Contoh Soal Manajemen Persediaan Mengenai Eoq (epq)sebuah

  1. (EPQ)Sebuah kampong Mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari warganya dalam setahun diperlukan indomie sebanyak 750 dos yang berisi 48 bungkus/dos *750×48=36.000(R). Indomie tersebut diproduksi sendiri dengan kapasitas 200(p) bungkus per hari. Biaya pembuatannya ditetapkan sebesar Rp. 500(P) per bungkus, sedangkan biaya penyimpanannya dihitung 10%(F) dan biaya penyiapan pembuatan sebesar Rp. 2000(Cs). Hari kerja yang diperlukan selama 250(N) hari, dengan lead time 5(L) hari. 50(H) 144(r)

  1. Berapa kali sebaiknya dilakukan pembuatan indomie dalam 1 tahun? (Jumlah produksi)

  2. Berapa banyak setiap melakukan produksi? (EPQ)

  3. Berapa lama waktu produksi yang optimal? (Tp)

  1. (EPQ)Sebuah pabrik roti kebutuhan akan tepung 20.000(R) karung setahun. Tepung tersebut dapat dibeli atau dibuat sendiri, bila dibeli dari supplier dengan harga 20.000(P) per karung. Bila diproduksi sendiri rata-rata produksi per hari 100(p) karung dengan hari kerja 250(N) hari dan biaya Rp. 15.000(P) per karung. Bila dibeli diperlukan biaya pemesanan sebesar Rp. 10.000(C), sedangkan bila diproduksi diperlukan biaya setup sebesar Rp. 30.000(Cs). Sedangkan biaya utuk penyimpanan dihitung 5%(F) per karung. Bila anda sebagai manajer pabrik tersebut apa yang akan anda lakukan dan berikan alasannya?

  1. (System Obral)Sebuah toko mainan anak-anak membeli mobil mainan sebanyak 10.000(R) buah setiap tahun dengan biaya pemesanan sebesar Rp. 200.000(C) per pesanan dan Rp. 80.000(P) untuk harga per buahnya. Untuk penyimpanan mainan tersebut dihitung 10%(F) per buah per tahunnya. Pada suatu waktu ada pabrik mainan menawarkan adanya penurunan harga sementara menjadi Rp. 70.000(P-d) per buah. Tentukan berapa (Q)jumlah yang harus dipesan dalam kesempatan tersebut? Berapa (Tc)total biaya selama ada penawaran tersebut? Berapa (Tc)total biaya setelah masa penawaran khusus tersebut? 10.000(d)

  1. (System Discount)Dalam sebuah puskesmas, kebutuhan obat generic per tahun sebesar 1000(R) box. Biaya pemesanan sebesar Rp. 75.000(C) dan biaya penyimpanan sebesar 20%(F) dari harga beli. Ada tiga jenis harga yang diterapkan oleh supplier yaitu tergantung dari jumlah pembelian :

Suplier A : Pembelian sebesar 1-49, harga per box Rp. 100.000(H)

Suplier B : Pembelian sebesar 50-99, harga per box Rp. 85.000(H)

Suplier C : Pembelian >= 100(Qd), harga per box Rp. 75.000(Hd)

Suplier mana yang akan anda pilih/ambil, berikan alasannya.

  1. (EOI)Pada perusahaan dagang mebel di Jakarta memesan sofa kayu jati dengan 10(n) jenis model yang dipesan dari supplier di semarang dengan biaya pesan sebesar Rp. 200.000(C) untuk joint order dan Rp. 70.000(c) untuk tiap jenis. Biaya penyimpanan dihitung 10%(F) per tahun dengan lead time 2(L) minggu, dengan data sofa sbb :

Jenis Sofa

Demand (Ri)

Cost/Unit (Pi)

A

10

5 Juta

B

15

4,5 Juta

C

17

3 Juta

D

20

2,5 Juta

E

35

2 Juta

Jenis Sofa

Demand (Ri)

Cost/Unit (Pi)

F

25

3,5 Juta

G

30

2,7 Juta

H

40

2 Juta

I

45

2,2 Juta

J

50

1,5 Juta

Berapa (To)order interval yang ekonomis? Berapa (Ei)level inventori untuk tiap jenis sofa tersebut? Berapa (Tc)total biayanya dalam setahun?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>