Soal Bahasa Indonesia Kelas Xi

SOAL BAHASA INDONESIA KELAS XI

Kompetensi Dasar: 2.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks kerja.

Indikator: – Menyampaikan gagasan yang tepat dengan topik diskusi.

- Menyanggah pendapat tanpa menimbulkan konflik dalam suatu forum diskusi dengan santun dan ekspresif.

- Menghargai mitra bicara yang menyampaikan argumen terhadap topik diskusi.

- Menyusun simpulan berdasarkan fakta, data, dan opini dengan tepat.

Materi Pembelajaran: – Teknik atau cara menyampaikan gagasan yang relevan.

- Ungkapan yang mendukung gagasan.

- Teknik atau cara menyampaikan gagasan yang berbeda atau menyanggah pendapat orang lain.

- Konsep dan teknik berargumentasi.

- Konsep dan teknik menyampaikan simpulan.

1. Berikut adalah empat komponen utama suatu percakapan dapat disebut diskusi, kecuali.

  1. Ada moderator yang memimpin diskusi.

  2. Mengemukakan masalah yang akan didiskusikan.*

  3. Ada masalah yang memerlukan pemecahan.

  4. Ada notulis yang bertindak sebagai pencatat perbincangan.

  5. Ada peserta yang membahas atau memecahkan masalah.

2. Sesuatu disebut masalah jika sesuatu itu merupakan .

  1. Kesenjangan antara kenyataan dan kebutuhan.

  2. Kesenjangan antara harapan dan kenikmatan dalam hidup.

  3. Kesenjangan antara kebutuhan dan perbaikan suatu persoalan.

  4. Kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang menuntut pemecahan.*

  5. Kesenjangan antara harapan dan kenikmatan yang menuntut pemecahan.

3. Pernyataan ini yang bukan termasuk tugas moderator adalah .

  1. Menanggapi pertanyaan peserta.*

  2. Menarik kesimpulan diskusi dan membacakan hasil diskusi.

  3. Membuka dan menutup diskusi.

  4. Menampung gagasan-gagasan yang dikemukakan peserta diskusi.

  5. Memimpin jalannya diskusi.

4. Notulis adalah .

  1. Orang yang dipersiapkan penyelenggara untuk menyampaikan gagasan.

  2. Orang yang memimpin jalannya diskusi.

  3. Orang yang berpartisipasi dalam pembahasan masalah.

  4. Orang yang melakukan suatu penelitian.

  5. Orang yang bertugas membuat notula (catatan) dalam suatu kegiatan diskusi.*

5. Pernyataan yang bukan merupakan santun diskusi adalah .

  1. Seorang moderator tidak boleh memihak, dan bertindak adil kepada setiap peserta.

  2. Setiap peserta diskusi harus dapat menghargai orang lain berbicara atau berpendapat.

  3. Setiap peserta tidak boleh berlapang dada dalam menerima hasil diskusi.*

  4. Seorang moderator tidak boleh menguasai seluruh jalannya diskusi.

  5. Setiap peserta diskusi harus mematuhi tata tertib diskusi.

6. Kalimat yang baik untuk menolak pendapat dalam diskusi adalah .

  1. Usulan Saudara Surya tidak sesuai dengan akal sehat.

  2. Menurut saya usualan Saudara Herman terlalu sulit untuk dilaksanakan karena tidak bernalar.

  3. Usulan Saudara Bayu tidak bagus, saya tidak setuju.

  4. Saya berkeberatan dengan usulan Saudara Budi yang tidak jelas.

  5. Maaf saudara moderator, saya tidak sependapat dengan usulan Saudara Budi, karena.*

7. Teknis pengambilan simpulan di dalam suatu diskusi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut, kecuali .

  1. Menimbang tingkat kebenaran dari berbagai sudut pandang.

  2. Setiap peserta harus mau berlapang dada menerima hasil diskusi.*

  3. Mengambil gagasan yang tidak dibantah atau disanggah.

  4. Mengambil suara terbanyak.

  5. Menggabungkan (mensintesis) pendapat-pendapat.

8. Kalimat yang santun untuk menyanggah suatu gagasan dapat dikemukakan dengan cara sebagai berikut, kecuali .

  1. Awali dengan ucapan maaf yang diikuti ucapan kekurangsetujuan terhadap pendapat mitra bicara.

  2. Mengemukakan masalah yang akan didiskusikan.*

  3. Sampaikan penghargaan diikuti kritik dengan menyatakan : baik/benar, logis, tetapi.

  4. Kemukakan alasan yang logis, berikan saran atau usul penyempurnaan pendapat tersebut.

  5. Kemukakan alternatif yang lebih baik tanpa mengkritik sama sekali.

9. Negosiasi adalah .

  1. Sejumlah kegiatan untuk dilaksanakan oleh seseorang atau organisasi.

  2. Menyampaikan gagasan atau pandangan kepada seseorang.

  3. Memberi tanggapan terhadap suatu gagasan.

  4. Proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk mencapai kesepakatan atau langkah yang disetujui bersama dalam menyelesaikan suatu persoalan.*

  5. Membahas suatu program kerja untuk mencapai tujuan dan mewujudkan visi/misi.

10. Pada umumnya suatu program kerja berisi mengenai .

  1. Sejumlah kegiatan untuk dilaksanakan oleh seseorang, suatu bagian dari suatu organisasi, atau suatu organisasi.*

  2. Sejumlah kegiatan yang menambah keuntungan seseorang.

  3. Sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan secepatnya.

  4. Sejumlah kegiatan yang melibatkan orang banyak.

  5. Sejumlah aturan yang harus dilaksanakan oleh suatu perusahaan.

11. Berikut adalah aspek-aspek yang berkenaan dengan pelaksanaan suatu program atau kegiatan, kecuali .

  1. Nama kegiatan

  2. Latar belakang

  3. Narator*

  4. Macam atau bentuk kegiatan

  5. Waktu dan tempat pelaksanaan

12. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan cara-cara yang dapat dilakukan dalam membangkitkan perhatian mitra bicara adalah .

    1. Sampaikan gagasan atau pendapat secara singkat, jelas, dan langsung mengenai persoalannya.

    2. Upayakan agar tawar-menawar itu memberikan keuntungan bagi kedua pihak.

    3. Sampaikan gagasan atau pendapat itu dengan disertai bukti atau contoh konkret yang dapat meyakinkan pendengar.

    4. Gunakan kalimat-kalimat pendek, sehingga tidak menimbulkan kesalahan penafsiran.

    5. Kemukakan gagasan atau pendapat secara bertele-tele.*

13. Tujuan dari pelaksanaan program kerja adalah .

  1. Mengambil gagasan yang tidak dibantah atau disanggah.

  2. Menimbang tingkat kebenaran dari berbagai sudut pandang.

  3. Memenuhi tuntutan kewajiban/tugas atau untuk mencapai tujuan selaras dengan visi-misinya.*

  4. Memberikan tanggapan balik disertai argumentasi.

  5. Menyampaikan gagasan atau pendapat.

14. Salah satu cara untuk membangkitkan kepercayaan dalam bernegosiasi adalah .

    1. Kemukakan sisi negatif suatu gagasan.

    2. Menarik suatu kesimpulan bedasarkan fakta.

    3. Memahami betul program kerjanya.

    4. Menarik simpati pihak kedua (mitra negosiasi).*

    5. Memikat lawan bicara kita.

15.Penampilan merupakan hal yang tidak boleh kita kesampingkan dalam upaya membangkitkan kepercayaan. Berikut yang bukan hal yang menyangkut penampilan kita adalah .

      1. Model rambut, tas, dan sepatu.*

      2. Sikap dan perilaku keetika kita berbicara.

      3. Cara berpakaian.

      4. Penghargaan terhadap kesempatan.

      5. Pemahaman kita terhadap situasi komunikasi.

16. Bagian inti terpenting dari keseluruhan isi laporan disebut .

  1. Halaman

  2. Daftar isi

  3. Teras (lead)*

  4. Pembahasan

  5. Kesimpulan

17. Hal yang harus diperhatikan dalam menyajikan laporan lisan yaitu isi dan penyajian. Berikut merupakan hal yang menyangkut isi dalam menyajikan laporan lisan adalah .

  1. Bahasa, suara, kelengkapan, faktualitas, dan aktualitas.

  2. Sistematika/urutan, aktualitas, objektivitas, dan suara.

  3. Gerak gerik muka, bahasa, suara, sistematika/urutan.

  4. Kelengkapan, sistematika/urutan, aktualitas, faktualitas, dan objektivitas.*

  5. Kelengkapan, bahasa, suara, aktualitas, objektivitas.

18.Dilihat dari gayanya dalam melaporkan sesuatu, kita dapat menggunakan gaya ekspositoris, yaitu .

  1. Gaya yang berfokus pada proses kejadian yang dilaporkan.*

  2. Gaya yang berfokus pada aktivitas orang yang dilaporkan.

  3. Gaya yang sesuai dengan kemampuan siswa.

  4. Gaya yang mengikuti norma-norma yang berlaku.

  5. Gaya yang berfokus pada gambaran wujud suatu keadaan yang dilaporkan.

19. Terdapat tiga dalam melaporkan suatu bentuk laporan, yaitu .

  1. Argumentasi, eksposisi, dan deskripsi.

  2. Eksposisi, narasi, dan deskripsi.*

  3. Narasi, eksposisi. dan peyorasi.

  4. Deskripsi, narasi, dan argumentasi.

  5. Peyorasi, ameliorasi, dan narasi.

20. Secara umum ada dua bentuk yang lazim digunakan dalam menyampaikan laporan, yaitu .

a. Piramida terbalik dan lingkaran.

b. Segi empat panjang dan piramida terbalik.*

c. Piramida terbalik dan belah ketupat.

d. Segi empat panjang dan lingkaran.

e. Lingkaran dan belah ketupat.

21. Contoh kalimat deskriptif tampak pada kalimat di bawah ini, yaitu .

a. Percobaan itu membuktikan bahwa buah menkudu/pace bisa menurunkan tekanan darah.

b. Sejakkecil aku hidup sederhana, sangat sederhana, bahkan selalu dalam keadaan serba kurang.

c. Pilih gambar nomor 3 kalau saudara-saudara ingin hidup enak.

d. Bahasa Indonesia selain berkedudukan sebagai bahasa nasional juga sebagai bahasa resmi Negara.

e. Ruang beukuran 4×4 m itu tampak asri dengan berbagai hiasan dindingnya.*

22. Pemukiman penduduk di kota Ambon pun hingga kini masih terdemarkasi berdasarkan agama. Wilayah Ambon atau pesisir merupakan konsentrasi komunitas muslim. Warga setempat menyebutnya daerah putih. Sementara wilayah Ambon atas atau pegunungan merupakan konsentrasi pemukiman Nasrani, disebut daerah merah.

Paragraf di atas dikembangkan dengan pola .

a. Deduksi*

b. Induksi

c. Klasifikasi

d. Analog

e. Pertentangan

23. Narasi ekspositoris adalah .

a. Narasi yang dapat membangkitkan daya khayal pembacanya.

b. Narasi yang dapat menggambarkan objek secara mendetail.

c. Narasi yang berupa penceritaan kisah tokoh (yang nyata-nyata ada) untuk memberikan informasi kepada pembacanya.*

d. Narasi yang menguraikan pendapat secara meyakinkan.

e. Narasi yang bersifat imajinatif.

24. Berikut ini yang termasuk ciri karangan argumentasi adalah .

a. Adanya gaya propaganda dalam penyampaiannya.

b. Adanya rangkaian peristiwa dan waktu.

c. Adanya pendapat yang disampaikan secara meyakinkan.*

d. Pada bagian akhir acap berisi penegasan.

e. Objek yang digambarkan dirinci atau diuraikan.

25. Persuasi adalah .

a. Karangan yang menceritakan proses kejadian suatu peristiwa.

b. Karangan yang mempengaruhi sikap dan pendapat pembaca.*

c. Karangan yang menguraikan sesuatu.

d. Karangan yang menonjolkan penggambaran suatu objek.

e. Karangan untuk membuktikan kebenran sesuatu.

26. Perhatikan kerangka karangan berikut!

Prospek Ekonomi Indonesia

1. Stabilnya nilai tukar rupiah.

2. Turunnya suku bunga SBI dan bunga bank pada umumnya.

3. Meningkatnya kredit dan bergairahnya sektor riil.

4. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meyakinkan.

Kerangka di atas menggunakan pola urutan .

a. Umum-khusus

b. Antiklimaks

c. Urutan waktu/kronologis

d. Khusus-umum*

e. Urutan hasil-proses dan proses-hasil

27. Sejak kecil orang tuanya sudah tiada. Namun, Tuhan telah menolongnya sehingga ia dapat menjadi manusia yang berguna.

Pragraf di atas merupakan bentuk karangan .

a. Persuasi

b. Argumentasi

c. Narasi*

d. Eksposisi

e. Deskripsi

28. Deskripsi imajinatif atau fiktif adalah .

a. Deskripsi yang di dasarkan pada objek nyata.

b. Deskripsi yang dalam penyajiannya penulis hanya menampilkan objek.

c. Deskripsi yang memasukkan unsure perasaan.

d. Deskripsi yang menganalisis objek.

e. Deskripsi yang objeknya merupakan imajinasi dari penulis.*

29. Di bawah ini merupakan bagian-bagian alur suatu cerpen, kecuali .

a. Perumitan

b. Klimaks

c. Konflik

d. Pemaparan

e. Situasi*

30. Berikut yang bukan merupakan cara mengembangkan synopsis menjadi cerpen dalam karangan narasi, yaitu .

a. Menyajikan peristiwa-peristiwa pendahuluan.

b. Menguraikan latar.

c. Membuat kesimpulan.*

d. Menampakkan karakter.

e. Menyisipkan dialog-dialog.

31. Pernyataan berikut yang merupakan tujuan karangan eksposisi adalah .

a. Menguraikan/memaparkan suatu hal, konsep, proses, gagasan, atau peristiwa agar pembaca bertambah luas wawasan pengetahuannya.*

b. Menguraikan/memaparkan suatu hal, konsep, proses, gagasan, atau peristiwa agar pembaca tidak mengerti.

c. Menyampaikan rangkuman sebuah laporan secara lisan.

d. Menguraikan gagasan sesuai peristiwa dan fakta-fakta yang sesungguhnya.

e. Menciptakan daya khayal pembacanya.

32. Metode analisis yang banyak dipakai dalam eksposisi yaitu metode identifikasi dan ilustrasi. Metode Ilustrasi adalah .

a. Proses menyebutkan ciri-ciri atau unsure pengenalsuatu objek.

b. Proses penjelasan tentang bagaimana sesuatu terjadi.

c. Menjelaskan sesuatu objek dengan menggunakan contoh-contoh yang nyata.*

d. Mengasumsikan bahwa suatu hal bisa terjadi karena ada hal lain.

e. Menggambarkan suatu hal secara rinci.

33. Berikut merupakan bermacam-macam cara/metode untuk membuat atau memperkuat argumentasi, kecuali .

a. Otoritas*

b. Pertentangan

c. Pernbandingan

d. Analogi

e. Kausal

34. Salah satu cara untuk membuat atau memperkuat persuasi yaitu rasionalisasi yang berarti .

a. Kata-kata orang yang kuat atau tinggi kedudukannya.

b. Menyamakan diri pembicara atau penulis seolah-olah sama dengan pendengar.

c. Melempar kesalahan kepada pihak lain.

d. Mencari-cari alasan pembenar meski tidak memiliki hubungan langsung.*

e. Mencari subtitusi (pengganti)

35. Terengah-engah aku kecapaian dan menahan dingin setelah berjalan setengah berlari tadi. Begitu juga Lorena, kuperhatikan ia menahan sebal. Entah sebab kepadaku atau kepada suasana halte malam itu. Di halte itu terlalu banyak orang yang menunggu bus pada jalur yang sama. Sedangkan kami datang paling belakangan. Jadi, yach.harus antri di paling belakang.

Penggalan tulisan di atas termasuk paragraf .

  1. Deskripsi

  2. Narasi*

  3. Eksposisi

  4. Argumentasi

  5. Persuasi

36. Untuk memperkuat argumentasi dapat menggunakan cara (metode)generalisasi, yaitu .

a. Pembenaran pendapat dengan menggunakan keterangan saksi.

b. Pembenran pendapat dengan mendasarkan pendapat ahli.

c. Pembenran pendapar berdasarkan asumsi.

d. Pembenran pendapat berdasarkan data/fakta/bukti/contoh atau kejadian yang bersifat khusus.*

e. Pembenran pendapat dengan cara coba-coba.

37. Ringkasan adalah .

a. Mengemukakan inti atau pokok masalah dan pemecahannya.

b. Mengetahui kesan umum dan maksud pengarang.

c. Penyajian singkat dari suatu karangan.*

d. Merangkai kalimat dalam suatu wacana tulis.

e. Menghilangkan kalimat inti dalam suatu karangan.

38. Penyajian singkat suatu karangan yang tidak perlu mempertahankan urutan karangan asli dan tidak perlu memberikan isi dari seluruh karangan secara proporsional disebut .

a. Ikhtisar*

b. Kesimpulan

c. Rangkuman

d. Ringkasan

e. Pembahasan

39. Berikut adalah langkah yang dapat diikuti dalam membuat ringkasan yang baik dan teratur, kecuali .

a. Mengutamakan kalimat ambigu.*

b. Membaca naskah asli.

c. Mencatat gagasan utama dan gagasan penting.

d. Membuat reproduksi.

e. Mengutamakan kalimat tunggal.

40. Salah satu langkah dalam membuat ringkasan adalah membuat reproduksi, yaitu .

a. Semua gagasan utama dicatat atau digaris bawah.

b. Mempertahankan semua kata sifat/keterangan yang ada.

c. Menyusun kembali suatu karangan dalam bentuk singkat berdasarkan gagasan utama yang telah dicatat atau digaris bawahi.*

d. Memperkuat kebenaran dengan mencantumkan nomor halaman.

e. Menentukan panjang ringkasan finalnya.

41. Terdapat beberapa ketentuan tambahan dalam membuat ringkasan, salah satunya yaitu .

a. Mengutamakan kalimat tunggal dan kalimat tak langsung.*

b. Jumlah alinea lebih banyak dari jumlah topik.

c. Menghilangkan sususnan gagasan asli

d. Tidak boleh memasukkan kutipan dari naskah asli.

e. Mengutamakan kalimat majemuk dan kalimat langsung.

42. Simpulan adalah .

a. Hasil penjumlahan suatu kalimat.

b. Sesuatu yang diikat untuk menhasilkan simpul.

c. Pendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian sebelumnya.*

d. Hasil perjuangan para pahlawan.

e. Pendapat para ilmuwan terkenal.

43. Dalam pengambilan simpulan terdapat dua pola penelaran utama, yaitu .

a. Deduktif dan produktif

b. Produktif dan induktif

c. Persuasif dan deduktif

d. Induktif dan persuasif

e. Deduktif dan induktif*

44. Penalaran induktif terdiri dari beberapa poila, salah satunya analogi, yaitu .

a. Perumusan simpulan umum bersadarkan data/fakta yang khusus.

b. Pengambilan simpulan dengan sumsi bahwa jika dua hal memiliki kesamaan penting, maka dalam aspek lain pun memiliki kesamaan.*

c. Mengemukakan fakta-fakta yang merupakan akibat.

d. Mengemukakan suatu akibat, lalu dicari sebab-sebabnya.

e. Mengemukakan pernyataan yang umum diikuti pernyataan khusus.

45. Bintang menyusui berkembang biak dengan cara melahirkan anak. Ikan paus adalah binatang yang menyususi anaknya. Jadi, ikan paus juga berkembang biak dengan melahirkan anak.

Pengambilan simpulan di atas termasuk pola penalaran .

a. Generalisasi

b. Sebab-akibat berantai

c. Analogi

d. Silogisme*

e. Otak

46. Pola penalaran generalisasi adalah .

a. Perumusan simpulan umum berdasarkan data/fakta/bukti/contoh atau kejadian-kejadian yang bersifat khusus.*

b. Pola yang mengemukakan fakta-fakta yang menjadi sebab kemudian diikuti akibatnya.

c. Pola yang mengemukakan pernyataan yang umum diikuti pernyataan khusus.

d. Pengambilan simpulan dengan asumsi.

e. e. Pola yang dimulai dari suatu sebab kemudian dicari akibatnya.

47. Asumsi adalah .

aa. Informasi yang diterima untuk menerapkan kesimpulan.

b. Kerangka/landasan berpikir yang masih berupa dugaan.*

c. Simpulan yang dihasilkan dalm rapat.

d. Kerangka untuk membuat suatu karangan.

e. Landasan berpikir yang tidak sesuai dengan nalar.

48. Manusia adalah makhluk hidup, setiap hari butuh makan. Binatang adalah makhluk hidup, setiap hari butuh makan. Tumbuh-tumbuhan adalah makhluk hidup, setiap hari butuh makan.

Penerapan simpulan yang tepat berdasarkan pola generalisasi yaitu .

  1. Manusia, binatang, dan tumbuhan adalah makhluk ciptaan Tuhan.

b. Makhluk hidup terdiri dari manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan.

c. Semua jenis makhluk hidup setiap hari butuh makan.*

d. Semua makanan dimiliki makhluk hidup.

e. Makhluk hidup tidak butuh makan.

49. Hingga bulan Desember ternyata hujan belum juga turun. Banyak sawahdan lahan pertanian kekeringan dan tidak bias ditanami. Banyak petani yang persediaan pangannya tidak akan bertahan sampai panen berikutnya. Kerawanan social diperkirakan akan meningkat.

Pengambilan simpulan pada paragraf di atas termasuk pola .

  1. Akibat sebab-sebab

  2. Sebab akibat-akibat*

  3. Sebab-akibat berantai

  4. Akibat-akibatsebab

  5. Sebab-sebabakibat

50. Dalam menyusun argumentasi atau pendapat, untuk dapat menarik simpulan yang benar maka harus menggunakan .

a. Data/fakta/asumsi yang agak benar

b. Data/fakta/asumsi yang mendekati benar

c. Data/fakta/asumsi yang benar*

d. Data/fakta/asumsi yang tidak benar

e. Data/fakta/asumsi yang kurang akurat

Incoming search terms:

  • soal berdiskusi yang bermakana dalam konteks bekerja
  • contoh soal berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja
  • berikut adalah langkah yang dapat diikuti dalam membuat ringkasan kecuali
  • soal dan jawaban bahasa indonesia tentang berdiskusi yang bermakna
  • materi k d 2 9 berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja
  • kumpulan soal berdiskusi yang makna dalam konteks bekerja
  • KD 2 9 berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja
  • cara membangkitkan perhatian mitra bicara
  • cara membangkitkan mitra bicara
  • teknis pengambilan simpulan di dalam suatu diskusi dpt dilakukan dg cara sebagai berikut kecuali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>