

  4. Masih dengan kasus No.29) Besarnya jumlah uang beredar akibat adanya angka multiplier (pengganda) uang adalah:

    1. Rp. 201 Miliarc. Rp. 600 Miliar

    2. Rp. 450 Miliard. Rp. 780 Miliar

  5. Bank yang diberi hak mencetak uang kertas dan uang logam untuk keperluan kelancaran produksi dan perdagangan adalah:

    1. Bank Central Asiac. Bank Internasional Indonesia

    2. Bank Mandirid. Bank Indonesia

  6. Dibawah ini adalah fungsi umum Bank Sentral, kecuali:

    1. Mengawasi keseimbangan kegiatan perdagangan luar negeri

    2. Bertindak sebagai bank kepada bank-bank umum

    3. Mengawasi dan mengontrol kegiatan nasabah yang ada pada bank umum

    4. Semua jawaban benar

  7. Dibawah ini merupakan asumsi-asumsi dalam model Analisis IS-LM, kecuali:

    1. Yang dimaksud penawaran uang adalah jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat

    2. Adanya kebijakan moneter yang dimaksudkan bisa mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat

    3. Adanya sistem pengawasan devisa dimana masyarakat punya kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing karena ada pemisahan sistem moneter dalam negeri dan sistem moneter dunia

    4. Jumlah uang yang beredar juga dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri

SEKTOR PRODUKSI

NILAI OUTPUT (Rp)

Kapas

Pabrik Benang

Pabrik Tekstil

Industri Garmen

Perdagangan Pakaian

300.000

500.000

800.000

1.400.000

2.200.000

  1. Dari data diatas dapat dihitung besarnya pendapatan dengan metode produksi (Output Approach) perekonomian kota Bekasi tahun 2005 adalah:

    1. Rp. 1.040.000c. Rp. 3.800.000

    2. Rp. 2.200.000d. Rp. 5.200.000

  2. Apabila didalam Neraca perdagangan X>M maka:

    1. Negara dalam keadaan keseimbangan neraca perdagangan

    2. Negara mengalami surplus neraca perdagangan

    3. Negara mengalami defisit pada neraca perdagangan

    4. Tidak ada jawaban yang benar

Jawaban: B

1

Pendapatan Faktor Produksi Domestik Luar Negeri

167,1

2

Pembayaran Atas Faktor Produksi Luar Negeri

178,6

3

Konsumsi Rumah Tangga

308.469

4

Upah/Gaji

4.004,6

5

Sewa

27,7

6

Ekspor

138.469

7

Depreseasi

715,3

8

Pendapatan Non Gaji

473,7

9

Impor

131.660

10

Pengeluaran Pemerintah

40.695

11

Investasi

172.777

12

Laba ditahan

384,4

13

Pembayaran Asuransi

626

14

Pendapatan Bunga Neto

409,7

15

Laba/Keuntungan Perusahaan

542,7

  1. Hasil perhitungan pendapatan Malaysia tahun 2004 dengan pendekatan pendapatan (Income Approach) adalah:

    1. 5.458,4c. 6.726,9

    2. 6.011,5d. 528.956

  2. Hasil perhitungan pendapatan Malaysia tahun 2004 dengan pendekatan pengeluaran (Expenditure Approach) adalah:

    1. 5.458,4c. 6.726,9

    2. 6.011,5d. 528.956

  3. Apabila diketahui fungsi konsumsi C = 20.000.000 + 0,75Y dan I = Rp. 40.000.000 maka Besarnya Nilai Output keseimbangan menurut model keneysian adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. 260.000.000

  4. Besarnya konsumsi pada kondisi keseimbangan adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. 260.000.000

  5. Besarnya saving (tabungan) pada kondisi keseimbangan adalah:

    1. 200.000.000c. 240.000.000

    2. 230.000.000d. Semua pilihan salah

  6. Apabila diketahui fungsi konsumsi C = 30.000 + 0,80Y maka besarnya angka pengganda (efek multiplier) adalah:

    1. 1,25c. 4

b. 1,33d. 5

  1. Apabila Cina menjual barang-barang lebih murah di luar negeri dibandingkan dengan harga dalam negeri, maka Cina dianggab melakukan:

    1. Embargo Ekonomic. Politik Dumping

    2. Kuota Ekspord. Perang Tarif

Jawaban: C

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya investasi adalah sebagai berikut, kecuali:

    1. Ramalan masa depanc. Pendidikan ketrampilan

    2. Tingkat bungad. Teknologi

  2. Investasi yang tidak dipengaruhi oleh perubahan pendapatan nasional dan tingkat bunga adalah:

    1. Investasi Otonomc. Investasi Pemerintah

    2. Investasi Dorongand. Investasi Swasta

  3. Dibawah ini merupakan investasi dilihat dari segi yang mempergunakan, kecuali:

    1. Investasi Otonomc. Investasi Pemerintah

    2. Investasi Luar Negerid. Investasi Swasta

  4. Suatu catatan statistik yang disusun secara sistematis tentang transasksi ekonomi internasional yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan negara lain disebut:

    1. Neraca Pembayaran Internasional

    2. Neraca Transasksi Berjalan

    3. Neraca Perdagangan Internasional

    4. Neraca Lalu Lintas Modal

Jawaban: A

  1. Dibawah ini adalah komponen-komponen dalam Neraca Transaksi Berjalan, kecuali:

    1. Neraca Perdagangan Internasional

    2. Neraca Jasa

    3. Neraca Non Balas Jasa

    4. Neraca Lalu Lintas Modal

Jawaban: D

  1. Yang dimaksud dengan model keseimbangan keynesian Tertutup Sederhana adalah:

    1. Model perekonomian dengan menutup hubungan pada sektor internasional dan lebih mengedapankan hubungan dengan sektor pemerintah

    2. Analisa keseimbangan dengan hanya memasukkan variabel sektor rumah tangga konsumen

    3. Perekonomian tidak melakukan hubungan dengan sektor pemerintah tetapi cukup pihak rumah tangga konsumen dan produsen

    4. Keseimbangan dengan memperhatikan seluruh aspek pemain ekonomi rumah tangga konsumen, produsen, pemerintah serta pihak luar negeri

Jawaban: C

  1. Apabila didalam Neraca perdagangan X>M maka:

    1. Negara dalam keadaan keseimbangan neraca pembayaran

    2. Negara mengalami surplus neraca pembayaran

    3. Negara mengalami defisit pada neraca perdagangan

    4. Tidak ada jawaban yang benar

Jawaban: D

  1. Dalam elastisitas pendapatan apabila Ei>1, maka barang yang kita hitung termasuk katagori barang:

    1. Inferiorc. Pokok atau Normal

    2. Unitarid. Lux

  2. Dalam Elastisitas Silang (Cross), apabila EC<1, maka barang yang kita hitung mempunyai hubungan:

    1. Independentc. Komplementer

    2. Substitusid. Fleksibel

  3. Pendekatan pemaksimun laba dengan pendekatan rata-rata mempunyai rumus:

    1. = TR TCc. = (P.Q) (TFC + TVC)

    2. = (P AC) Qd. = MR MC

  4. TR maksimum terjadi pada saat:

    1. TR = TCc. MR = MC

    2. MR > MCd. MR = 0

  5. Laba maksimum atau maksimum terjadi pada saat:

    1. TR = TCc. MR = MC

    2. MR > MCd. MR = 0

  6. Pada saat harga ponsel Nokiyem Rp 2.800.000 jumlah permintaanya 370 unit, sedangkan pada harga Rp 2.400.000 jumlah permintaan meningkat menjadi 600 unit, nilai elastisitas pada ponsel nokiyem adalah:

    1. 0c. 1

    2. 0,43d. 4,34

  7. Oleh sebab itu berdasarkan soal di atas, ponsel Nokiyem mempunyai sifat:

    1. Inelastis sempurnac. Elastis Unitari

    2. Inelastisd. Elastis

  8. Apabila harga ponsel Nakio Rp 2.600.000 maka jumlah yang diminta sebanyak 400 unit, sedangkan saat harga ponsel Nakio Rp 2.700.000 maka jumlah yang diminta menjadi 300 unit, disisi lain harga sebuah MicroSD 1GB Rp 140.000 jumlah permintaanya 800 unit, di akhir bulan harga MicroSD menjadi Rp. 145.000 dan permintaanya turun menjadi 620 unit, Hitunglah elastisitas antara Nakio dan MicroSD:

    1. 0,05c. -4,44

    2. -1,75d. -7

  9. Berdasarkan hitungan di atas sudah pasti Nakio dan MicroSD adalah barang:

    1. Normalc. Komplementer

    2. Substitusid. Superior

Data Soal Untuk No.34-40

Diketahui Fungsi Permintaan Qd= 100 2P

Biaya Rata-rata dan Biaya Marginal konstan Rp. 10 perunit

Q

P

MR

TR

TC

0

10

20

A

40

B

50

C

60

D

80

E

  1. Besarnya Nilai A adalah:

    1. Rp. 30b. Rp. 40 c. Rp. 45d. Rp. 50

  2. Besarnya Nilai B adalah:

    1. Rp. 10b. Rp. 20c. Rp. 30d. Rp. 40

  3. Besarnya Nilai C adalah:

    1. Rp. 100b. Rp. 450 c. Rp. 1.250d. Rp. 1.200

  4. Besarnya Nilai D adalah:

    1. Rp. 500b. Rp. 600c. Rp. 750d. Rp. 800

  5. Besarnya Nilai E adalah:

    1. Rp. 0b. Rp. 10 c. Rp. -20d. Rp. 30

  6. Laba Maksimum () pada table diatas tercapai pada saat jumlah outputnya sebesar:

    1. 20b. 30c. 40d. 50

  7. Sedangkan penerimaan maksimum (TR maks) pada tabel diatas terjadi pada saat Q bernilai:

    1. 40b. 50c. 60d. 80

23

P ercaya dengan diri sendri, manfaatkan waktu seefektif mungkin

Selamat mengerjakan, Semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>