Contoh Soal Cpns Pdf Wawasan Kebangsaan

Contoh soal CPNS PDF wawasan kebangsaan

Seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa salah satu kelulusan yang harus dicapai adalah tes wawasan kebangsaan yang soal ujiannya meliputi 4 pilar kebangsaan pancasila, UUD 1945, Bhinneka tunggal Ika, dan NKRI.

Perhatikan penjelasannya sebagai berikut.

  1. Pancasila, Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Pancasila adalah 5 dasar yang harus di pedomani untuk hidup di Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: paca berarti lima dan la berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

  2. UUD 45 adalah hukum dasar yang harus di pedomani untuk memutuskan hukuman di Indonesia. UUD 1945 mengalami 4 kali amandemen, Tanggal 19 oktober 1999, Tanggal 18 agustus 2000, Tanggal 9 November 2001, dan Tanggal 10 agustus 2002. Setelah amandemen UUD 1945 memiliki 20 bab, 37 pasal, 194 ayat, 3 pasal Aturan Peralihan, dan 2 pasal Aturan Tambahan. Download UUD 1945 disini.

  3. Bhinneka tunggal ika adalah ucapan yang menyentuh seluruh rakyat indonesia agar tidak berbeda pandangan tentang indonesia walaupun berbeda adat suku ras agama tetap satu tujuan indonesia kuat.

  4. NKRI adalah suatu wadah yang menyatukan seluruh rakyat indonesia agar berteduh dan hidup damai tentram di dalam negara indonesia yang berdaulat.

Nah kami ambil salah satu contoh soal ujian tes CPNS yang berisi materi soal wawasan kebangsaan sebagai berikut.

Hubungan kausal – organis antara Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan Batang Tubuh UUD 1945 terkandung mpat hubbungan seperti di bawah ini, kecuali ……..

A. Ditetapkannya dasar Negara Pancasila

B. Negara Indonesia ialah berbentuk Republik

C. Kedaulatan negara berada di tangan rakyat

D. Keberadaan UUD lebih tinggi dari Pancasila

Contoh Soal Pengetahuan Umum dalam tes CAT CPNS 2016

Selain soal tes wawasan kebangsaan maka ada juga soal pengetahu umum yang juga harus dikuasai oleh perserta tes CPNS jika ingin lulus dalam seleksi ujian CPNS, lalu apa saja materi dalam soal pengetahun umum ini?

Seperti namanya maka soal tes pengetahuan umum adalah soal yang bertujuan menguji peserta ujian CPNS mengenai seberapa jauh pemahamannya terhadap pengetahuan umum baik itu di bidang Bahasa Indonesia, Aritmatika, Bahasa Inggris dan lain-lain.

Tidak hanya tentang pelajaran di sekolah maka untuk soal pengetahuan umum ini juga bisa mengenai pengetahuan lain secara umum misalnya mengenai strutur pemerintahan ataupun struktur di lembaga pendidikan dan juga lain-lain. Adapun soal-soal pengetahuan umum ini bisa didapatkan disini.

Contoh Soal CAT dan PDF Karakteristik Pribadi seorang PNS

Seorang PNS dituntut memiliki kedewasaan diri yang tinggi sehingga pada salah satu soal tes yang diujikan berisi materi karakteristik pribadi yang pada hakekatnya mengukur skala kematangan seseorang dan menariknya dalam soal tes karakteristik pribadi ini tidak ada jawaban yang salah melainkan ada skor yang lebih tinggi dari

masing-masing jawaban yang paling tepat.

Secara umum skala kematangan dan kedewasaan diri yang diukur terdiri dari beberapa aspek yakni : (1) aspek tanggung jawab, (2) aspek integrasi dan kejujuran, (3) aspek semangat berprestasi, (4) inisiatif dan kreatifitas , (5) penghargaan terhadap pihak lain, (6) aspek pengendalian diri (pengendalian marah, jengkel, dan sikap negatif lain), (7) aspek ketegasan dalam menegakkan prinsip kebenaran dan kebaikan, (8) aspek adaptasi dengan lingkungan atau sistem baru, (9) aspek kepercayaan diri dalam mengambil keputusan , sikap dan langkah, (10) aspek toleransi dan kepedulian lingkungan, (11) aspek efisiensi bekerja, termasuk produktufitas kerja.

Nah dari 11 aspek diatas maka telah tergambar bukan bagaimana sosok PNS yang diperlukan, seperti dalam pelaksanaannya seorang PNS harus memegang teguh nilai-nilai dasar profesi PNS yakni ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan juga Anti Korupsi.

Kepribadian = 72% = 126

Intelegensi = 50% = 75

Wawasan kebangsaan = 40% = 70

assalamu alaikum wr wb..

Hadrotul kuroma walfuqoha para alim ulama khususnya yang terhormat ustad K.H ABU NAIM  selaku penceramah ,dan yang kami tadimi Shohibil fadhilan bpk ENDRO WALIYONO ,selaku kepala desa serut sadang,juga tidak lupa segenap majelis pengurus Mushola Al-Hidayah yang kami hormati, serta para undangan yang berbahagia.

Tiada kata yang pantas kami ucapkan dalam muqodimah ini melainkan untaian Puji Syukur Kehadirat Maulana Azza wajalla dengan wasilah ungkapan Alhammdullilahirobbil Alamin.karena atas Karunia Rohmad dan inayahNYA kita dapat berkumpul dan bertatap muka dalam keadaan sehat walafiyat.

Mahkota sholawat dan bahtera salam semoga senantiasa mengalir deras keharibaan manusia junjungan dan sanjungan,seorang insan pilihan dan dambaan semua penduduk langit dan bumi yani Nabi Muhammad SAW dia merupakan tokoh Revolusioner dunia yang telah berhasil merevolusi peradaban jahiliyah yang nista menuju peradapan islamiyah yang Sentosa.

Hadirin yang berbahagia :

Getaran hati tiada bertepi ada rasa yang membimbing untuk melaksanakan tugas kami dalam membacakan susunan acara pengajian rutin selapan diantaranya sebagai berikut :

  1. Pembukaan

  2. Gema Wahyu ilahi/Qiroatul Quran

  3. Tahlil

  4. Sambutan-sambutan

  5. Istirahat

  6. Mawaidhl Husna

  7. Penutup/Doa

Hadirin yang berbahagia :

Suksesnya acara ini merupakan prioritas tujuan kita bersama,untuk itu agar berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,marilah kita buka dengan bacaan Shurotul Fatihah.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT

hidup bukan untuk jadi pecundang yang selalu kalah dan merugi,namun hidup adalah pilihan untuk terus berjuang dengan merenungi Firman Ilahi.

Qiroatul quran bittaghoni merupakan rangkaian acara yang kedua yang akan disenandungkan oleh Ustad …….untuk waktunya kami persilahkan.

(menunggu Qiroatul quran sampai selesai)

Alunan syahdu kalam ilahi telah beranjak dari pendengaran kita,semoga Nurul Qurani senantiasa mampu menyinari setiap relung hati dan senantiasa membentengi diri dengan iman yang hakiki amin..amin Ya Robbal Alamin.

Melangkah acara yang 3 Tahlil yang dipimpin oleh .. untuk waktunya kami persilahkan.

(menunggu lantunan butir-butir sholawat Alan Nabi sampai selesai)

  1. Hadirin yang dirahmati Allah ,Melangkah acara yang ke 4 yaitu sambutan-sambutan :Sambutan yang pertama akan disampaikan oleh bpk Endro Waliyono selaku kepala desa serut sadang, untuk waktunya kami persilahkan(Syukron katsiroh kami sampaikan).

  2. Sambutan berikutnya akan disampaikan oleh ketua panitia pengajian selapanan bpk.jumadi,untuk waktunya kami persilahkan(Syukron katsiroh kami sampaikan).

Melangkah acara yang ke 5 istirahat yang akan diiringi alunan gema rebana

(menunggu istirahat sampai selesai)

Hadirin yang berbahagia

Melangkah acara yang ke 6 yaitu Mauidloh hasanah,yang akan disampaikan oleh Bpk K.H ABU NAIM..waktu kami persilakan

(menunggu Mauidloh hasanah sampai selesai)

Terima kasih semoga apa yang telah disampaikan Beliau menjadi ilmu yang bermanfaat Fiddunya Walakhirat amiiin.Kini sampailah kita dipenghujung acara yaitu penutup /doa, Untuk doa akan dipimpin oleh Bpk Nur.kepadanya kami persilahkan.. Dengan berakhirnya Doa maka berakhir pula acara pengajian kali ini dan tidak lupa pula kami selaku pembawa acara mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan dalam penyampaian kami jika kurang berkenan dihati para hadirin sekalian.

Jazakumullah khoirul jaza Ihdinas shirotul mustaqim

Wassalamualikum wr .wb

Assalaamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuhu,

Innalhamdalillaah, nahmaduhu wanastainuhu wanastaghfirruhu, wanauudzubillahi min syuruuri anfusina wa min sayyiati amaalina, may yahdihillahu fala mudzillalah wa may yudlill fala haadiyalah, asyhadu an-laailaaha illallaah wahdahu laa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan abduhu warasuuluhu. Amma bad.

Para pinisepuh saha para sesepuh ingkang satuhu kinabekten rahimakumullah;

Para pangemban pangembating praja tuwin satriyaning negari minangka pandam pandoming kawula ingkang pantes sinudarsana;

Para alim, ulama, saha para kyai ingkang lebda ing pamawas ingkang tansah tinuladha dening para ummat, langkung-langkung wabil khusus dhumateng panjenenganipun almukarrom .. (nama tokoh yang akan memberikan pengajian/tausyiyah) ingkang tansah kita antu-antu wedharing wursita aji, ingkang dipun mulyaaken Allah;

Para bapak sumrambah para ibu saha para sedherek sedaya kaum muslimin lan muslimat rakhimakumullah.

Langkung rumiyin sumangga kula dherekaken sami manengku puja puji, ngunjukaken raos syukur dhateng ngarsanipun Allah SWT ingkang dumugi ing titiwanci menika taksih kepareng paring nugraha kawilujengan dhumateng panjenengan sedaya dalasan kula, saha awit paringipun sak sae-saenipun nimat arupi iman lan Islam. Innalhamda lillaah.

Shalawat saha salam mugi tansah katetepna dhumateng junjungan kita nabi agung Muhammad SAW, para garwa saha putra, para keluarganipun saha para sahabatipun, saengga benjang ing yaumul akhir mugi-mugi kita tansah pikantuk syafaatipun.

Para Bapak, para ibu kaum muslimin lan muslimat rahimakumullah. Keparenga langkung rumiyin kula minangka jejering pambiwara ingkang kapiji nderekkaken titi laksananing adicara Pengaosan , nyuwun lumunturing sih samodra pangaksami, denea kula cumanthaka nggempil kamardikan saha munggel pangandikan sawetawis, kinarya amurwakani adicara pengaosan ing ndalu punika. Sak lajengipun, keparenga kula badhe hangaturaken menggah urut reroncening adicara Pengaosan ing titi wanci punika ingkang sampun rinacik saha rinantam kirang langkung mekaten :

1.Adicara angka sepisan Pambuka

2.Kalajengaken adicara ingkang angka kalih, Waosan Kalamullah ingkang sampun sinerat ing Pustaka Suci Al-Quran, ingkang samangke badhe kasarirani dening sedherek

3.Ndungkap adicara ingkang angka tiga, atur pambagyaharja ingkang hamengku gati, ingkang badhe kasarirani sedherek/bapak (ketua panitia atau yang ditunjuk)

4.Adicara ingkang angka sekawan, wedharing pangandikan saking panjenenganipun Bapa/Ibu/Kyai . (biasanya pejabat tertinggi di lingkungan sini atau orang yang ditokohkan dalam kesempatan pengajian ini).

5.Wondene adicara ingkang angka gangsal, minangka wigatosing pepanggihan dalu punika, nun inggih Wedharing Pengaosan arupi tausyiyah ingkang badhe kaparingaken dening almukarrom (sebut nama beserta gelar dan status keagamaannya, misalnya kyai haji atau apa)

6.Minangka pungkasaning titi laksana pengaosan nun inggih panutup.

Hadhirin wal hadhirat, kaum muslimin lan muslimat rahimakumullah, mekaten menggah urut reroncening titi laksana adicara Pengaosan .. ing dalu punika. Mugi-mugi adicara ingkang sampun karantam menika sageta lumampah kanti rancag winantu barakahipun Gusti Allah SWT. Awit saking menika, sumangga kita sareng-sareng ngaturaken pandonga dhumateng ngarsanipun Gusti Allah SWT mracihnani bilih pepanggihan dalu punika tumunten kawiwitan. Kinarya murwakani adicara pengaosan menika, sumangga kita ngunjukkaen doa kanti waosan .. (basmalah atau bacaan ummul kitab atau dengan doa lainnya).

Matur nuwun.

Ndungkap adicara ingkang angka kalih, nun inggih Waosan Kalamulah ingkang badhe kasarirani dening sedherek . Anamung saderengipun, kasuwun dumateng sedaya jamaah mugi kepareng hamidangetaken saha hangraosaken ing sak lebeting manah jer menika Pangandikanipun Allah SWT. Sadereng lan sasampunipun dipun aturaken agunging panuwun. Salajengipun, dhumateng sedherek wekdal kasumanggaaken.

Paripurna waosan ayat-ayat suci ingkang sampun kaaturaken. Ing pangajab, mugi kanthi waosan kala wau manah kita langkung tinarbuka saengga saget ayom ayem tentrem dumigi sak lami-laminipun. Ugi dhumateng sedherek ingkang sampun ngaturaken waosan kala wau pikantuk ganjaran saking ngarsanipun Allah SWT. Amiin yaa rabbal aalamiin.

Ndungkap adicara ingkang angka tiga, atur pambagyaharja. Dhumateng sederek / Bapak wekdal kasumanggaaken.

Mekaten menggah atur pambagyaharja sampun kaaturaken, ingkang salajengipun tumapak ing titi laksana ingkang angka sekawan, wedharing pangandikan saking panjenenganipun bapak/ibu (mungkin pejabat tertinggi di lingkungan sini atau tokoh yang dikehendaki panitia untuk memberikan sambutan). Anamung sakderengipun, midherek atur saking panitia, titi laksitaning adicara badhe kasigeg sawetawis kinarya paring wekdal dhateng para kanca ingkang badhe angaturaken pasugatan prasaja. Dhumateng para rawuh ingkang sampun kaladosan, mugi kepareng tumunten anyekecaaken ngunjuk sarta dhahar kanthi merdikaning penggalih. Salajengipun adicara kasumeneaken sawetawis.

Para rawuh, ing pangajab wekdal sumene menika ketingal regeng, ing ngarsa panjenengan sedaya badhe kaaturaken pasugatan saking Paguyuban Seni Rebana Kembang Setaman saking Pedukuhan Sanga, Karang. Ingkang menika, wekdal sumene kaaturaken dhumateng panjenganipun Bapak Wiji Naryana saha Bapak Sudarsa minangka pengesuhing paguyuban. Dhumateng para rawuh, sugeng midhangetaken kanthi merdikaning penggalih. Sumangga.

Jamaah pengaosan rakhimakumullah, kanthi niat nggemeni wekdal, wekdal sumene kula suwun kinarya anglajengaken adicara candhakipun.

Adicara ingkang angka sekawan wedharing pangandika saking panjenenganipun Bapak/Ibu Dhumateng bapak/ibu. wekdal sacekapipun kaaturaken. Sumangga.

Kaaturaken agunging panuwun dhumateng panjenenganipun bapak/ibuingkang sampun kepareng paring pangandika.

Hadhirin wal hadhirat, kaum muslimin lan muslimat rahimakumullah, purwa lan madyaning pepanggihan sampun kita lampahi kanthi kalis ing rubeda. Tumapaking adicara salajengipun wedharing wursita aji saha tausiyah ingkang minangka sari lan wigatosing pepanggihan menika. Ingkang menika, dhumateng almukarron bapa kyai..kasuwun paring pengaosan saha wedharing tausiyah ing pepanggihan pengaosan dalu punika. Dhumateng almukarrom .. wekdal sacekapipun kaaturaken. Sumangga.

Ngaturaken sanget agunging panuwun dhumateng panjenanganipun almukarromingkang sampun paring piwucal luhur dhateng para jamaah ing dalu menika. Saestu sedaya pangandika saha piwucal luhur menika ndadosaken tuladha tumrap kita ingkang rawuh saha midhangetaken wedharing pengaosan.

Para bapak, para ibu sarta sedherek sedaya rakhimakumullah, purnaning wedharing pengaosan menika, mracihnani bilih titi laksitaning adicara pepanggihan ing dalu punika sampun paripurna. Anamung saderengipun pepanggihan menika kapungkasi, kula ingkang piniji ndherekaken lampahing adicara, mbok bilih pinangih atur ingkang kirang nuju prana saha tindak tanduk ingkang kirang nengsemaken, kanthi andhap asoring manah kula nyuwun gunging samodra pangaksami.

Muslimin lan muslimat, ingkang kinurmatan, minangka pratandha panutuping adicara dalu punika, sumangga sareng-sareng kita ngunjukaken raos syukur dhateng ngarsanipun Gusti Allah SWT karana maos lafal Hamdalah, kula dherekaken. Alhamdulillaahirabbilaalamiin.

Wusana, ngaturaken sugeng kundur mugi tansah rahayu ingkang sami pinanggih.

Wassalaamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuhu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>